Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

ULN Indonesia Capai Rp7.389 Triliun pada Januari

Diskon Tol Mudik Lebaran 30 Persen Masih Berlaku Hari Ini

Membatasi Medsos, Mendidik Generasi

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Selasa, 17 Maret 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Kemendukbangga Ajukan Tambahan Anggaran Alkon Rp850 Miliar

Pengadaan alat kontrasepsi hanya dapat Rp200 miliar tahun ini, Kemendukbangga desak penambahan agar program KB tetap berjalan optimal.
ErickaEricka1 Juli 2025 Nasional
Penambahan Anggaran Alat Kontrasepsi Kemendukbangga 2026
Ilustrasi Penambahan Anggaran Alat Kontrasepsi Kemendukbangga 2026 (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Jakarta – Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga)/BKKBN mengajukan tambahan anggaran pengadaan alat kontrasepsi (alkon) untuk tahun anggaran 2026 sebesar Rp850 miliar kepada Presiden Prabowo Subianto. Langkah ini diambil sebagai bentuk antisipasi lonjakan jumlah penduduk dan menjaga keberlangsungan program Keluarga Berencana (KB).

Sekretaris Kemendukbangga/BKKBN, Budi Setiyono, mengatakan bahwa pada tahun anggaran 2025, alokasi untuk pengadaan alkon hanya sebesar Rp200 miliar. Jumlah tersebut jauh menurun dibandingkan anggaran tahun sebelumnya yang mencapai Rp850 miliar akibat pemblokiran sebagian anggaran dalam kebijakan efisiensi pemerintah.

“Kalau kami tidak menyediakan alat kontrasepsi yang mencukupi, maka struktur penduduk kita yang sekarang relatif stabil bisa kembali melebar,” kata Budi saat memberikan keterangan di Jakarta, Selasa (1/7/2025).

Ia menjelaskan, penurunan anggaran berpotensi melemahkan upaya pengendalian jumlah penduduk. Oleh karena itu, BKKBN telah berkoordinasi dengan perwakilan di seluruh provinsi untuk menghitung kebutuhan alkon berdasarkan jumlah penduduk usia subur di setiap daerah.

Budi menilai, jika jumlah penduduk kembali meningkat tajam, maka akan berdampak pada berbagai sektor pelayanan publik seperti pendidikan, kesehatan, transportasi, hingga perencanaan tata wilayah. Ia juga menekankan bahwa kebutuhan alkon idealnya dapat mencakup seluruh keluarga berusia subur yang jumlahnya diperkirakan mencapai 40 juta jiwa.

“Jika dikonversi ke dalam anggaran, idealnya membutuhkan sekitar Rp1 triliun, tapi setidaknya bisa seperti tahun lalu yaitu Rp850 miliar,” ungkap Budi.

Sebagai bagian dari solusi jangka pendek, Kemendukbangga juga mendorong partisipasi mandiri dari keluarga untuk membeli alat kontrasepsi secara pribadi. Kampanye kesadaran ini dilakukan melalui berbagai media dan dukungan dari petugas lapangan agar masyarakat tidak hanya bergantung pada distribusi pemerintah.

Budi menyebutkan bahwa upaya ini merupakan bagian dari revitalisasi program KB yang lebih adaptif dalam menghadapi dinamika demografi nasional.

Pemerintah berharap dengan dukungan penuh dari Presiden Prabowo, program pengendalian penduduk dapat berjalan maksimal demi menjaga keseimbangan pembangunan dan kualitas sumber daya manusia Indonesia.

Alat Kontrasepsi Anggaran KB 2026 BKKBN Keluarga Berencana Kemendukbangga
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleInflasi Juni Naik 0,19 Persen, Harga Beras dan Cabai Jadi Pemicu
Next Article Surplus Dagang Indonesia Bertahan 61 Bulan, Mei Tembus USD 4,3 Miliar

Informasi lainnya

Diskon Tol Mudik Lebaran 30 Persen Masih Berlaku Hari Ini

16 Maret 2026

Bolehkah Merekam Khutbah Salat Ied dengan Ponsel?

15 Maret 2026

DPR Kecam Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS

15 Maret 2026

ESDM Siapkan Konversi PLTD ke PLTS di Daerah 3T

14 Maret 2026

Menag Larang ASN Kemenag Pakai Mobil Dinas Saat Mudik

13 Maret 2026

Puncak Mudik Lebaran 2026 Diprediksi Terjadi Dua Kali

13 Maret 2026
Paling Sering Dibaca

Hukum Berhubungan Suami Istri Malam Idulfitri

Islami Ericka

DeepSeek AI: Alternatif AI Murah dari Cina yang Saingi ChatGPT

Techno Assyifa

Cara Mengetahui Sifat Asli Manusia

Opini Udex Mundzir

Cerdas Beramal

Islami Syamril Al-Bugisyi

Tombol Motivasi

Gagasan Syamril Al-Bugisyi
Berita Lainnya
Kesehatan
Lisda Lisdiawati14 Maret 2026

Mengapa Banyak Orang Sakit di 10 Hari Terakhir Ramadan?

Mendagri Tito Wajibkan Siskamling Aktif di Seluruh RT/RW

SMPN 1 Cisayong Tutup Program Kokulikuler Ramadhan

Mengenal Tanda Lailatul Qadar di 10 Malam Terakhir Ramadan

Jejak Pemilik PT IWIP dan Keterkaitannya dengan IMIP Morowali

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi