Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Hujan Deras Picu Longsor di Cisayong Tasikmalaya

Balong Jebol Digerus Longsor, Selokan Irigasi Warga Citepus Kini Ikut Terputus

Semeru Erupsi, Abu Capai 1 Km dari Puncak

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Selasa, 7 April 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Hadi Ajari Rudy-Seno Beda Wewenang Pemerintah Pusat dan Daerah

Alfi SalamahAlfi Salamah23 Oktober 2024 Politik
Pilkada 2024
Hadi Mulyadi dan Isran Noor (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Samarinda — Debat perdana Pilgub Kaltim 2024 memanas ketika Hadi Mulyadi, calon Wakil Gubernur petahana, memberikan penjelasan tegas tentang perbedaan kewenangan pemerintah pusat dan daerah.

Dalam debat yang berlangsung di Planetary Hall Sempaja, pasangan nomor urut 1Isran Noor-Hadi Mulyadi berhadapan dengan Rudy Mas’ud-Seno Aji nomor urut 2 untuk membahas tema “Penguatan Pondasi Pembangunan dan Kesejahteraan Masyarakat.”

Isu krusial terkait peran Kalimantan Timur sebagai penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN) menjadi fokus dalam diskusi. Pasangan Rudy-Seno mempertanyakan lambatnya alokasi anggaran untuk pembangunan IKN, serta meminta strategi dari Isran-Hadi untuk mengatasinya.

Menanggapi hal ini, Hadi Mulyadi mengoreksi pemahaman lawannya dengan menjelaskan bahwa kewenangan anggaran sepenuhnya berada di tangan pemerintah pusat, bukan gubernur.

“Masalah keuangan itu bukan kewenangan Gubernur, melainkan wewenang pemerintah pusat. Gubernur hanya menjalankan kebijakan pusat dan menerima alokasi dari APBN,” tegas Hadi.

Ia menambahkan bahwa pertanyaan mengenai alokasi anggaran lebih tepat diarahkan kepada pemerintah pusat, bukan kepada pemerintah daerah, menekankan pentingnya memahami pembagian wewenang dalam tata kelola negara

.Penjelasan Hadi ini seolah “mengajari” pasangan Rudy-Seno tentang batasan wewenang antara pemerintah pusat dan daerah, khususnya terkait fiskal dan pembangunan strategis seperti IKN.

Ia juga mengingatkan bahwa sinergi antara pemimpin daerah dan pusat sangat penting untuk memastikan keberhasilan program-program nasional di Kalimantan Timur.

Rudy Mas’ud, di sisi lain, tetap menekankan pentingnya kepemimpinan yang sinkron dengan pemerintah pusat.

“Kalimantan Timur harus memiliki pemimpin yang sejalan dengan pusat agar proses pembangunan, terutama infrastruktur menuju IKN, berjalan lancar,” ujar Rudy, menyoroti potensi besar Kaltim sebagai penyangga IKN dengan APBD yang signifikan.

Debat ini menjadi ajang penting bagi kedua pasangan calon untuk memperlihatkan visi dan strategi mereka dalam menghadapi tantangan pembangunan Kaltim ke depan, terutama terkait proyek IKN.

Masyarakat Kalimantan Timur kini semakin dipertaruhkan untuk memilih pemimpin yang tepat dalam Pilgub mendatang.

Debat Pilgub Kaltim 2024 Hadi Mulyadi Pilkada 2024
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleTeriak Gratispoll, Rudy Janjikan Kenaikan Insentif Guru
Next Article Isran-Hadi Klaim Budaya Kaltim Lebih Unggul, Rudy-Seno Siapkan Jospol

Informasi lainnya

Prabowo Klaim Hemat Rp308 Triliun dari APBN

20 Maret 2026

MUI Soroti Pasal Nikah Siri dalam KUHP Baru

8 Januari 2026

Pasal Penghinaan Presiden Dinilai Rentan Bungkam Kritik

4 Januari 2026

Bupati Aceh Utara Pertanyakan Absennya Presiden Saat Banjir

30 Desember 2025

Prabowo Nilai Anggaran Pemulihan Sumatera Realistis dan Terukur

8 Desember 2025

MPR Soroti Bencana Sumatera sebagai Sinyal Kuat Krisis Iklim Nasional

30 November 2025
Paling Sering Dibaca

Selamat Tinggal Agustus Kelabu: Tinggalkan Joget-joget di Istana

Editorial Udex Mundzir

Mengakhiri Bayang Jokowi

Editorial Udex Mundzir

Jokowi, Mengapa Masih Ikut Campur?

Editorial Udex Mundzir

Tarif Ojol Naik: Siapa Diuntungkan?

Editorial Udex Mundzir

Ibnu Al‑Haytham: Sang Bapak Optik Dunia

Profil Alfi Salamah
Berita Lainnya
Daerah
Adit Musthofa5 April 2026

Balong Jebol Digerus Longsor, Selokan Irigasi Warga Citepus Kini Ikut Terputus

Israel Batasi Salat Idul Fitri di Al Aqsa

Krisis Air Bersih Cisayong Saat Lebaran

Imtihan MDTU Al Barokah Cihuni Capai Puncak Acara

Prabowo Serukan Persatuan ASEAN: Tak Kalah dengan Uni Eropa

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi