Tasikmalaya – Penutupan kegiatan kokulikuler di SMPN 1 Cisayong menjadi momen refleksi sekaligus apresiasi bagi para siswa yang selama beberapa pekan mengikuti rangkaian pembelajaran dan kegiatan keagamaan. Kegiatan ini mencakup mata pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI), Ilmu Pengetahuan Alam (IPA), serta Matematika, yang dipadukan dengan program religius One Day One Juz selama bulan Ramadhan.
Program tersebut diikuti oleh siswa kelas 7 hingga kelas 9 dan berlangsung selama 15 hari, dimulai pada 26 Februari 2026 hingga Kamis (12/3/2026).
Selain pembelajaran kokulikuler, sekolah juga mengadakan kegiatan Ramadhan bekerja sama dengan Pesantren Pramuka Khalifa melalui program bertema “Ekspedisi Jejak Hewan dalam Al-Qur’an”. Materi disampaikan dengan metode interaktif seperti penjelajahan materi, permainan edukatif, hingga kuis Rangking 1 sehingga suasana belajar terasa lebih menyenangkan bagi para siswa.
Wakil Kepala Sekolah SMPN 1 Cisayong, Ipan, menyampaikan bahwa kegiatan kokulikuler tersebut tidak sekadar agenda seremonial, tetapi diharapkan mampu membentuk kebiasaan baik bagi para siswa.
“Kegiatan kokulikuler mencakup pelajaran PAI, IPA, Matematika. Dari kegiatan ini kita belajar bahwa dari ilmu PAI kita belajar tentang kebesaran Allah SWT. Semoga kegiatan kokulikuler ini bukan kegiatan seremonial semata tetapi bisa dilanjutkan di rumah masing-masing. Dengan ini kegiatan ini resmi ditutup,” katanya.
Ia juga berharap berakhirnya kegiatan ini tidak menjadi akhir dari semangat para siswa untuk terus berbuat baik dan meningkatkan ibadah, khususnya dalam membaca Al-Qur’an.
Dalam program One Day One Juz, sejumlah kelas dan siswa berhasil mencatatkan capaian yang membanggakan. Untuk kelas 7, kelas 7A menjadi kelas dengan jumlah bacaan terbanyak. Sementara itu, salah satu siswa, Ananda Sandra Maherlina, berhasil membaca hingga 63 juz atau setara dengan dua kali khatam Al-Qur’an.
Pada tingkat kelas 8, kelas 8A mencatatkan jumlah bacaan tertinggi dengan total 657 juz. Seorang siswa dari kelas tersebut bahkan berhasil menuntaskan bacaan Al-Qur’an hingga empat kali khatam selama kegiatan berlangsung.
Sementara pada tingkat kelas 9, kelas 9A menjadi kelas dengan jumlah bacaan terbanyak dengan total 455 juz. Siswi bernama Ananda Salma juga mencatatkan prestasi luar biasa dengan tujuh kali khatam Al-Qur’an selama program berlangsung.

Selain kegiatan membaca Al-Qur’an, rangkaian kegiatan Ramadhan juga diisi dengan kompetisi edukatif Rangking 1 untuk siswa kelas 8. Juara ketiga diraih oleh Nazril, juara kedua oleh Annasywa Dara Ladiezka, dan juara pertama berhasil diraih oleh Mery Nur Ayu.
Panitia juga memberikan penghargaan kepada siswa-siswi yang aktif selama kegiatan berlangsung. Untuk kelas 8, siswa teraktif adalah Zaki Maulana, Keisya Zahra Putri Irawan, dan Loury. Sedangkan untuk kelas 7, penghargaan siswa teraktif diberikan kepada Alfajar, Chelsy, dan Mahira.

Selama kegiatan berlangsung, para siswa tampak antusias mengikuti setiap rangkaian acara. Pendekatan pembelajaran yang dikemas melalui permainan, diskusi, dan eksplorasi materi membuat siswa lebih mudah memahami materi sekaligus menikmati proses belajar.
Dengan berakhirnya program kokulikuler dan kegiatan Ramadhan ini, pihak sekolah berharap nilai-nilai keagamaan, kedisiplinan, serta semangat belajar yang telah ditanamkan dapat terus diterapkan oleh para siswa dalam kehidupan sehari-hari.
