Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Parlemen Ringkas, Pilpres Terbuka

Siapa yang Layak Dipidana dalam Kasus Gibran

Eksotisme Surabaya dalam Ikan Sambal Nasi Kelapa

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Senin, 12 Oktober 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Menag Pastikan Pemangkasan Anggaran Tak Ganggu Ibadah Haji 2025

Efisiensi anggaran Kemenag mencapai Rp 14 triliun, tetapi penyelenggaraan haji tetap berjalan sesuai rencana
Udex MundzirUdex Mundzir4 Februari 2025 Info Haji
Menag Pastikan Pemangkasan Anggaran Tak Ganggu Ibadah Haji 2025
Menag Pastikan Pemangkasan Anggaran Tak Ganggu Ibadah Haji 2025 (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Jakarta – Menteri Agama Nasaruddin Umar optimistis efisiensi anggaran Kementerian Agama tidak akan berdampak pada penyelenggaraan ibadah haji 1446 Hijriah atau tahun 2025. Pemangkasan anggaran yang mencapai Rp 14 triliun tetap memungkinkan program prioritas berjalan sesuai rencana.

“Insya Allah kami punya cara untuk mengatasi persoalan itu. Saya masih sangat optimis tidak akan memengaruhi ibadah haji,” ujar Nasaruddin di Jakarta, Selasa (04/02/2025).

Ia juga menyinggung ketahanan pendiri bangsa yang mampu membangun Indonesia tanpa dukungan APBN.

“Jadi jangan takut, bagi saya pasti ada hikmahnya. Mungkin ada hikmah yang lebih besar,” ucapnya.

Menurut Nasaruddin, efisiensi ini harus dilihat sebagai tantangan untuk menciptakan strategi alternatif dalam mengelola anggaran.

“Bagaimana kita semua menciptakan satu opsi-opsi yang berlapis untuk mengatasi persoalan dan dampak-dampak yang muncul dari penghematan ini,” ungkapnya.

Baca Juga:
  • Haji Murah, Arab Saudi Tingkatkan Kuota Jamaah Domestik
  • Kartu Prioritas Lansia Inovasi Kesehatan Arab Saudi yang Terbaru
  • Kuota Jamaah Cadangan Gantikan 20 Ribu Jamaah Reguler
  • Kedatangan Jamaah Haji Indonesia di Arab Saudi Berakhir

Kebijakan efisiensi anggaran ini tertuang dalam Instruksi Presiden Nomor 1 Tahun 2025 serta Surat Menteri Keuangan tanggal 24 Januari 2025 tentang Efisiensi Belanja Kementerian atau Lembaga. Kemenag diminta melakukan efisiensi sebesar Rp 14,28 triliun, yang berdampak pada beberapa program prioritas.

Beberapa program yang terdampak antara lain layanan keagamaan, penguatan moderasi beragama, pengukuhan kerukunan umat, potensi ekonomi berbasis agama, pembinaan perkawinan, bantuan rumah ibadah, dan digitalisasi layanan keagamaan.

Meski demikian, Menag menegaskan bahwa pemerintah akan berupaya semaksimal mungkin agar layanan ibadah haji tetap optimal bagi jemaah Indonesia.

Ia juga menegaskan bahwa efisiensi anggaran tidak berarti penghentian program-program yang ada, melainkan hanya penyusunan ulang strategi agar tetap berjalan dengan efektif. Beberapa langkah yang tengah dikaji mencakup optimalisasi dana haji, kerja sama dengan pihak swasta, serta pemangkasan biaya operasional yang tidak langsung berhubungan dengan layanan jemaah.

Para calon jemaah haji diimbau untuk tidak khawatir dengan adanya efisiensi anggaran ini. Pemerintah, kata Nasaruddin, telah memastikan bahwa hak-hak jemaah tetap terpenuhi, termasuk akomodasi, transportasi, dan layanan kesehatan selama di Tanah Suci.

Artikel Terkait:
  • Kemenag Seleksi Tenaga Pendukung PPIH di Awal Februari
  • Momentum Besar: Jamaah Haji Wukuf di Arafah pada 27 Juni 2023
  • Puncak Spiritual, 2 Juta Jamaah Laksanakan Wukuf di Arafah
  • Kegigihan Petugas Haji Indonesia Layani Jamaah Haji

“Kami ingin memastikan bahwa setiap jemaah yang berangkat tetap mendapatkan layanan terbaik, tanpa ada pengurangan fasilitas yang seharusnya mereka terima,” ujarnya.

