Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

MK Tegaskan Sikap soal Nikah Beda Agama

Politisi dan Nafsu Menguasai Institusi

Aphrodisias: Kota Dewi Cinta yang Abadi

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Kamis, 5 Februari 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Menag Dorong Eko-Teologi Lewat Tawur Agung di Prambanan

Tawur Agung Kesanga jadi panggung refleksi religius sekaligus ajakan menjaga alam oleh Menteri Agama.
ErickaEricka28 Maret 2025 Nasional
Menteri Agama Nasaruddin Umar
Menteri Agama Nasaruddin Umar (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Yogyakarta – Di tengah gegap gempita perayaan Tawur Agung Kesanga di pelataran Candi Prambanan, Menteri Agama Nasaruddin Umar tak sekadar hadir secara simbolis. Ia membawa pesan penting: menjadikan agama sebagai jembatan merawat bumi.

Dalam prosesi sakral yang digelar umat Hindu pada Jumat (28/3/2025) itu, Menag menekankan bahwa nilai-nilai spiritual Nyepi selaras dengan gagasan eko-teologi, yakni menjadikan keimanan sebagai penggerak kepedulian terhadap lingkungan.

“Agama harus mampu menumbuhkan kesadaran manusia mencintai alam. Tawur Agung ini adalah simbol pembersihan alam semesta. Inilah bentuk nyata ajaran Tri Hita Karana,” kata Nasaruddin di hadapan ribuan peserta upacara.

Upacara Tawur Agung Kesanga merupakan bagian penting dari rangkaian Nyepi, yang bertujuan menyucikan buana agung dan buana alit—alam besar dan alam diri. Dalam konteks kekinian, momen ini dinilai relevan untuk mengajak masyarakat merefleksi peran spiritualitas dalam menjaga harmoni ekologis.

Tema nasional Nyepi tahun ini, Manawasewa Madhawasewa, Menuju Indonesia Emas 2045, menurut Nasaruddin, menyatukan semangat pelayanan kepada sesama dan Tuhan dalam upaya membangun masa depan Indonesia yang berkelanjutan.

“Ini bukan sekadar ritual tahunan. Ini adalah pengingat bahwa kedamaian batin harus berjalan seiring dengan kepedulian terhadap semesta,” tambahnya.

Dari prosesi Melasti hingga Tawur Agung, masyarakat Hindu tidak hanya menjalankan kewajiban spiritual, tetapi juga menampilkan budaya yang kaya dengan nilai-nilai kehidupan. Perayaan ini pun dinilai menjadi momentum tepat untuk memperkuat solidaritas lintas agama dalam menjaga bumi sebagai rumah bersama.

Dengan menggandeng semangat spiritual dan lingkungan, Menag berharap nilai-nilai Nyepi bisa menular ke seluruh lapisan bangsa, menjadikan Indonesia tak hanya toleran, tapi juga lestari.

Eko-Teologi Kementerian Agama Nyepi Tawur Agung Kesanga Tri Hita Karana
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleDi Atas Hukum, Di Luar Akal Sehat
Next Article TGUPP Kaltim Hampir Siap, Daftar Nama Masih Bisa Berubah

Informasi lainnya

Usai Dituduh Pakai Spons, Pedagang Es Gabus Dapat Kulkas dari TNI

29 Januari 2026

Catat Tanggalnya, Nisfu Syaban 2026

17 Januari 2026

HAB ke-80 Kemenag Digelar Sederhana, Dana Dialihkan

5 Januari 2026

Gambir dan Senayan Jadi Titik Demo, Lalu Lintas Terancam Padat

5 Januari 2026

Pemprov DKI Gratiskan Transjakarta, MRT, dan LRT Selama Dua Hari

31 Desember 2025

Jalan Sudirman-Thamrin Ditutup Saat CFN Malam Tahun Baru

31 Desember 2025
Paling Sering Dibaca

Sikap dan Model Kepemimpinan dalam NU: Antara Kepentingan dan Prinsip

Gagasan Adit Musthofa

Untuk Apa Kenaikan UMP 6,5% Itu?

Editorial Udex Mundzir

Nafkah dalam Islam: Penjelasan, Pelanggaran, dan Kewajiban terhadap Anak Yatim

Islami Udex Mundzir

XL dan Smartfren Merger: Strategi Besar Telekomunikasi

Bisnis Assyifa

Terpidana Dilindungi, Hukum Dipermalukan

Editorial Udex Mundzir
Berita Lainnya
Pendidikan
Lisda Lisdiawati28 Januari 2026

Workshop Transformasi Tugas Akhir menjadi Artikel Ilmiah di Politeknik Triguna

Gus Yaqut Disorot KPK di Balik Skema 50:50 Kuota Haji

Susu Dingin atau Hangat, Mana yang Lebih Baik untuk Tubuh?

Workshop Visi SMPN 1 Cisayong Tekankan Karakter Murid

Harga Tandan Buah Segar Sawit di Kaltim Turun Rp2.099,15 per Kilogram

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.