Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

SPPG De La Tina Ciamis Olah Limbah Dapur MBG

Generasi Strawberry: Saat Gen Z Dinilai Rentan Tekanan

Dana Pendidikan Dikorupsi, Sitaan Korupsi untuk Pendidikan Gratis. Aneh!

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Sabtu, 26 September 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Satu Data Kesehatan, Strategi Baru Kemenkes Pantau Jemaah Haji

Pemanfaatan satu data kesehatan jadi kunci layanan medis responsif untuk jemaah haji Indonesia.
Udex MundzirUdex Mundzir14 Mei 2025 Info Haji
Satu Data Kesehatan Jemaah Haji 2025
Ilustrasi Satu Data Kesehatan Jemaah Haji 2025 (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Jakarta – Di tengah padatnya aktivitas ibadah haji dan tantangan cuaca ekstrem di Tanah Suci, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI mengandalkan sistem satu data kesehatan untuk memantau jemaah secara real-time. Langkah ini menjadi bagian dari transformasi layanan haji 1446 H/2025 M yang lebih adaptif dan presisi.

Dalam konferensi pers bertajuk Kabar Haji untuk Indonesia di Jakarta pada Selasa (14/5/2025), Kepala Pusat Kesehatan Haji Kemenkes, Liliek Marhaendro Susilo, menjelaskan bahwa sistem ini menghimpun seluruh rekam medis jemaah, termasuk catatan penyakit bawaan, hasil pemeriksaan, dan intervensi medis yang telah dilakukan.

“Dengan satu data kesehatan, kami bisa memantau kondisi jemaah secara menyeluruh, sejak dari embarkasi hingga di Arab Saudi. Ini memungkinkan tindakan cepat dan sesuai kebutuhan,” ujar Liliek.

Baca Juga:
  • Panitia Sampaikan Rencana Penyusunan Katering Puncak Haji
  • Keberangkatan Jamaah Haji yang Terganggu Kondisi Kesehatan
  • 29 Jamaah Haji Wafat, 1.556 Kembali ke Tanah Air
  • Prabowo Bentuk Badan Penyelenggara Haji, BPKH Siap Kolaborasi

Ia menambahkan, sistem ini terkoneksi antartim kesehatan di kloter, sektor, hingga Kantor Kesehatan Haji Indonesia (KKHI), memastikan setiap keputusan medis berdasarkan informasi terkini dan akurat.

Keunggulan sistem ini tidak hanya pada pemantauan, tetapi juga edukasi kesehatan. Menurut Liliek, satu data memungkinkan pendekatan berbeda bagi setiap kelompok jemaah, seperti lansia, penderita komorbid, maupun yang sehat.

“Tidak semua jemaah punya risiko yang sama. Dengan satu data, kami bisa mengarahkan edukasi dan perlakuan medis secara lebih personal,” jelasnya.

Artikel Terkait:
  • Melontar Jumroh Mendalami Hikmah di Baliknya
  • DPR Minta Kemenag Kerja Ekstra Hadapi Puncak Haji 2025
  • Kemenhaj Umumkan Penyakit Tak Lolos Syarat Haji 2026
  • BP Haji Siap Rekrut SDM Lintas Agama untuk Haji 2026

Sistem ini diyakini akan sangat vital menjelang puncak ibadah haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna), yang dikenal menguras fisik dan mental jemaah. Meski hingga saat ini kondisi kesehatan jemaah masih relatif stabil, kewaspadaan tetap ditingkatkan.

Dengan sistem yang terintegrasi dan data yang real-time, Kemenkes berharap dapat menjaga keselamatan dan kenyamanan jemaah haji selama menjalankan rukun Islam kelima tersebut.

Jangan Lewatkan:
  • DPR Setujui RUU Perubahan UU Haji Jadi Usul Inisiatif
  • Katering Haji 2025 Diisi Menu Nusantara, Diperiksa 3 Kali Sehari
  • Menag ke Arab Saudi untuk Bahas Operasional Haji 2025
  • Jamaah Haji Tak Boleh Gunakan Gas Masak di Tenda
Info haji 2025 Kemenkes RI Layanan Kesehatan Haji satu data kesehatan jemaah haji Transformasi Digital Haji
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleMulai Juli 2025, Cek Kesehatan Gratis Diperluas ke Sekolah dan Pesantren
Next Article Jokowi Pertimbangkan Maju Sebagai Ketum PSI Gantikan Kaesang

Informasi lainnya

Biaya Haji 2026 Naik Rp8,46 Triliun, Negara akan Tanggung Selisihnya

15 April 2026

Pangkas Antrean Haji, Pemerintah Siapkan Skema War Ticket

12 April 2026

Ancaman Perang Bayangi Haji 2026, Tiga Skenario Disiapkan

13 Maret 2026

Haji 2026 Diperketat, Jemaah Tak Sehat Terancam Gagal Berangkat

8 Januari 2026

Antrean Haji Reguler 26 Tahun, Haji Khusus Jadi Opsi

22 Desember 2025

Biaya Haji 2026 Turun Tipis, Jamaah Sampang Tetap Sambut Positif

26 November 2025
Paling Sering Dibaca

Tips dan Perlengkapan Mendaki Gunung Rinjani bagi Pemula

Travel Alfi Salamah

Jamaah Haji Wafat Dibadalkan Gratis dengan Sertifikat Bukti

Islami Alfi Salamah

Dari Dapur ke Ruang Strategis

Profil Alfi Salamah

Sikap dan Model Kepemimpinan dalam NU: Antara Kepentingan dan Prinsip

Refleksi Adit Musthofa

Orde Baru Jauh Lebih Baik

Editorial Udex Mundzir
Berita Lainnya
Lingkungan
Alfi Salamah21 Agustus 2026

Karhutla Kalimantan, Benarkah Ada yang Sengaja Membakar?

Puncak Mudik Lebaran 2026 Diprediksi Terjadi Dua Kali

Gunung Raung Erupsi, Warga Diminta Jauhi Kawah dalam Radius Tiga Kilometer

Tugu Titik Nol IKN Bertuliskan ‘Lorem Ipsum’, Jadi Simbol Ibu Kota yang Masih ‘Draft’

Jejak Pemilik PT IWIP dan Keterkaitannya dengan IMIP Morowali

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Perlengkapan Pramuka Lengkap Buku Anak Islami Murah Mic Wireless Untuk Masjid
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi