Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

MK Tegaskan Sikap soal Nikah Beda Agama

Politisi dan Nafsu Menguasai Institusi

Aphrodisias: Kota Dewi Cinta yang Abadi

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Kamis, 5 Februari 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Nama Jokowi Masih Tersemat di Situs OCCRP Meski Sempat Hilang

Perdebatan soal nama Jokowi dalam daftar finalis tokoh terkorup versi OCCRP kembali mencuat setelah sempat menghilang.
SilvaSilva3 Januari 2025 Politik
Nama Joko Widodo (Jokowi) masih masuk dalam daftar finalis tokoh terkorup 2024 versi OCCRP. Sebelumnya sempat tak ditemukan
Nama Joko Widodo (Jokowi) masih masuk dalam daftar finalis tokoh terkorup 2024 versi OCCRP. Sebelumnya sempat tak ditemukan. (Foto: Kolase tangkapan layar/OCCRP.org)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Jakarta – Nama Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) kembali muncul dalam daftar finalis tokoh terkorup versi Organized Crime and Corruption Reporting Project (OCCRP), setelah sempat tidak ditemukan pada Kamis (2/1/2025). Perubahan ini menimbulkan tanda tanya di kalangan masyarakat terkait kredibilitas laporan OCCRP.

Nama Jokowi sebelumnya muncul bersama empat tokoh lain seba togai finalis “Corrupt Person of the Year” versi OCCRP, sebelum dinobatkan kepada Presiden Suriah Bashar al-Assad. Pada Kamis malam, saat dicari menggunakan kata kunci “Joko Widodo” atau “Jokowi,” situs OCCRP tidak menampilkan hasil apapun. Namun, Jumat pagi, nama Jokowi terlihat kembali dalam daftar yang berada di sayap kanan artikel utama.

Jokowi sendiri menanggapi dengan santai kabar tersebut. “Hehehe ya terkorup, korup apa? Yang dikorupsi apa? Ya dibuktikan, apa?” ujar Jokowi di Solo, Jawa Tengah, Selasa (31/12/2024). Ia menambahkan bahwa tuduhan tanpa bukti adalah bentuk framing jahat yang marak terjadi saat ini.

Menurut laporan OCCRP, para tokoh yang masuk daftar dianggap memiliki peran besar dalam melanggar hak asasi manusia, memanipulasi pemilu, dan mengeksploitasi sumber daya alam, yang pada akhirnya menciptakan konflik di negara mereka. Selain Jokowi, tokoh lain yang masuk nominasi adalah Presiden Kenya William Ruto, Presiden Nigeria Bola Ahmed Tinubu, mantan PM Bangladesh Sheikh Hasina, dan pebisnis India Gautam Adani.

OCCRP belum memberikan penjelasan resmi terkait hilang dan munculnya kembali nama Jokowi dalam daftar tersebut. Namun, kontroversi ini membuat sejumlah media yang awalnya memberitakan hilangnya nama Jokowi menjadi sasaran kritik warganet.

Dalam siaran persnya, OCCRP menegaskan pentingnya perhatian pada korupsi yang dilakukan pemerintah, terutama yang memicu ketidakstabilan negara. Di sisi lain, Jokowi menilai tuduhan tersebut sebagai bagian dari upaya pihak tertentu yang memanfaatkan berbagai cara, termasuk lembaga non-pemerintah, untuk melakukan framing negatif.

“Saya hanya bisa mengajak masyarakat untuk bijak dan kritis. Tuduhan seperti ini harus dihadapi dengan fakta dan bukan sekadar opini,” ujar Jokowi.

Meski demikian, kontroversi ini telah membuka diskusi publik mengenai transparansi dan akuntabilitas, tidak hanya bagi pemimpin negara tetapi juga lembaga internasional seperti OCCRP.

Finalis Tokoh Terkorup Jokowi Korupsi OCCRP Politik Indonesia
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleKawal Putusan MK soal Presidential Threshold Sampai Revisi UU Pemilu
Next Article Atmakusumah Astraatmadja Berpulang, Menkomdigi Sebut Sosok Inspirasi Kebebasan Pers

Informasi lainnya

Politisi dan Nafsu Menguasai Institusi

31 Januari 2026

MUI Soroti Pasal Nikah Siri dalam KUHP Baru

8 Januari 2026

Pasal Penghinaan Presiden Dinilai Rentan Bungkam Kritik

4 Januari 2026

Bupati Aceh Utara Pertanyakan Absennya Presiden Saat Banjir

30 Desember 2025

Prabowo Nilai Anggaran Pemulihan Sumatera Realistis dan Terukur

8 Desember 2025

KPK Dalami Peran PT KEM dalam Dugaan Pemerasan Sertifikasi K3

6 Desember 2025
Paling Sering Dibaca

Marsinah: Suara Buruh yang Terdiam Tragis

Profil Alfi Salamah

ASEAN di Tengah Preseden Maduro

Editorial Udex Mundzir

Tips Penting bagi Jamaah Haji Baru Tiba, Perhatikan 5 Hal Ini

Islami Alfi Salamah

Bahlil dan Wajah Baru Penjajahan

Editorial Udex Mundzir

Enam Penyakit Hati dalam Islam dan Cara Menyembuhkannya

Islami Alfi Salamah
Berita Lainnya
Pendidikan
Lisda Lisdiawati28 Januari 2026

Workshop Transformasi Tugas Akhir menjadi Artikel Ilmiah di Politeknik Triguna

Gus Yaqut Disorot KPK di Balik Skema 50:50 Kuota Haji

Susu Dingin atau Hangat, Mana yang Lebih Baik untuk Tubuh?

Workshop Visi SMPN 1 Cisayong Tekankan Karakter Murid

Harga Tandan Buah Segar Sawit di Kaltim Turun Rp2.099,15 per Kilogram

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.