Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

MK Tegaskan Sikap soal Nikah Beda Agama

Politisi dan Nafsu Menguasai Institusi

Aphrodisias: Kota Dewi Cinta yang Abadi

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Kamis, 5 Februari 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Menteri P2MI Dorong Warga Manfaatkan 1,7 Juta Lowongan di Luar Negeri

Kementerian P2MI tekankan pentingnya pelatihan vokasi dan legalitas untuk PMI sebelum diberangkatkan.
ErickaEricka3 Juni 2025 Ekonomi
Lowongan Kerja Luar Negeri 2025 dan Pelatihan Pekerja Migran
Ilustrasi Lowongan Kerja Luar Negeri 2025 dan Pelatihan Pekerja Migran (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Padang – Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) Abdul Kadir Karding mengungkapkan bahwa saat ini terdapat sekitar 1,7 juta permintaan tenaga kerja dari luar negeri yang belum terpenuhi. Dari jumlah itu, baru sekitar 297 ribu lowongan yang berhasil diisi oleh calon pekerja migran asal Indonesia.

Hal ini disampaikan Abdul Kadir saat memberikan paparan di Kota Padang, Sumatera Barat, Selasa (3/6/2025). Ia mengajak masyarakat, khususnya generasi muda di Ranah Minang, untuk memanfaatkan peluang tersebut melalui peningkatan keterampilan dan pelatihan bahasa.

“Artinya, kalau orang Minangkabau mau keluar negeri, kita tinggal lakukan pelatihan vokasi dan bahasanya,” ujarnya.

Menurutnya, dari total 1,7 juta job order tersebut, 95 persen di antaranya didominasi oleh sektor kesehatan dan domestik. Sisanya berasal dari sektor manufaktur, industri, pertanian, dan perhotelan.

Menteri P2MI menekankan bahwa peluang kerja luar negeri ini harus dimanfaatkan dengan cara yang legal dan terencana. Kementeriannya akan menyiapkan desain pelatihan serta kurikulum sesuai negara tujuan, seperti Arab Saudi, Korea Selatan, dan Malaysia.

“Jadi, kalau ada permintaan kerja di luar negeri kita bisa menyesuaikan dengan kurikulumnya,” kata Abdul Kadir.

Ia juga menyampaikan bahwa Presiden Prabowo Subianto telah memberikan dua arahan penting, yaitu penguatan perlindungan terhadap Pekerja Migran Indonesia (PMI) serta peningkatan kualitas dan kuantitas PMI terampil guna mendongkrak devisa nasional.

Abdul Kadir tidak menutup mata terhadap berbagai persoalan yang menimpa PMI, termasuk kasus kekerasan dan tindak pidana perdagangan orang (TPPO). Menurutnya, kasus-kasus tersebut umumnya dialami oleh PMI nonprosedural atau ilegal yang tidak melalui jalur resmi.

“Orang yang mengalami kekerasan atau menjadi korban ketidakadilan merupakan PMI yang berangkat secara ilegal,” tegasnya.

Untuk mengatasi hal tersebut, pihaknya mendorong pemerintah daerah hingga tingkat kabupaten untuk menyiapkan ekosistem pelatihan formal dan tersertifikasi, agar calon pekerja migran tidak tergoda iming-iming keberangkatan cepat yang justru ilegal.

Dengan strategi tersebut, Abdul Kadir berharap lebih banyak tenaga kerja Indonesia dapat diberangkatkan ke luar negeri secara sah dan terlatih, sehingga aman, terlindungi, dan mampu memberikan kontribusi positif bagi perekonomian nasional.

Lowongan Kerja Luar Negeri Menteri P2MI Pekerja Migran Indonesia Pelatihan Vokasi PMI 2025
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleTimwas Minta Kemenag Siapkan Skenario Darurat Armuzna
Next Article Kasus COVID-19 Naik, Kemenkes Imbau Warga Hindari Bepergian ke Luar Negeri

Informasi lainnya

Menabung Tak Cukup di Era Sekarang

21 Januari 2026

Mendirikan Yayasan, Cara Orang Kaya Menata Warisan Sosial

20 Januari 2026

Pemerintah Bebaskan PPh 21 Pekerja Padat Karya Hingga 2026

5 Januari 2026

Pekan Awal 2026, Harga Emas Antam Merosot Tajam

4 Januari 2026

Tahun Pajak 2026 Tanpa Kenaikan Tarif, Pemerintah Fokus Digitalisasi dan Insentif

31 Desember 2025

Rupiah Dibuka Tertekan di Level 16.773 per Dolar AS

29 Desember 2025
Paling Sering Dibaca

Panduan Lengkap Memilih Helm yang Tepat untuk Keselamatan Berkendara

Daily Tips Udex Mundzir

Vitamin Syukur

Gagasan Syamril Al-Bugisyi

Saatnya Gen Z Pimpin Ekonomi Kreatif Digital

Bisnis Ericka

7 Cara Efektif Mempromosikan WhatsApp Channel

Techno Alfi Salamah

Tan Malaka: Pejuang Tanpa Mahkota

Profil Alfi Salamah
Berita Lainnya
Pendidikan
Lisda Lisdiawati28 Januari 2026

Workshop Transformasi Tugas Akhir menjadi Artikel Ilmiah di Politeknik Triguna

Gus Yaqut Disorot KPK di Balik Skema 50:50 Kuota Haji

Susu Dingin atau Hangat, Mana yang Lebih Baik untuk Tubuh?

Workshop Visi SMPN 1 Cisayong Tekankan Karakter Murid

Harga Tandan Buah Segar Sawit di Kaltim Turun Rp2.099,15 per Kilogram

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.