Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

MK Tegaskan Sikap soal Nikah Beda Agama

Politisi dan Nafsu Menguasai Institusi

Aphrodisias: Kota Dewi Cinta yang Abadi

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Kamis, 5 Februari 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Prabowo Usulkan Progran Studi “Serakahnomics” di Kampus Indonesia

Presiden Prabowo meminta universitas buka studi tentang perilaku serakah elite, merespons ironi kelangkaan kebutuhan pokok.
ErickaEricka24 Juli 2025 Pendidikan
Presiden RI Prabowo Subianto saat menghadiri perayaan Hari Lahir (Harlah) ke-27 PKB
Presiden RI Prabowo Subianto saat menghadiri perayaan Hari Lahir (Harlah) ke-27 PKB (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Jakarta – Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, mengusulkan agar perguruan tinggi di Indonesia membuka program studi baru bernama “serakahnomics”. Ide ini dilontarkan dalam pidatonya pada perayaan Hari Lahir ke-27 Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) yang digelar di Jakarta Convention Center (JCC), Senayan, Jakarta Pusat, pada Rabu (23/7/2025).

Dalam pidatonya, Prabowo menyoroti realita ekonomi Indonesia yang dinilai ironis, terutama terkait dengan kelangkaan minyak goreng di tengah status Indonesia sebagai produsen kelapa sawit terbesar di dunia. Ia mempertanyakan mengapa barang kebutuhan pokok bisa langka padahal negara memiliki kapasitas produksi yang besar.

“Bagaimana Indonesia, produsen minyak goreng dan kelapa sawit terbesar di dunia, kok bisa minyak goreng langka?” ujar Prabowo di hadapan peserta acara.

Menurutnya, kelangkaan tersebut terjadi karena adanya perilaku tidak bertanggung jawab dari pihak-pihak yang hanya mementingkan keuntungan pribadi. Ia menyebut perilaku itu sebagai bagian dari mazhab “serakahnomics” – istilah yang ia gunakan untuk menggambarkan keserakahan dalam ekonomi.

Prabowo lalu menyarankan agar istilah ini dijadikan studi akademik serius.

“Mazhab serakahnomics. Tolong kawan-kawan kita yang di universitas-universitas itu yang pintar-pintar, tolong buka bidang studi serakahnomics,” tuturnya.

Sebelumnya, Prabowo juga menyinggung Pasal 33 ayat (2) UUD 1945 yang menegaskan bahwa cabang-cabang produksi penting bagi negara dan menyangkut hajat hidup orang banyak harus dikuasai negara. Ia menekankan pentingnya negara hadir untuk memastikan distribusi dan akses terhadap komoditas strategis tetap adil.

Usulan Prabowo ini memunculkan berbagai reaksi, mulai dari dukungan terhadap ide pendidikan kritis hingga diskusi tentang pendekatan ekonomi yang mengutamakan pemerataan. Beberapa kalangan akademik menyambut baik gagasan tersebut sebagai pemicu diskursus baru tentang etika ekonomi dan tata kelola sumber daya.

Langkah ini juga dinilai sebagai sindiran tegas terhadap praktik ekonomi yang dianggap merugikan masyarakat luas akibat dominasi kepentingan segelintir pihak. Prabowo menegaskan bahwa negara tidak boleh diam dalam menghadapi ketimpangan distribusi yang disebabkan oleh sistem ekonomi yang tidak adil.

Dengan pernyataan ini, Presiden Prabowo berharap perguruan tinggi dapat lebih aktif berkontribusi dalam membentuk kesadaran kritis generasi muda terhadap masalah ekonomi dan moralitas kepemimpinan dalam pengelolaan kekayaan negara.

Pidato Harlah PKB Politik Ekonomi Indonesia Prabowo Subianto Serakahnomics Usulan Pendidikan Baru.
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleTiga Jemaah Haji Belum Ditemukan, DPR Desak Kemenag Intensifkan Pencarian
Next Article Bareskrim Naikkan Status Kasus Beras Oplosan, 67 Produsen Diduga Terlibat

Informasi lainnya

Workshop Visi SMPN 1 Cisayong Tekankan Karakter Murid

30 Januari 2026

Workshop Transformasi Tugas Akhir menjadi Artikel Ilmiah di Politeknik Triguna

28 Januari 2026

Diky Candra Siap Kawal Aspirasi Guru Honorer Madrasah

26 Januari 2026

Guru Madrasah Tasikmalaya Tuntut Keadilan dalam Pengangkatan PPPK

26 Januari 2026

Kwaran Lamuru Gelar KMD Penggalang Cetak Pembina Andal

26 Januari 2026

AI Bantu Guru, Tapi Hambat Murid?

23 Januari 2026
Paling Sering Dibaca

Ma Eroh, Perempuan Bertangan Batu

Profil Alfi Salamah

Kontroversi Gubernur Lampung Arinal Djunaidi, Antikritik dan Kemewahan Helikopter

Argumen Udex Mundzir

Kenapa Skill Jualan Jadi Kunci Hidup Mandiri

Bisnis Udex Mundzir

Taman di Jakarta akan Dibuka 24 Jam, Siapa yang Jaga?

Editorial Udex Mundzir

Reformasi Polri: Antara Penegak Hukum atau Duta Wisata?

Gagasan Udex Mundzir
Berita Lainnya
Pendidikan
Lisda Lisdiawati28 Januari 2026

Workshop Transformasi Tugas Akhir menjadi Artikel Ilmiah di Politeknik Triguna

Gus Yaqut Disorot KPK di Balik Skema 50:50 Kuota Haji

Susu Dingin atau Hangat, Mana yang Lebih Baik untuk Tubuh?

Workshop Visi SMPN 1 Cisayong Tekankan Karakter Murid

Harga Tandan Buah Segar Sawit di Kaltim Turun Rp2.099,15 per Kilogram

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.