Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Batal Jadi Ibu Kota? MK Tegaskan IKN Belum Gantikan Jakarta

Sekolah Bukan Mesin Hafalan

Gaji Dokter Tak Boleh Tertunda

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Minggu, 17 Mei 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Menag: Masalah Haji 2025 Terurai Bertahap Jelang Armuzna

Menteri Agama sebut penanganan isu perhajian menunjukkan perbaikan seiring upaya koordinatif dengan DPR dan otoritas Saudi.
Udex MundzirUdex Mundzir2 Juni 2025 Info Haji
Menteri Agama Nasaruddin Umar
Menteri Agama Nasaruddin Umar (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Mekkah – Menteri Agama Nasaruddin Umar menyatakan bahwa berbagai persoalan yang melingkupi penyelenggaraan ibadah haji 1446 H/2025 mulai terurai secara bertahap menjelang puncak ibadah di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna). Hal ini diungkapkan dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Tim Pengawas (Timwas) Haji DPR RI di Mekkah, Senin (2/6/2025).

Nasaruddin mengakui bahwa kompleksitas persoalan sangat tinggi, mulai dari pemisahan rombongan jemaah akibat perbedaan syarikah, lambannya proses penerbitan visa, hingga keterlambatan pembagian Kartu Nusuk. Namun ia bersyukur karena sebagian besar masalah kini telah ditangani.

“Kalau mapping persoalannya luar biasa. Ada semacam kekuatan luar biasa, persoalan rumit begitu terurai satu per satu bisa mengerucut,” ujar Nasaruddin.

Baca Juga:
  • Persiapan Puncak Haji Diperiksa oleh Gus Men di Tanah Suci
  • Menggapai Haji: Kehadiran Dua Inspirasi Jamaah yang Dirindukan
  • 29 Jamaah Haji Wafat, 1.556 Kembali ke Tanah Air
  • Satu Data Kesehatan, Strategi Baru Kemenkes Pantau Jemaah Haji

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Timwas DPR yang dinilai aktif membantu mencari solusi di lapangan. Menurutnya, kolaborasi antara petugas haji dan otoritas Arab Saudi berjalan cukup efektif, meskipun masih terdapat sejumlah koreksi kecil yang perlu disempurnakan.

Sementara itu, Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kementerian Agama, Hilman Latief, menjelaskan teknis pergerakan jemaah pada puncak haji mendatang. Sekitar 67.000 jemaah akan mengikuti skema Murur, yakni langsung menuju Mina tanpa bermalam di Muzdalifah. Skema ini ditujukan bagi jemaah lansia, kelompok risiko tinggi, serta pendamping mereka.

“Biasanya selalu ada saja yang di toilet atau di mana ketiduran. Jadi kita sisir oleh Linjam (Pelindungan Jamaah),” jelas Hilman, menekankan kesiapsiagaan petugas dalam memastikan tidak ada jemaah yang tertinggal di Arafah.

Artikel Terkait:
  • Program OHN Plus, Calon Jamaah Haji Reguler Tarik Dana
  • Rekomendasi To-Do List Jamaah Haji di Tanah Suci
  • Peringatan Arab Saudi Jamaah Haji Harus Waspada Penipuan
  • Warga Saudi Ajak Teman Asing Arab Saudi Fasilitasi Umroh

Sebanyak 67 persen dari total jemaah haji reguler tetap akan melaksanakan mabit di Muzdalifah sesuai ketentuan. Selain itu, terdapat sekitar 18,2 persen jemaah yang akan mengikuti tanazul, yaitu langsung kembali ke hotel setelah melontar jumrah di Mina.

Dengan semakin dekatnya puncak pelaksanaan haji, pemerintah berharap seluruh mekanisme yang telah disiapkan dapat berjalan lancar demi kenyamanan dan keselamatan seluruh jemaah.

Jangan Lewatkan:
  • Inovasi Kemenag: Rumuskan Kuota Tambahan 8.000 Haji yang Menginspirasi
  • Kemenag Tegaskan Belum Ada Kepastian Pembukaan Visa Furoda
  • Perjalanan Jumrah Aqobah di Makkah: Cuaca Panas dan Keselamatan Jamaah
  • Jamaah Haji Tarwiyah, Pemerintah Tetap Memonitor Jamaah
Haji 2025 Masalah Haji Menag Nasaruddin Penyelenggaraan Haji Skema Murur
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleHarga Pangan Tekan IHK, Mei 2025 Catat Deflasi 0,37%
Next Article Kemenag Pastikan Tak Ada Tambahan 10 Ribu Kuota Haji 2025

Informasi lainnya

Biaya Haji 2026 Naik Rp8,46 Triliun, Negara akan Tanggung Selisihnya

15 April 2026

Pangkas Antrean Haji, Pemerintah Siapkan Skema War Ticket

12 April 2026

Ancaman Perang Bayangi Haji 2026, Tiga Skenario Disiapkan

13 Maret 2026

Haji 2026 Diperketat, Jemaah Tak Sehat Terancam Gagal Berangkat

8 Januari 2026

Antrean Haji Reguler 26 Tahun, Haji Khusus Jadi Opsi

22 Desember 2025

Biaya Haji 2026 Turun Tipis, Jamaah Sampang Tetap Sambut Positif

26 November 2025
Paling Sering Dibaca

10 Situs Legal dan Terpercaya untuk Nonton Film Gratis dengan Kualitas HD

Happy Dexpert Corp

Peta Jalan Pendidikan: Benang Kusut yang Perlu Diurai

Opini Udex Mundzir

Jokowi Ingin Pegang Partai Anak?

Editorial Udex Mundzir

Menghapus Jerat Judi Online Pasca Pilkada

Editorial Udex Mundzir

Ibnu Al‑Haytham: Sang Bapak Optik Dunia

Profil Alfi Salamah
Berita Lainnya
Ekonomi
Lisda Lisdiawati8 Desember 2025

Jejak Pemilik PT IWIP dan Keterkaitannya dengan IMIP Morowali

Waktu Pencernaan Makanan, Kenali Sebelum Mengatur Pola Makan

Kepala BGN Diganti, Program MBG Diminta Tetap Berjalan

Batal Jadi Ibu Kota? MK Tegaskan IKN Belum Gantikan Jakarta

Waspada Makan Berlebih Saat Lebaran, Ini Risikonya

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Mic Wireless Untuk Masjid Buku Anak Islami Murah Perlengkapan Pramuka Lengkap
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi