Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Dana Pendidikan Dikorupsi, Sitaan Korupsi untuk Pendidikan Gratis. Aneh!

Danny Setiawan Wafat, Jejak Panjang Birokrat Jabar

24.200 Hektare Sawah Bandung Menuju LP2B

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Jumat, 25 September 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Noel Diduga Sembunyikan Ponsel, Potensi Jeratan Hukum Bertambah

Empat ponsel disita penyidik KPK dari plafon rumah Noel, berpotensi jeratan pasal perintangan penyidikan.
ErickaEricka26 Agustus 2025 Hukum
mantan Wakil Menteri Ketenagakerjaan, Immanuel Ebenezer atau Noel.
Mantan Wakil Menteri Ketenagakerjaan, Immanuel Ebenezer atau Noel (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Jakarta – Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menemukan empat unit ponsel yang disembunyikan di plafon rumah dinas mantan Wakil Menteri Ketenagakerjaan, Immanuel Ebenezer atau Noel. Penemuan itu dilakukan saat penggeledahan di kawasan Pancoran, Jakarta Selatan, pada Selasa (26/8/2025).

“Ya, penyidik menemukan empat handphone di plafon rumah yang bersangkutan,” ungkap Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, kepada awak media di Gedung Merah Putih KPK.

Menurut Budi, keberadaan ponsel tersebut masih akan didalami, apakah sengaja disembunyikan atau hanya diletakkan di plafon. “Nanti kami akan tanyakan dalam proses pemeriksaan apakah memang sengaja disembunyikan atau hanya ditaruh di plafon. Itu tentu akan didalami dalam pemeriksaan kepada yang bersangkutan,” ujarnya.

Menanggapi kemungkinan Noel dijerat pasal perintangan penyidikan, Budi menegaskan bahwa hal itu masih dalam kajian. “Tentu itu juga akan menjadi pengayaan, akan menjadi pelengkap dalam proses penyidikan perkara ini, termasuk dari penggeledahan hari ini,” jelasnya.

Baca Juga:
  • ICW Bongkar Modus Korupsi Dana Haji, Negara Rugi Rp306 M
  • Putusan MK: Spa Diakui Sebagai Layanan Kesehatan Tradisional, Bukan Hiburan
  • Kasus Denny Indrayana Mangkrak, MAKI Soroti Lempar Tanggung Jawab Polri
  • KUHAP Baru Atur Ketat Penyitaan hingga Penahanan

Sebelumnya, Noel ditangkap dalam operasi tangkap tangan (OTT) KPK pada Rabu (20/8/2025) bersama 13 orang lainnya. Dari jumlah tersebut, 11 orang telah ditetapkan sebagai tersangka, termasuk Noel. Para tersangka ditahan selama 20 hari pertama, sejak 22 Agustus hingga 10 September 2025 di Rutan KPK Gedung Merah Putih.

Dalam konstruksi perkara, KPK menemukan dugaan pemerasan terkait pengurusan sertifikasi Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di Kementerian Ketenagakerjaan sejak 2019 hingga 2025. Total nilai perkara diperkirakan mencapai Rp81 miliar. Biaya resmi sertifikasi hanya Rp275 ribu sesuai tarif Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP), tetapi pekerja dipaksa membayar hingga Rp6 juta dengan ancaman proses diperlambat jika tidak menyetor tambahan.

Dari hasil penyidikan, Noel diduga menerima aliran dana sekitar Rp3 miliar yang digunakan untuk merenovasi rumah dan membeli sebuah motor Ducati Scrambler berwarna hitam-biru.

Artikel Terkait:
  • Nadiem Makarim Divonis 10 Tahun dalam Kasus Chromebook
  • Pengamat Kritik Komisi III Diam Soal Kasus Ojol Tewas
  • Komnas HAM: 113 Peristiwa Pelanggaran HAM Terjadi di Papua Sepanjang 2024
  • Amsal Sitepu Bebas, Kasus Video Desa Karo Gugur

Atas perbuatannya, Noel dan para tersangka dijerat dengan Pasal 12 huruf (e) dan/atau Pasal 12B UU Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, sebagaimana telah diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001, juncto Pasal 64 ayat (1) KUHP, juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

Dengan temuan terbaru berupa empat ponsel yang disembunyikan, ruang penyidikan KPK terbuka semakin luas. Jika terbukti ada upaya menghalangi proses hukum, Noel berpotensi menghadapi tambahan jeratan hukum di luar perkara utama.

Jangan Lewatkan:
  • KPK Tegaskan Penetapan Hasto Kristiyanto Tersangka Murni Hukum
  • DPP PJS Kecam Teror ke Tempo, Desak Kapolri Usut Tuntas Pelaku
  • Tom Lembong Sebut Ada Kejanggalan dalam Kasus Impor Gula
  • KPK Periksa Lagi Khalid Basalamah dalam Kasus Kuota Haji
Hukum Immanuel Ebenezer Kasus Korupsi KPK Perintangan Penyidikan
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleDPR Sahkan UU Haji dan Umrah, BP Haji Berubah Jadi Kementerian
Next Article Singapura Perketat Larangan Vape, Ribuan Orang Ditangkap

Informasi lainnya

Rekening Botok Dibuka Lagi Usai Klarifikasi Polisi

26 Agustus 2026

Polri Tetapkan 72 Tersangka Karhutla di 9 Polda

23 Agustus 2026

Hibah untuk Aparat, Buat Apa?

12 Juli 2026

JPU: Vonis Nadiem Kembalikan Hak Anak Sekolah

1 Juli 2026

Nadiem Makarim Divonis 10 Tahun dalam Kasus Chromebook

30 Juni 2026

Ketika Kebenaran Harus Antre di Meja Korupsi

15 Juni 2026
Paling Sering Dibaca

Daftar Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama Tahun 2025

Happy Assyifa

Bisakah Bertafakur dengan Berjalan Kaki? Ini Penjelasannya

Islami Alfi Salamah

Kenali 6 Tipe Toxic Person agar Kesehatan Mentalmu Terjaga

Daily Tips Alfi Salamah

Hidup dari Dividen Saham? Ini Modal yang Kamu Butuhkan!

Bisnis Ericka

Membedah Tren Pembelian Barang Palsu di Dunia Fashion

Bisnis Ericka
Berita Lainnya
Lingkungan
Alfi Salamah21 Agustus 2026

Karhutla Kalimantan, Benarkah Ada yang Sengaja Membakar?

Puncak Mudik Lebaran 2026 Diprediksi Terjadi Dua Kali

Gunung Raung Erupsi, Warga Diminta Jauhi Kawah dalam Radius Tiga Kilometer

Tugu Titik Nol IKN Bertuliskan ‘Lorem Ipsum’, Jadi Simbol Ibu Kota yang Masih ‘Draft’

Jejak Pemilik PT IWIP dan Keterkaitannya dengan IMIP Morowali

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Mic Wireless Untuk Masjid Produk Dapur Terlaris Perlengkapan Pramuka Lengkap
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi