Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

MK Tegaskan Sikap soal Nikah Beda Agama

Politisi dan Nafsu Menguasai Institusi

Aphrodisias: Kota Dewi Cinta yang Abadi

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Kamis, 5 Februari 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Kemendukbangga Ajukan Tambahan Anggaran Alkon Rp850 Miliar

Pengadaan alat kontrasepsi hanya dapat Rp200 miliar tahun ini, Kemendukbangga desak penambahan agar program KB tetap berjalan optimal.
ErickaEricka1 Juli 2025 Nasional
Penambahan Anggaran Alat Kontrasepsi Kemendukbangga 2026
Ilustrasi Penambahan Anggaran Alat Kontrasepsi Kemendukbangga 2026 (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Jakarta – Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga)/BKKBN mengajukan tambahan anggaran pengadaan alat kontrasepsi (alkon) untuk tahun anggaran 2026 sebesar Rp850 miliar kepada Presiden Prabowo Subianto. Langkah ini diambil sebagai bentuk antisipasi lonjakan jumlah penduduk dan menjaga keberlangsungan program Keluarga Berencana (KB).

Sekretaris Kemendukbangga/BKKBN, Budi Setiyono, mengatakan bahwa pada tahun anggaran 2025, alokasi untuk pengadaan alkon hanya sebesar Rp200 miliar. Jumlah tersebut jauh menurun dibandingkan anggaran tahun sebelumnya yang mencapai Rp850 miliar akibat pemblokiran sebagian anggaran dalam kebijakan efisiensi pemerintah.

“Kalau kami tidak menyediakan alat kontrasepsi yang mencukupi, maka struktur penduduk kita yang sekarang relatif stabil bisa kembali melebar,” kata Budi saat memberikan keterangan di Jakarta, Selasa (1/7/2025).

Ia menjelaskan, penurunan anggaran berpotensi melemahkan upaya pengendalian jumlah penduduk. Oleh karena itu, BKKBN telah berkoordinasi dengan perwakilan di seluruh provinsi untuk menghitung kebutuhan alkon berdasarkan jumlah penduduk usia subur di setiap daerah.

Budi menilai, jika jumlah penduduk kembali meningkat tajam, maka akan berdampak pada berbagai sektor pelayanan publik seperti pendidikan, kesehatan, transportasi, hingga perencanaan tata wilayah. Ia juga menekankan bahwa kebutuhan alkon idealnya dapat mencakup seluruh keluarga berusia subur yang jumlahnya diperkirakan mencapai 40 juta jiwa.

“Jika dikonversi ke dalam anggaran, idealnya membutuhkan sekitar Rp1 triliun, tapi setidaknya bisa seperti tahun lalu yaitu Rp850 miliar,” ungkap Budi.

Sebagai bagian dari solusi jangka pendek, Kemendukbangga juga mendorong partisipasi mandiri dari keluarga untuk membeli alat kontrasepsi secara pribadi. Kampanye kesadaran ini dilakukan melalui berbagai media dan dukungan dari petugas lapangan agar masyarakat tidak hanya bergantung pada distribusi pemerintah.

Budi menyebutkan bahwa upaya ini merupakan bagian dari revitalisasi program KB yang lebih adaptif dalam menghadapi dinamika demografi nasional.

Pemerintah berharap dengan dukungan penuh dari Presiden Prabowo, program pengendalian penduduk dapat berjalan maksimal demi menjaga keseimbangan pembangunan dan kualitas sumber daya manusia Indonesia.

Alat Kontrasepsi Anggaran KB 2026 BKKBN Keluarga Berencana Kemendukbangga
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleInflasi Juni Naik 0,19 Persen, Harga Beras dan Cabai Jadi Pemicu
Next Article Surplus Dagang Indonesia Bertahan 61 Bulan, Mei Tembus USD 4,3 Miliar

Informasi lainnya

Usai Dituduh Pakai Spons, Pedagang Es Gabus Dapat Kulkas dari TNI

29 Januari 2026

Catat Tanggalnya, Nisfu Syaban 2026

17 Januari 2026

HAB ke-80 Kemenag Digelar Sederhana, Dana Dialihkan

5 Januari 2026

Gambir dan Senayan Jadi Titik Demo, Lalu Lintas Terancam Padat

5 Januari 2026

Pemprov DKI Gratiskan Transjakarta, MRT, dan LRT Selama Dua Hari

31 Desember 2025

Jalan Sudirman-Thamrin Ditutup Saat CFN Malam Tahun Baru

31 Desember 2025
Paling Sering Dibaca

Valentina Vassilyeva: Ibu dengan Anak Terbanyak dalam Sejarah

Biografi Silva

Cara Membuat Kimchi Korea Autentik

Food Alfi Salamah

Isuzu Optimis Pangsa Pasarnya akan Naik 1,3 Persen

Bisnis Alfi Salamah

Antara Harapan dan Kekecewaan

Editorial Udex Mundzir

Korupsi Makan Bergizi: Kejahatan yang Harus Dihabisi

Editorial Udex Mundzir
Berita Lainnya
Pendidikan
Lisda Lisdiawati28 Januari 2026

Workshop Transformasi Tugas Akhir menjadi Artikel Ilmiah di Politeknik Triguna

Gus Yaqut Disorot KPK di Balik Skema 50:50 Kuota Haji

Susu Dingin atau Hangat, Mana yang Lebih Baik untuk Tubuh?

Workshop Visi SMPN 1 Cisayong Tekankan Karakter Murid

Harga Tandan Buah Segar Sawit di Kaltim Turun Rp2.099,15 per Kilogram

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.