Selain itu, Kemenag juga akan berkoordinasi dengan berbagai lembaga terkait, termasuk Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH), agar efisiensi anggaran tidak berdampak pada kenyamanan dan keamanan jemaah. Langkah-langkah ini diharapkan dapat memastikan pelaksanaan haji berjalan lancar meskipun ada kebijakan penghematan anggaran.

Sejumlah pengamat menilai bahwa langkah efisiensi ini merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk menyesuaikan kondisi fiskal negara tanpa mengorbankan layanan publik yang bersifat fundamental, seperti penyelenggaraan ibadah haji. Namun, mereka juga mengingatkan agar efisiensi ini dilakukan secara transparan dan tidak mengurangi kualitas layanan yang diberikan kepada jemaah.

Di tengah dinamika kebijakan ini, Kemenag menegaskan bahwa pihaknya akan terus berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Pemerintah juga berencana untuk memperkuat sistem digitalisasi layanan haji agar lebih efisien, sekaligus meningkatkan transparansi dalam pengelolaan dana haji.

Jangan Lewatkan:
  • Meningkatkan Kesalehan Individu dan Sosial Melalui Ibadah Haji
  • RUU Haji Dinilai Bermasalah, Amphuri Tolak Skema Umrah Mandiri
  • Jamaah Haji Menghadapi Kesulitan di Sudan yang Berkonflik
  • 83.000 Jamaah Haji Gelombang I Kembali Membanjiri Tanah Air

Dengan berbagai upaya tersebut, pemerintah berharap pelaksanaan haji 2025 tetap berjalan dengan baik, meskipun terdapat tantangan dalam pengelolaan anggaran. Jemaah pun diharapkan tetap tenang dan mempercayakan penyelenggaraan haji kepada pemerintah yang telah berpengalaman dalam mengatur keberangkatan dan kepulangan jemaah setiap tahunnya.

Efisiensi APBN Ibadah Haji 2025 Intruksi Presiden Kemenag RI Pemangkasan Anggaran
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleKetika Kebijakan Membakar Dapur Rakyat
Next Article Bahlil Membuat Gaduh, Lalu Berlagak Penyelamat

Informasi lainnya

Biaya Haji 2026 Naik Rp8,46 Triliun, Negara akan Tanggung Selisihnya

15 April 2026

Pangkas Antrean Haji, Pemerintah Siapkan Skema War Ticket

12 April 2026

Ancaman Perang Bayangi Haji 2026, Tiga Skenario Disiapkan

13 Maret 2026

Haji 2026 Diperketat, Jemaah Tak Sehat Terancam Gagal Berangkat

8 Januari 2026

Antrean Haji Reguler 26 Tahun, Haji Khusus Jadi Opsi

22 Desember 2025

Biaya Haji 2026 Turun Tipis, Jamaah Sampang Tetap Sambut Positif

26 November 2025
Paling Sering Dibaca

Belajar dari Kegagalan, Tips Bangkit dari Kekalahan dengan Penuh Semangat

Perspektif Alfi Salamah

Harga BBM Turun, Asal Bukan Oplosan

Editorial Udex Mundzir

Tombol Motivasi

Refleksi Syamril Al-Bugisyi

Lepaskan Ketegangan, Raih Kedamaian

Daily Tips Udex Mundzir

Tips dan Perlengkapan Mendaki Gunung Rinjani bagi Pemula

Travel Alfi Salamah
Berita Lainnya
Politik
Udex Mundzir1 Oktober 2026

Jika Gibran Didiskualifikasi, Siapa Pengganti Wapres?

Modus Janji Cinta Diancam Penjara dalam KUHP Baru

Rahasia Daisugi, Teknik Bertani Pohon Tanpa Membabat Hutan

PANDI Perketat Aturan Sengketa Domain untuk Cegah Cybersquatting

Jejak Pemilik PT IWIP dan Keterkaitannya dengan IMIP Morowali

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Perlengkapan Pramuka Lengkap Produk Dapur Terlaris Mic Wireless Untuk Masjid
“Landing

☪   JADWAL SALAT

Mendeteksi lokasi...

Memuat tanggal...

⌖  Menyiapkan lokasi
Memuat jadwal salat...
SALAT BERIKUTNYA —
Menunggu jadwal...
Metode Kemenag RI

© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi