Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

URI: Lantik Dulu, Masalah Kemudian

KMD Pramuka Penggalang Resmi Dibuka di PGSD Bone

Kebakaran Landa Kasepuhan Cipta Mulya Sukabumi

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Selasa, 28 Juli 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Satu Data Kesehatan, Strategi Baru Kemenkes Pantau Jemaah Haji

Pemanfaatan satu data kesehatan jadi kunci layanan medis responsif untuk jemaah haji Indonesia.
Udex MundzirUdex Mundzir14 Mei 2025 Info Haji
Satu Data Kesehatan Jemaah Haji 2025
Ilustrasi Satu Data Kesehatan Jemaah Haji 2025 (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Jakarta – Di tengah padatnya aktivitas ibadah haji dan tantangan cuaca ekstrem di Tanah Suci, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI mengandalkan sistem satu data kesehatan untuk memantau jemaah secara real-time. Langkah ini menjadi bagian dari transformasi layanan haji 1446 H/2025 M yang lebih adaptif dan presisi.

Dalam konferensi pers bertajuk Kabar Haji untuk Indonesia di Jakarta pada Selasa (14/5/2025), Kepala Pusat Kesehatan Haji Kemenkes, Liliek Marhaendro Susilo, menjelaskan bahwa sistem ini menghimpun seluruh rekam medis jemaah, termasuk catatan penyakit bawaan, hasil pemeriksaan, dan intervensi medis yang telah dilakukan.

“Dengan satu data kesehatan, kami bisa memantau kondisi jemaah secara menyeluruh, sejak dari embarkasi hingga di Arab Saudi. Ini memungkinkan tindakan cepat dan sesuai kebutuhan,” ujar Liliek.

Baca Juga:
  • Menuju Level Prapandemi Terdekat, Penerbangan Haji ke Saudi
  • Jamaah Haji Kuansing Wafat saat Dirawat di RS Al Noer Makkah
  • BSI: 21 Juta Penduduk Muslim Indonesia Layak Berhaji
  • Jamaah Haji Lansia Dapat Menunaikan Shalat di Sekitar Hotel

Ia menambahkan, sistem ini terkoneksi antartim kesehatan di kloter, sektor, hingga Kantor Kesehatan Haji Indonesia (KKHI), memastikan setiap keputusan medis berdasarkan informasi terkini dan akurat.

Keunggulan sistem ini tidak hanya pada pemantauan, tetapi juga edukasi kesehatan. Menurut Liliek, satu data memungkinkan pendekatan berbeda bagi setiap kelompok jemaah, seperti lansia, penderita komorbid, maupun yang sehat.

“Tidak semua jemaah punya risiko yang sama. Dengan satu data, kami bisa mengarahkan edukasi dan perlakuan medis secara lebih personal,” jelasnya.

Artikel Terkait:
  • Haji 2026 Dikelola BPH, Kemenag Siap Alihkan Fokus Program
  • Pencegahan Melawan Ancaman Stroke di Kalangan Jamaah Haji
  • Ketatnya Mekanisme Rekam Medis Jamaah Haji
  • Mengungkap Misteri Tingginya Angka Jamaah Haji yang Wafat

Sistem ini diyakini akan sangat vital menjelang puncak ibadah haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna), yang dikenal menguras fisik dan mental jemaah. Meski hingga saat ini kondisi kesehatan jemaah masih relatif stabil, kewaspadaan tetap ditingkatkan.

Dengan sistem yang terintegrasi dan data yang real-time, Kemenkes berharap dapat menjaga keselamatan dan kenyamanan jemaah haji selama menjalankan rukun Islam kelima tersebut.

Jangan Lewatkan:
  • Biaya Haji 2026 Naik Rp8,46 Triliun, Negara akan Tanggung Selisihnya
  • Seleksi Petugas Haji 2025 Segera Dilaksanakan dengan Sistem CAT
  • Inovasi Kemenag: Rumuskan Kuota Tambahan 8.000 Haji yang Menginspirasi
  • Lonjakan Kematian Jamaah Haji dalam Lima Tahun
Info haji 2025 Kemenkes RI Layanan Kesehatan Haji satu data kesehatan jemaah haji Transformasi Digital Haji
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleMulai Juli 2025, Cek Kesehatan Gratis Diperluas ke Sekolah dan Pesantren
Next Article Jokowi Pertimbangkan Maju Sebagai Ketum PSI Gantikan Kaesang

Informasi lainnya

Biaya Haji 2026 Naik Rp8,46 Triliun, Negara akan Tanggung Selisihnya

15 April 2026

Pangkas Antrean Haji, Pemerintah Siapkan Skema War Ticket

12 April 2026

Ancaman Perang Bayangi Haji 2026, Tiga Skenario Disiapkan

13 Maret 2026

Haji 2026 Diperketat, Jemaah Tak Sehat Terancam Gagal Berangkat

8 Januari 2026

Antrean Haji Reguler 26 Tahun, Haji Khusus Jadi Opsi

22 Desember 2025

Biaya Haji 2026 Turun Tipis, Jamaah Sampang Tetap Sambut Positif

26 November 2025
Paling Sering Dibaca

Membatasi Medsos, Mendidik Generasi

Editorial Lisda Lisdiawati

Yang Bukan Termasuk Ghibah dalam Islam

Islami Ericka

Salam, Rahmat dan Berkah

Islami Syamril Al-Bugisyi

7 Cara Efektif Mempromosikan WhatsApp Channel

Techno Alfi Salamah

Podcast vs YouTube: Rebutan Atensi Gen Z

Refleksi Alfi Salamah
Berita Lainnya
Daerah
Alfi Salamah19 Juli 2026

Kemarau Ubah Situ Gede Tasikmalaya Jadi Hamparan Rumput Hijau

Pulau Natal Pernah Luput dari Republik Indonesia, Kini Milik Australia

Tradisi Poligami Raja-Raja Arab Saudi dalam Mempersatukan Negara

URI: Lantik Dulu, Masalah Kemudian

Bahaya Tidur Terlalu Lama untuk Kesehatan Tubuh

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Mic Wireless Untuk Masjid Alat Tulis Sekolah Murah Perlengkapan Pramuka Lengkap
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi