Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

MK Tegaskan Sikap soal Nikah Beda Agama

Politisi dan Nafsu Menguasai Institusi

Aphrodisias: Kota Dewi Cinta yang Abadi

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Kamis, 5 Februari 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Serakah-nomics, Presiden Prabowo Serahkan Hasil Sitaan Rp6,6 Triliun dan 4 Juta Hektar Lahan

Presiden Prabowo menekankan pentingnya menjaga kedaulatan negara dari pihak-pihak yang mengutamakan keserakahan pribadi.
Alfi SalamahAlfi Salamah24 Desember 2025 Nasional
Presiden Prabowo
Presiden Prabowo Subianto (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Jakarta – Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, dalam pidato berapi-api di Kejaksaan Agung pada Rabu (24/12/2025), mengumumkan pencapaian luar biasa dalam perang melawan penyelewengan aset negara.

Hanya dalam waktu tiga bulan, Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH) berhasil menyelamatkan dana negara senilai Rp6,6 triliun dan mengembalikan lebih dari 4 juta hektar lahan hutan yang sebelumnya dikuasai secara ilegal oleh korporasi besar.

Menanggapi Filosofi “Serakah-nomics”

Dalam pidatonya, Presiden Prabowo menekankan pentingnya menjaga kedaulatan negara dari pihak-pihak yang mengutamakan keserakahan pribadi. Beliau menyebutkan istilah baru, “Serakah-nomics,” untuk menggambarkan para pelaku usaha yang mengeksploitasi kekayaan negara demi kepentingan pribadi.

Presiden menegaskan bahwa pihak-pihak ini telah lama meremehkan hukum dan merusak moralitas, menganggap pejabat negara bisa dibeli dengan uang. “Seperti tubuh manusia yang bisa kolaps jika darah terus bocor, negara kita pun bisa hancur jika terus dibobol oleh tindakan korupsi dan penyelundupan,” ujarnya.

Penyelamatan Hutan dan Aset Negara

Tak hanya berfokus pada uang tunai, hasil penyelamatan ini juga termasuk pengembalian kawasan hutan yang selama ini dikuasai secara ilegal. Lebih dari 4 juta hektar lahan hutan yang telah dikuasai oleh korporasi nakal kini kembali ke tangan negara.

Presiden mengapresiasi kerja keras Satgas PKH yang harus berhadapan dengan berbagai tantangan, termasuk penghambatan oleh pihak-pihak yang terlibat dalam penyelewengan serta ancaman fisik terhadap petugas di lapangan.

Dana Sitaan untuk Kesejahteraan Rakyat

Presiden Prabowo memaparkan betapa besar manfaat dari dana Rp6,6 triliun yang berhasil diselamatkan. Dana tersebut, menurutnya, jika dialokasikan, dapat digunakan untuk renovasi 6.000 sekolah atau membangun 100.000 rumah bagi para pengungsi bencana.

“Uang ini bisa menyelamatkan banyak nyawa dan memberi harapan baru bagi rakyat Indonesia yang membutuhkan,” jelasnya.

Namun, ia juga menyesalkan sikap 20 korporasi besar yang berusaha menghindar dari kewajiban, meskipun dana tersebut bisa digunakan untuk kepentingan rakyat kecil.

Perlawanan Tanpa Henti

Lebih lanjut, Presiden juga mengungkapkan bahwa perjuangan ini bukanlah tanpa tantangan. Satgas PKH terpaksa berhadapan dengan perlawanan serius, mulai dari lobi-lobi politik hingga pengerahan preman yang mencoba menghalangi jalannya proses verifikasi dan penyelamatan aset negara. Namun, Prabowo menegaskan bahwa pemerintah tidak akan mundur.

“Bagi kami, tidak ada ruang untuk kompromi. Kami akan terus bekerja untuk rakyat Indonesia, meski harus menghadapi berbagai tekanan,” tegasnya.

Kekuatan Asing dan Komitmen untuk Rakyat Indonesia

Presiden Prabowo juga menanggapi kritik yang datang dari pihak luar mengenai kebijakan-kebijakan yang berorientasi pada pengelolaan sumber daya alam Indonesia untuk kepentingan rakyat Indonesia.

“Kalau saya bicara tentang kekuatan asing yang mencoba ‘mencuri’ kekayaan alam Indonesia, mereka hanya bisa tertawa. Saya tidak peduli. Saya dipilih oleh rakyat Indonesia dan saya akan mati untuk rakyat Indonesia,” tegasnya, seperti dikutip dalam video yang diunggah oleh KompasTV.

Ancaman di Tahun 2026

Menutup pidatonya, Presiden Prabowo mengingatkan bahwa upaya pembersihan ini baru merupakan langkah awal. “Tahun 2026, kita akan mengambil langkah yang lebih ekstrem untuk memberantas korupsi dan penyelundupan,” tandasnya.

Dengan langkah berani ini, Presiden Prabowo Subianto menunjukkan komitmennya untuk mengembalikan kekayaan negara yang telah lama terampas oleh kelompok-kelompok yang hanya mementingkan keuntungan pribadi.

Presiden Prabowo Subianto Satgas PKH Serakah Nomics
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleAkar Rasa Nusantara yang Terlupakan di Dapur Modern
Next Article Kemenhut Berhasil Repatriasi Empat Orangutan Korban Perdagangan Ilegal ke Indonesia

Informasi lainnya

Usai Dituduh Pakai Spons, Pedagang Es Gabus Dapat Kulkas dari TNI

29 Januari 2026

Catat Tanggalnya, Nisfu Syaban 2026

17 Januari 2026

HAB ke-80 Kemenag Digelar Sederhana, Dana Dialihkan

5 Januari 2026

Gambir dan Senayan Jadi Titik Demo, Lalu Lintas Terancam Padat

5 Januari 2026

Pemprov DKI Gratiskan Transjakarta, MRT, dan LRT Selama Dua Hari

31 Desember 2025

Jalan Sudirman-Thamrin Ditutup Saat CFN Malam Tahun Baru

31 Desember 2025
Paling Sering Dibaca

Menuju Haji Suci: Panduan Perjalanan Sebelum Berangkat

Islami Alfi Salamah

Menikmati Kuliner Autentik Khas Turki, Dari Kudapan Manis hingga Minuman Tradisional

Food Alfi Salamah

Ciri-Ciri Buzzer dan Pengaruhnya dalam Dunia Bisnis

Bisnis Ericka

Membeli Oleh-Oleh yang Bermanfaat dan Bernilai: Tips Agar Tidak Menjadi Sampah

Opini Alfi Salamah

7 Aplikasi Jahat yang Harus Segera Anda Hapus

Techno Assyifa
Berita Lainnya
Pendidikan
Lisda Lisdiawati28 Januari 2026

Workshop Transformasi Tugas Akhir menjadi Artikel Ilmiah di Politeknik Triguna

Gus Yaqut Disorot KPK di Balik Skema 50:50 Kuota Haji

Susu Dingin atau Hangat, Mana yang Lebih Baik untuk Tubuh?

Workshop Visi SMPN 1 Cisayong Tekankan Karakter Murid

Harga Tandan Buah Segar Sawit di Kaltim Turun Rp2.099,15 per Kilogram

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.