Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2026
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Mengapa Cokelat Bisa Naikkan Mood?

Bentor Dimusnahkan, Pengemudi Terima Becak Listrik

Fokus Berlebih yang Tak Disadari

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Minggu, 7 Juni 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2026
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Menag Pastikan Pemangkasan Anggaran Tak Ganggu Ibadah Haji 2025

Efisiensi anggaran Kemenag mencapai Rp 14 triliun, tetapi penyelenggaraan haji tetap berjalan sesuai rencana
Udex MundzirUdex Mundzir4 Februari 2025 Info Haji
Menag Pastikan Pemangkasan Anggaran Tak Ganggu Ibadah Haji 2025
Menag Pastikan Pemangkasan Anggaran Tak Ganggu Ibadah Haji 2025 (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Jakarta – Menteri Agama Nasaruddin Umar optimistis efisiensi anggaran Kementerian Agama tidak akan berdampak pada penyelenggaraan ibadah haji 1446 Hijriah atau tahun 2025. Pemangkasan anggaran yang mencapai Rp 14 triliun tetap memungkinkan program prioritas berjalan sesuai rencana.

“Insya Allah kami punya cara untuk mengatasi persoalan itu. Saya masih sangat optimis tidak akan memengaruhi ibadah haji,” ujar Nasaruddin di Jakarta, Selasa (04/02/2025).

Ia juga menyinggung ketahanan pendiri bangsa yang mampu membangun Indonesia tanpa dukungan APBN.

“Jadi jangan takut, bagi saya pasti ada hikmahnya. Mungkin ada hikmah yang lebih besar,” ucapnya.

Menurut Nasaruddin, efisiensi ini harus dilihat sebagai tantangan untuk menciptakan strategi alternatif dalam mengelola anggaran.

“Bagaimana kita semua menciptakan satu opsi-opsi yang berlapis untuk mengatasi persoalan dan dampak-dampak yang muncul dari penghematan ini,” ungkapnya.

Baca Juga:
  • Bangladesh Alami Penurunan Pendaftaran Haji yang Signifikan
  • Keajaiban Bersih, 600 Mesin Bekerja Menyucikan Masjid Nabawi
  • Memantau Posisi Bus Jamaah Gelombang Kedua Melalui GPS
  • Tanpa Batas Waktu Pencarian Jamaah Haji Hilang

Kebijakan efisiensi anggaran ini tertuang dalam Instruksi Presiden Nomor 1 Tahun 2025 serta Surat Menteri Keuangan tanggal 24 Januari 2025 tentang Efisiensi Belanja Kementerian atau Lembaga. Kemenag diminta melakukan efisiensi sebesar Rp 14,28 triliun, yang berdampak pada beberapa program prioritas.

Beberapa program yang terdampak antara lain layanan keagamaan, penguatan moderasi beragama, pengukuhan kerukunan umat, potensi ekonomi berbasis agama, pembinaan perkawinan, bantuan rumah ibadah, dan digitalisasi layanan keagamaan.

Meski demikian, Menag menegaskan bahwa pemerintah akan berupaya semaksimal mungkin agar layanan ibadah haji tetap optimal bagi jemaah Indonesia.

Ia juga menegaskan bahwa efisiensi anggaran tidak berarti penghentian program-program yang ada, melainkan hanya penyusunan ulang strategi agar tetap berjalan dengan efektif. Beberapa langkah yang tengah dikaji mencakup optimalisasi dana haji, kerja sama dengan pihak swasta, serta pemangkasan biaya operasional yang tidak langsung berhubungan dengan layanan jemaah.

Para calon jemaah haji diimbau untuk tidak khawatir dengan adanya efisiensi anggaran ini. Pemerintah, kata Nasaruddin, telah memastikan bahwa hak-hak jemaah tetap terpenuhi, termasuk akomodasi, transportasi, dan layanan kesehatan selama di Tanah Suci.

Artikel Terkait:
  • Puncak Haji Siapkan Terjangan 30 Juta Paket Makanan
  • Ketepatan Jadwal Penerbangan Haji 2025 Capai 96,6 Persen
  • Kemenag Pangkas Kunjungan ke Luar Negeri, Fokus pada Urusan Haji
  • Keajaiban Tak Terduga Saat Jamaah Haji Tersesat

“Kami ingin memastikan bahwa setiap jemaah yang berangkat tetap mendapatkan layanan terbaik, tanpa ada pengurangan fasilitas yang seharusnya mereka terima,” ujarnya.

