Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Relawan Muda di Arus Mudik

Takbiran Diminta di Rumah Saat Nyepi di Bali

Libur Lebaran, Program MBG Hemat Rp5 Triliun

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Rabu, 18 Maret 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

PDIP Pilih Jadi Penyeimbang, Tolak Oposisi Maupun Koalisi

Megawati tegaskan PDIP tak akan jadi oposisi Prabowo-Gibran, tapi jadi pengawas kritis jalannya pemerintahan.
ErickaEricka3 Agustus 2025 Politik
Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri
Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Badung – Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri menyatakan secara tegas bahwa partainya tidak akan berada di jalur oposisi maupun dalam barisan koalisi pemerintahan Prabowo Subianto–Gibran Rakabuming Raka. Pernyataan itu disampaikan Megawati saat menutup Kongres ke-6 PDIP di Bali Nusa Dua Convention Center, Sabtu (2/8/2025).

“Peran kita adalah memastikan bahwa pembangunan nasional tetap pada rel konstitusi,” ujar Megawati dalam pidato politiknya di hadapan seluruh kader dan pengurus DPP terpilih.

Keputusan ini disebut sebagai hasil sikap politik kolektif yang disepakati dalam kongres partai. PDIP akan mengambil peran sebagai penyeimbang konstitusional, yang mendukung kebijakan pemerintah yang prorakyat namun juga siap mengkritik bila ada penyimpangan.

“Oleh karena itu, PDI Perjuangan tidak memosisikan sebagai oposisi dan tidak semata-mata membangun koalisi kekuasaan,” tegas Megawati.

Menurut Presiden RI ke-5 tersebut, dalam sistem presidensial seperti Indonesia, tidak ada istilah oposisi seperti dalam sistem parlementer. Ia mengatakan bahwa demokrasi Indonesia adalah demokrasi konstitusional yang berpijak pada kedaulatan rakyat, bukan demokrasi blok kekuasaan.

“Demokrasi Indonesia bukanlah demokrasi blok-blokan kekuasaan, tetapi demokrasi yang bertumpu pada kedaulatan rakyat dan konstitusi,” ujar Megawati.

Ia menekankan bahwa PDIP sebagai partai ideologis tetap berpegang pada nilai kebenaran dan ajaran moral politik yang diwariskan oleh Bung Karno. Keberpihakan partai, kata Mega, bukan ditentukan oleh berada atau tidaknya di dalam pemerintahan, melainkan pada prinsip politik yang berlandaskan Pancasila dan kepentingan rakyat.

Megawati juga menegaskan bahwa PDIP akan bersuara keras jika pemerintah menyimpang dari nilai keadilan sosial, amanat penderitaan rakyat, dan supremasi hukum.

“Konstitusi itu yang paling tinggi,” pungkas Megawati yang juga dikukuhkan kembali sebagai Ketua Umum PDIP periode 2025–2030.

Kongres PDIP Megawati Soekarnoputri Partai Penyeimbang PDIP 2025 Pemerintahan Prabowo
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleBendera One Piece Jelang HUT RI, Ketua MPR: Itu Kreativitas
Next Article Prabowo Dinilai Berhasil Main Halus, PDIP Tak Jadi Oposisi

Informasi lainnya

MUI Soroti Pasal Nikah Siri dalam KUHP Baru

8 Januari 2026

Pasal Penghinaan Presiden Dinilai Rentan Bungkam Kritik

4 Januari 2026

Bupati Aceh Utara Pertanyakan Absennya Presiden Saat Banjir

30 Desember 2025

Prabowo Nilai Anggaran Pemulihan Sumatera Realistis dan Terukur

8 Desember 2025

MPR Soroti Bencana Sumatera sebagai Sinyal Kuat Krisis Iklim Nasional

30 November 2025

Warga Beralih ke Damkar, Wakapolri Akui Layanan Polisi Lamban

18 November 2025
Paling Sering Dibaca

Tips dan Perlengkapan Mendaki Gunung Rinjani bagi Pemula

Travel Alfi Salamah

IKN: Jawaban atas Pesimisme

Editorial Udex Mundzir

Generasi Emas, Fondasi Kelas Kacau

Editorial Udex Mundzir

Mantan Presiden Bikin Gaduh

Opini Udex Mundzir

Imam Lupa Baca Al-Fatihah, Apakah Sholatnya Sah?

Islami Udex Mundzir
Berita Lainnya
Kesehatan
Alfi Salamah5 Agustus 2025

Waktu Pencernaan Makanan, Kenali Sebelum Mengatur Pola Makan

Mengapa Banyak Orang Sakit di 10 Hari Terakhir Ramadan?

Mendagri Tito Wajibkan Siskamling Aktif di Seluruh RT/RW

SMPN 1 Cisayong Tutup Program Kokulikuler Ramadhan

Diskon Tarif Tol Mudik Lebaran 30 Persen Masih Berlaku Hari Ini

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi