Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

MK Tegaskan Sikap soal Nikah Beda Agama

Politisi dan Nafsu Menguasai Institusi

Aphrodisias: Kota Dewi Cinta yang Abadi

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Kamis, 5 Februari 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Paus Fransiskus Wafat di Vatikan pada Usia 88 Tahun

Pemimpin Katolik dunia meninggal di Vatikan, tutup usia sebagai simbol reformasi dan kesederhanaan.
ErickaEricka21 April 2025 Obituari
Paus Fransiskus, pemimpin tertinggi umat Katolik Roma
Paus Fransiskus, pemimpin tertinggi umat Katolik Roma (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Vatikan – Dunia Katolik berduka. Paus Fransiskus, pemimpin tertinggi umat Katolik Roma, wafat pada usia 88 tahun di kediamannya di Vatikan pada Senin (21/4/2025) pagi waktu setempat.

Sosok yang dikenal dengan pendekatan moderat dan penuh empati ini meninggalkan warisan besar dalam sejarah gereja modern.

Paus Fransiskus, yang memiliki nama asli Jorge Mario Bergoglio, menghembuskan napas terakhir sekitar pukul 07.35 waktu Vatikan. Kabar duka ini disampaikan oleh Kardinal Kevin Farrell dalam siaran resmi Vatikan.

Ia menyebut, “Paus telah pulang ke rumah Bapa,” menandai akhir perjalanan spiritual sang pemimpin dari Argentina itu.

Bergoglio lahir pada 17 Desember 1936 di Buenos Aires, Argentina, dari keluarga imigran Italia. Ia dikenal dekat dengan keluarganya dan kerap menyebut sang nenek sebagai sosok penting dalam pembentukan imannya.

Di usia 16 tahun, pengalaman spiritual dalam pengakuan dosa mengubah hidupnya dan membuatnya terpanggil menjadi pastor.

Ia bergabung dengan ordo Jesuit dan mulai dikenal atas kepemimpinannya. Pada 1973, saat berusia 36 tahun, ia ditunjuk sebagai kepala Jesuit di Argentina, menjadikannya figur sentral dalam gereja Amerika Latin. Karier rohaninya menanjak hingga pada 2013, ia terpilih menjadi Paus, menggantikan Benediktus XVI.

“Dia membawa napas baru ke Vatikan—seorang Paus dari Selatan, dari dunia yang kerap terpinggirkan,” ucap seorang pengamat Vatikan dalam wawancara dengan media lokal.

Sepanjang masa kepemimpinannya, Paus Fransiskus dikenal sebagai tokoh reformis. Ia memperjuangkan kesederhanaan, isu lingkungan, dan keadilan sosial, serta membuka ruang dialog antarkeyakinan.

Meninggalnya Paus Fransiskus menandai berakhirnya satu era penting dalam sejarah Gereja Katolik. Dunia kini menanti siapa yang akan menggantikan posisinya dalam konklaf mendatang.

Gereja Katolik Obituari Tokoh Dunia Paus Fransiskus Vatikan Wafatnya Paus
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleAS Kritik Sertifikasi Halal Indonesia: Dinilai Mahal dan Tak Transparan
Next Article Bupati Kukar Jadi Narasumber Asta Cita Ketahanan Pangan di RRI Samarinda

Informasi lainnya

Pimpinan Gontor Amal Fathullah Zarkasyi Wafat

3 Januari 2026

Mantan Ketua KPK Antasari Azhar Tutup Usia di Tangerang

8 November 2025

Pemakaman PB XIII Berdasar Kalender Jawa, Ini Penentuannya

2 November 2025

Menag di Vatikan: Diplomasi Iman dan Kemanusiaan

26 Oktober 2025

Istri Wapres Ke-4 RI Karlinah Umar Wirahadikusumah Tutup Usia

7 Oktober 2025

Kepergian Acil Bimbo Tinggalkan Jejak Abadi di Musik Indonesia

2 September 2025
Paling Sering Dibaca

Sembilan Tips Menjaga Kebersamaan Rombongan di Masjid Nabawi

Islami Alfi Salamah

Doa-doa Istimewa Keberkahan Saat Menjenguk Bayi Baru Lahir

Islami Alfi Salamah

Agar Generasi Z tidak Mencemaskan

Gagasan Syamril Al-Bugisyi

Kenali 6 Tipe Toxic Person agar Kesehatan Mentalmu Terjaga

Daily Tips Alfi Salamah

Perjalanan Pulang ke Samarinda: Di Bawah Langit Bontang yang Segar

Travel Sitiaisyah
Berita Lainnya
Pendidikan
Lisda Lisdiawati28 Januari 2026

Workshop Transformasi Tugas Akhir menjadi Artikel Ilmiah di Politeknik Triguna

Gus Yaqut Disorot KPK di Balik Skema 50:50 Kuota Haji

Susu Dingin atau Hangat, Mana yang Lebih Baik untuk Tubuh?

Workshop Visi SMPN 1 Cisayong Tekankan Karakter Murid

Harga Tandan Buah Segar Sawit di Kaltim Turun Rp2.099,15 per Kilogram

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.