Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

ULN Indonesia Capai Rp7.389 Triliun pada Januari

Diskon Tol Mudik Lebaran 30 Persen Masih Berlaku Hari Ini

Membatasi Medsos, Mendidik Generasi

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Selasa, 17 Maret 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Singapura Perketat Larangan Vape, Ribuan Orang Ditangkap

Pemerintah Singapura menegakkan aturan ketat terhadap vape dengan penangkapan dan denda besar.
ErickaEricka27 Agustus 2025 Global
Aturan Ketat Vape di Singapura 2025
Ilustrasi Aturan Ketat Vape di Singapura 2025 (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Singapura – Pemerintah Singapura semakin memperketat aturan terhadap penggunaan rokok elektrik atau vape. Data resmi menunjukkan lebih dari 3.700 orang ditangkap antara 1 April hingga 30 Juni 2025, meningkat hampir 20 persen dibanding kuartal sebelumnya yang mencatat lebih dari 3.100 penangkapan. Penegakan hukum ini dilakukan oleh Kementerian Kesehatan (MOH) dan Otoritas Ilmu Kesehatan (HSA), bekerja sama dengan sejumlah lembaga keamanan negara.

Kementerian Pertahanan (MINDEF) menyatakan telah meningkatkan pemeriksaan di kamp militer, pangkalan, dan sekolah pelatihan. Pemeriksaan mencakup penggeledahan barang pribadi dan tes urine bagi personel. Polisi serta Pasukan Pertahanan Sipil Singapura (SCDF) juga menegaskan bahwa pelanggaran aturan vape akan ditindak tegas, baik dalam lingkup sipil maupun disiplin internal militer.

“Personel militer yang kedapatan memiliki atau menggunakan vape akan dikenakan sanksi disiplin sekaligus tindakan hukum. Kebijakan zero tolerance diberlakukan untuk menjaga ketertiban,” kata MINDEF dalam pernyataan resminya, Selasa (26/8/2025).

Selain kasus penggunaan, Singapura juga menghadapi peredaran Kpods, yaitu cairan vape yang dicampur zat anestesi etomidate. Hingga 12 Agustus, tercatat 29 kasus terkait Kpods, dengan lima orang sudah didakwa atas impor dan penjualannya. Salah satunya, Mohammed Akil Abdul Rahim (41), dijatuhi hukuman 16 bulan penjara pada Selasa (26/8/2025) setelah memproduksi Kpods di rumah dengan tujuan menjual.

HSA juga melaporkan peningkatan kasus unggahan media sosial yang menampilkan aktivitas vaping. Delapan orang didenda pada periode April–Juni karena mengunggah konten tersebut, sementara sebelumnya, 15 orang juga telah diproses hukum pada Januari 2024 hingga Maret 2025. Otoritas bahkan membuat formulir pelaporan daring untuk mempermudah masyarakat melaporkan pelanggaran vaping di ruang publik.

Penegakan hukum tidak hanya menyasar pengguna, tetapi juga penyelundupan. Antara April hingga Juni, otoritas menggagalkan 19 upaya penyelundupan besar di pos pemeriksaan udara, laut, dan darat. Hasil operasi gabungan tersebut adalah penyitaan sekitar 90.000 produk vape. Pekan lalu, lebih dari 850 perangkat vape tambahan juga disita di perbatasan.

Pemerintah Singapura menetapkan sanksi berat bagi pelanggar. Penggunaan atau kepemilikan vape dapat dikenakan denda hingga 2.000 dolar Singapura (sekitar Rp25 juta). Pelaku impor, distribusi, atau penjualan menghadapi denda hingga 10.000 dolar Singapura (sekitar Rp127 juta), hukuman penjara enam bulan, atau keduanya. Jika berkaitan dengan etomidate, ancaman hukum meningkat menjadi hukuman penjara maksimal dua tahun.

Perdana Menteri Lawrence Wong menegaskan bahwa Singapura akan memperlakukan masalah vape layaknya narkotika. “Hukuman akan jauh lebih berat, terutama bagi pemasok,” ujarnya dalam pidato Hari Nasional.

Dengan kebijakan ketat ini, Singapura berharap dapat menekan peredaran vape, khususnya di kalangan generasi muda, sekaligus memberikan sinyal keras bahwa negara tersebut tidak memberi ruang bagi konsumsi rokok elektrik dalam bentuk apa pun.

Aturan Ketat Vape Global Health Policy Hukuman Rokok Elektrik Pelarangan Kpods Vape Singapura
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleNoel Diduga Sembunyikan Ponsel, Potensi Jeratan Hukum Bertambah
Next Article Ketika Vape Jadi Narkoba Baru

Informasi lainnya

Dubes Rusia Sampaikan Pesan Damai Saat Iftar di Istiqlal

15 Maret 2026

AS Lepas 172 Juta Barel Minyak Dampak Konflik Timur Tengah

12 Maret 2026

Siklon Tropis NURI Picu Hujan Lebat di Indonesia Timur

11 Maret 2026

Al-Azhar Siap Kirim 1.000 Pakar Bahasa Arab ke Indonesia

23 Januari 2026

Guncangan Dahsyat M7,0 di Taiwan Terasa hingga Taipei

27 Desember 2025

Gempa Susulan M6,7 Guncang Hokkaido, BMKG Pastikan Indonesia Aman

9 Desember 2025
Paling Sering Dibaca

Di Balik Kegelapan yang Diteriakkan

Editorial Udex Mundzir

Vonis Sepotong, Keadilan Cacat

Editorial Udex Mundzir

Modal Waktu

Gagasan Syamril Al-Bugisyi

Panduan Lengkap Berpakaian untuk Wanita Muslimah Menurut Islam

Islami Udex Mundzir

Self Healing, Tren atau Pelarian?

Happy Alfi Salamah
Berita Lainnya
Kesehatan
Lisda Lisdiawati14 Maret 2026

Mengapa Banyak Orang Sakit di 10 Hari Terakhir Ramadan?

Mendagri Tito Wajibkan Siskamling Aktif di Seluruh RT/RW

SMPN 1 Cisayong Tutup Program Kokulikuler Ramadhan

Mengenal Tanda Lailatul Qadar di 10 Malam Terakhir Ramadan

Jejak Pemilik PT IWIP dan Keterkaitannya dengan IMIP Morowali

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi