Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

MK Tegaskan Sikap soal Nikah Beda Agama

Politisi dan Nafsu Menguasai Institusi

Aphrodisias: Kota Dewi Cinta yang Abadi

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Kamis, 5 Februari 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Letkis, Tarian Finlandia yang Sempat Disangka Ritual Yahudi

Tak semua yang terlihat identik adalah cerminan asal-usulnya.
ErickaEricka4 April 2025 Lainnya
sejarah tarian Letkis dari Finlandia
Ilustrasi tarian Letkis dari Finlandia (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Viral di media sosial, tarian Letkis mendadak ramai diperbincangkan setelah muncul video sekelompok pria berpakaian khas Yahudi menari berbaris sambil melompat. Banyak netizen mengira tarian ini berasal dari budaya Yahudi atau bahkan bagian dari ritual keagamaan.

Faktanya, Letkis—atau lengkapnya Letkajenkka—adalah tarian rakyat modern asal Finlandia yang populer di awal tahun 1960-an. Musik pengiringnya diciptakan oleh Rauno Lehtinen, seorang komposer asal Finlandia. Letkis merupakan adaptasi dari tarian tradisional Finlandia bernama jenkka, yang ditampilkan dengan irama cepat dan gerakan ringan berurutan.

Tarian ini biasanya dilakukan secara berbaris, saling memegang pundak atau pinggang orang di depan, lalu melompat mengikuti irama. Karena bersifat universal dan netral, Letkis cepat menyebar ke berbagai negara dan dipakai dalam berbagai acara non-agama.

Video yang sempat menimbulkan salah paham itu kemungkinan besar merekam komunitas Yahudi diaspora yang menjadikan Letkis sebagai bagian dari hiburan di pesta komunitas atau pernikahan. Hal ini lumrah terjadi dalam proses akulturasi budaya, terutama di komunitas Eropa Timur dan Amerika Utara.

Seorang peneliti budaya menjelaskan bahwa banyak komunitas diaspora mengadopsi budaya lokal tanpa mengubah nilai dasarnya. “Budaya Yahudi di luar Israel sering menggabungkan tradisi lokal sebagai bentuk interaksi sosial,” jelasnya.

Letkis memang meriah dan mudah dilakukan, sehingga cepat diterima masyarakat luas. Namun tidak ada catatan sejarah yang menyatakan bahwa tarian ini berasal dari atau terkait langsung dengan tradisi keagamaan Yahudi.

Cek Fakta Sosial Letkajenkka Viral Literasi Budaya Tarian Finlandia Tarian Letkis
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticlePetani Milenial Didorong Majukan Pertanian di Desa Loa Raya
Next Article Pesta Laut Kuala Samboja: Tradisi Pesisir Jadi Sorotan Nusantara

Informasi lainnya

Ombudsman Temukan Selisih Bayar TPP Nakes Berau

9 Desember 2025

Biaya Haji 2026 Berpeluang Turun Lewat Kontrak Jangka Panjang

29 Oktober 2025

Rutinitas Kebersihan Rumah yang Bikin Hidup Lebih Nyaman

6 Mei 2025

Komnas HAM Tolak Barak Militer untuk Siswa Nakal

3 Mei 2025

Lemahnya Pengawasan Tambang, DPRD Kaltim Desak Penambahan Inspektur

2 Mei 2025

Prabowo Ingin Naikkan Gaji Hakim demi Hapus Suap

2 Mei 2025
Paling Sering Dibaca

Panduan Lengkap Memilih Helm yang Tepat untuk Keselamatan Berkendara

Daily Tips Udex Mundzir

Tom Lembong dan Kriminalisasi Kebijakan Publik

Editorial Udex Mundzir

Gratis Ongkir Dibatasi, Saatnya Bisnis Logistik Lebih Sehat

Bisnis Ericka

Marsinah: Suara Buruh yang Terdiam Tragis

Profil Alfi Salamah

Puncak Haji Tiba: Irjen Kemenag Minta Petugas Bersiap

Islami Alfi Salamah
Berita Lainnya
Pendidikan
Lisda Lisdiawati28 Januari 2026

Workshop Transformasi Tugas Akhir menjadi Artikel Ilmiah di Politeknik Triguna

Gus Yaqut Disorot KPK di Balik Skema 50:50 Kuota Haji

Susu Dingin atau Hangat, Mana yang Lebih Baik untuk Tubuh?

Workshop Visi SMPN 1 Cisayong Tekankan Karakter Murid

Harga Tandan Buah Segar Sawit di Kaltim Turun Rp2.099,15 per Kilogram

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.