Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

MK Tegaskan Sikap soal Nikah Beda Agama

Politisi dan Nafsu Menguasai Institusi

Aphrodisias: Kota Dewi Cinta yang Abadi

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Kamis, 5 Februari 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Prabowo Gelisah, Banyak Anak Belum Terima Makan Bergizi Gratis

Program Makan Bergizi Gratis (MBG) masih perlu tambahan anggaran untuk mencapai target.
AssyifaAssyifa18 Januari 2025 Nasional
Program Makan Bergizi Gratis 2025
Prabowo khawatir masih banyak anak yang belum mendapat makanan bergizi gratis (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Jakarta – Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan keresahannya karena banyak anak belum menerima manfaat dari program Makan Bergizi Gratis (MBG). Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, menyampaikan hal ini usai bertemu Prabowo di Istana Kepresidenan, Jumat (17/1/2025).

“Pak Presiden gelisah karena banyak anak yang belum mendapatkan MBG. Itu artinya beliau sedang memikirkan untuk mempercepat proses ini, sehingga di akhir 2025 target 82,9 juta penerima bisa segera mendapatkan manfaat,” kata Dadan.

Menurut Dadan, meskipun anggaran sebesar Rp71 triliun telah disiapkan, dana tersebut hanya mampu menjangkau 15 hingga 17,5 juta penerima. Target 82,9 juta penerima sebenarnya merupakan sasaran jangka panjang yang diharapkan tercapai pada 2029.

Dadan menambahkan, pencapaian target tersebut sangat bergantung pada anggaran tambahan sebesar Rp100 triliun yang diharapkan bisa direalisasikan pada September 2025.

“Ketika presiden punya keinginan untuk menggapai seluruh penerima manfaat, otomatis anggaran akan bertambah. Menteri Keuangan kelihatannya menyampaikan semua sangat tergantung kepada presiden,” ujar Dadan.

Program MBG, yang dimulai pada 6 Januari 2025, memprioritaskan ibu hamil, ibu menyusui, anak balita, serta anak sekolah dari jenjang PAUD hingga SMA, baik di sekolah umum maupun keagamaan.

Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian mengatakan, pemerintah daerah dapat berkontribusi melalui pembangunan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Ia menyebutkan, pemerintah daerah diharapkan dapat mengalokasikan dana dari anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) sebesar Rp5 triliun.

“September nanti setelah pelantikan kepala daerah ada perubahan dan pergeseran APBD,” ujar Tito.

Tito mencontohkan Kabupaten Badung, Bali, yang memiliki APBD dominan dari pendapatan asli daerah (PAD), bisa membiayai makan gratis untuk 72 ribu siswa SD. Namun, daerah dengan PAD rendah di Indonesia Timur mungkin hanya mampu mendanai 500 anak. Sisanya akan ditangani oleh BGN.

“Pemerintah daerah bisa berkontribusi sesuai kemampuan masing-masing, sehingga program ini dapat berjalan secara merata,” tambah Tito.

Anak-anak APBD BGN Makan Bergizi Gratis Prabowo Subianto
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleDemo Buruh di Tasikmalaya, Wali Kota Tak Temui Massa
Next Article Senyum Sebagai Sedekah yang Bernilai Ibadah

Informasi lainnya

Usai Dituduh Pakai Spons, Pedagang Es Gabus Dapat Kulkas dari TNI

29 Januari 2026

Catat Tanggalnya, Nisfu Syaban 2026

17 Januari 2026

HAB ke-80 Kemenag Digelar Sederhana, Dana Dialihkan

5 Januari 2026

Gambir dan Senayan Jadi Titik Demo, Lalu Lintas Terancam Padat

5 Januari 2026

Pemprov DKI Gratiskan Transjakarta, MRT, dan LRT Selama Dua Hari

31 Desember 2025

Jalan Sudirman-Thamrin Ditutup Saat CFN Malam Tahun Baru

31 Desember 2025
Paling Sering Dibaca

Dilema Profesi Guru di Tengah Ancaman Kriminalisasi

Editorial Udex Mundzir

Tips Mengatasi Demam Setelah Puncak Haji untuk Jamaah

Islami Alfi Salamah

Rahasia Minyak Zaitun untuk Kulit dan Rambut Sehat

Daily Tips Ericka

Kalau Ijazah Jokowi Palsu, Siapa Masuk Penjara?

Editorial Udex Mundzir

Jabatan Simbolis atau Ancaman Toleransi?

Editorial Udex Mundzir
Berita Lainnya
Pendidikan
Lisda Lisdiawati28 Januari 2026

Workshop Transformasi Tugas Akhir menjadi Artikel Ilmiah di Politeknik Triguna

Gus Yaqut Disorot KPK di Balik Skema 50:50 Kuota Haji

Susu Dingin atau Hangat, Mana yang Lebih Baik untuk Tubuh?

Workshop Visi SMPN 1 Cisayong Tekankan Karakter Murid

Harga Tandan Buah Segar Sawit di Kaltim Turun Rp2.099,15 per Kilogram

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.