Selain itu, Kemenag juga akan berkoordinasi dengan berbagai lembaga terkait, termasuk Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH), agar efisiensi anggaran tidak berdampak pada kenyamanan dan keamanan jemaah. Langkah-langkah ini diharapkan dapat memastikan pelaksanaan haji berjalan lancar meskipun ada kebijakan penghematan anggaran.

Sejumlah pengamat menilai bahwa langkah efisiensi ini merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk menyesuaikan kondisi fiskal negara tanpa mengorbankan layanan publik yang bersifat fundamental, seperti penyelenggaraan ibadah haji. Namun, mereka juga mengingatkan agar efisiensi ini dilakukan secara transparan dan tidak mengurangi kualitas layanan yang diberikan kepada jemaah.

Di tengah dinamika kebijakan ini, Kemenag menegaskan bahwa pihaknya akan terus berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Pemerintah juga berencana untuk memperkuat sistem digitalisasi layanan haji agar lebih efisien, sekaligus meningkatkan transparansi dalam pengelolaan dana haji.

Jangan Lewatkan:
  • 120 Ambulans Disiagakan Saudi Layani Jemaah di Mekkah
  • Asuransi Jiwa dan Kecelakaan Jamaah Haji Dialihkan ke Rekening
  • Kuota Haji Indonesia 2025 Disepakati 221 Ribu Jemaah
  • Operasi Pencarian Diperluas 2 Jamaah Haji Masih Hilang

Dengan berbagai upaya tersebut, pemerintah berharap pelaksanaan haji 2025 tetap berjalan dengan baik, meskipun terdapat tantangan dalam pengelolaan anggaran. Jemaah pun diharapkan tetap tenang dan mempercayakan penyelenggaraan haji kepada pemerintah yang telah berpengalaman dalam mengatur keberangkatan dan kepulangan jemaah setiap tahunnya.

Efisiensi APBN Ibadah Haji 2025 Intruksi Presiden Kemenag RI Pemangkasan Anggaran
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleKetika Kebijakan Membakar Dapur Rakyat
Next Article Bahlil Membuat Gaduh, Lalu Berlagak Penyelamat

Informasi lainnya

Biaya Haji 2026 Naik Rp8,46 Triliun, Negara akan Tanggung Selisihnya

15 April 2026

Pangkas Antrean Haji, Pemerintah Siapkan Skema War Ticket

12 April 2026

Ancaman Perang Bayangi Haji 2026, Tiga Skenario Disiapkan

13 Maret 2026

Haji 2026 Diperketat, Jemaah Tak Sehat Terancam Gagal Berangkat

8 Januari 2026

Antrean Haji Reguler 26 Tahun, Haji Khusus Jadi Opsi

22 Desember 2025

Biaya Haji 2026 Turun Tipis, Jamaah Sampang Tetap Sambut Positif

26 November 2025
Paling Sering Dibaca

Makanan Indonesia Memukau Arab Saudi dengan Bakso dan Rendang

Islami Alfi Salamah

Curug Malela: Niagara Mini di Jantung Hutan Jawa Barat

Travel Alfi Salamah

Jangan Lempar Beban ke Rakyat

Editorial Udex Mundzir

Sensasi Tak Terlupakan Menginap Bersama Keluarga di Mercure & Ibis Samarinda

Travel Alwi Ahmad

Pers Dibelenggu, Demokrasi Tercekik

Editorial Udex Mundzir
Berita Lainnya
Nasional
Ericka3 Mei 2025

Kepala BGN Diganti, Program MBG Diminta Tetap Berjalan

Generasi Muda dan Pertaruhan Masa Depan Cianjur

Jejak Pemilik PT IWIP dan Keterkaitannya dengan IMIP Morowali

Perspektif Ulama Mengenai Waktu Tawaf Ifadah

Susu Dingin atau Hangat, Mana yang Lebih Baik untuk Tubuh?

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Mic Wireless Untuk Masjid Buku Anak Islami Murah Produk Dapur Terlaris
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi