Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

MK Tegaskan Sikap soal Nikah Beda Agama

Politisi dan Nafsu Menguasai Institusi

Aphrodisias: Kota Dewi Cinta yang Abadi

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Kamis, 5 Februari 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Revisi Anggaran Pendidikan: MBG Turun dan Tunjangan Guru Naik

Sri Mulyani umumkan revisi anggaran pendidikan 2026, alokasi MBG turun sementara tunjangan guru-dosen meningkat.
ErickaEricka23 Agustus 2025 Ekonomi
Menteri Keuangan Sri Mulyani
Menteri Keuangan Sri Mulyani (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Jakarta – Pemerintah melakukan koreksi pada Anggaran Pendidikan dalam RAPBN 2026. Menteri Keuangan Sri Mulyani menyampaikan bahwa alokasi untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG) diturunkan dari 44 persen menjadi 29 persen dari total Anggaran Pendidikan sebesar Rp757,8 triliun. Meski porsinya berkurang, total dana MBG tetap mencapai Rp335 triliun, dengan sebagian diambil dari pos kesehatan, ekonomi, dan cadangan anggaran negara.

Sri Mulyani menjelaskan bahwa dari total Rp335 triliun, hanya Rp223,6 triliun yang dikategorikan sebagai Anggaran Pendidikan karena ditujukan langsung kepada siswa. Sementara itu, Rp24,7 triliun dialokasikan pada Anggaran Kesehatan untuk ibu hamil dan anak usia dini, Rp19,7 triliun masuk ke fungsi ekonomi, dan Rp67 triliun ditempatkan sebagai cadangan.

“Alokasi anggaran MBG Rp335 triliun tidak seluruhnya masuk kategori pendidikan. Penerima manfaat siswa hanya Rp223,6 triliun. Sisanya dialokasikan sesuai fungsi lain, seperti kesehatan, ekonomi, dan cadangan,” kata Sri Mulyani di Kompleks Parlemen, Senayan, Jumat (22/8/2025).

Dengan koreksi ini, total anggaran pendidikan bagi penerima manfaat siswa dan mahasiswa turun dari Rp401,5 triliun menjadi Rp301,2 triliun. Rinciannya mencakup Rp17,2 triliun untuk Bidikmisi/KIP Kuliah, Rp25 triliun untuk beasiswa LPDP, Rp15,5 triliun untuk Program Indonesia Pintar (PIP), dan Rp223 triliun untuk program MBG yang menjangkau 82,9 juta orang.

Sementara itu, alokasi untuk guru, dosen, dan tenaga kependidikan justru mengalami kenaikan signifikan. Dari sebelumnya Rp178,7 triliun, anggaran melonjak menjadi Rp274,7 triliun. Kenaikan terbesar terjadi pada TPG PNS, TPD PNS, dan gaji pendidik yang naik menjadi Rp120,3 triliun dari sebelumnya Rp82,9 triliun. TPG Aparatur Sipil Negara Daerah (ASND) juga meningkat tipis dari Rp68,7 triliun menjadi Rp69 triliun.

Untuk detailnya, anggaran mencakup TPG Non PNS sebesar Rp19,2 triliun untuk 754.747 guru, TPG ASND Rp69 triliun untuk 1,6 juta guru, TPD Non PNS Rp3,2 triliun untuk 80.325 dosen, serta TPG PNS, TPD PNS, dan gaji pendidik sebesar Rp120,3 triliun.

Adapun anggaran pendidikan dengan penerima manfaat sekolah dan kampus tetap berada pada Rp150,1 triliun. Dana tersebut dialokasikan untuk Sekolah Rakyat Rp24,9 triliun, Bantuan Operasional Sekolah (BOS) Rp54,3 triliun bagi 53,6 juta siswa, BOP PAUD Rp5,1 triliun untuk 7,7 juta siswa, renovasi madrasah dan sekolah Rp22,5 triliun, BOPTN Rp9,4 triliun untuk 201 perguruan tinggi negeri, serta pembangunan sekolah unggulan Rp3 triliun di sembilan lokasi.

Dengan perubahan ini, APBN 2026 menekankan keseimbangan antara pemenuhan gizi siswa dan peningkatan kesejahteraan tenaga pendidik, meski alokasi untuk siswa dan mahasiswa mengalami penurunan cukup signifikan.

Anggaran Pendidikan APBN 2026 Kenaikan Tunjangan Guru Program MBG Sri Mulyani
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticlePBB Nyatakan Gaza Alami Bencana Kelaparan Terparah
Next Article Prabowo Pecat Noel Usai Jadi Tersangka Kasus Pemerasan

Informasi lainnya

Menabung Tak Cukup di Era Sekarang

21 Januari 2026

Mendirikan Yayasan, Cara Orang Kaya Menata Warisan Sosial

20 Januari 2026

Pemerintah Bebaskan PPh 21 Pekerja Padat Karya Hingga 2026

5 Januari 2026

Pekan Awal 2026, Harga Emas Antam Merosot Tajam

4 Januari 2026

Tahun Pajak 2026 Tanpa Kenaikan Tarif, Pemerintah Fokus Digitalisasi dan Insentif

31 Desember 2025

Rupiah Dibuka Tertekan di Level 16.773 per Dolar AS

29 Desember 2025
Paling Sering Dibaca

Hukum Mencium Tangan dan Berdiri untuk Menghormati dalam Islam

Islami Ericka

Kenali Self-Love Language Kamu, Biar Lebih Sayang Diri Sendiri

Daily Tips Alfi Salamah

Citra Retak di Balik Kata

Gagasan Silva

Ijazah Pejabat Harus Diverifikasi Ulang

Editorial Udex Mundzir

Harapan Terwujud: Jamaah Haji Tambahan Menyentuh Tanah Suci

Islami Alfi Salamah
Berita Lainnya
Pendidikan
Lisda Lisdiawati28 Januari 2026

Workshop Transformasi Tugas Akhir menjadi Artikel Ilmiah di Politeknik Triguna

Gus Yaqut Disorot KPK di Balik Skema 50:50 Kuota Haji

Susu Dingin atau Hangat, Mana yang Lebih Baik untuk Tubuh?

Workshop Visi SMPN 1 Cisayong Tekankan Karakter Murid

Harga Tandan Buah Segar Sawit di Kaltim Turun Rp2.099,15 per Kilogram

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.