Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

MK Tegaskan Sikap soal Nikah Beda Agama

Politisi dan Nafsu Menguasai Institusi

Aphrodisias: Kota Dewi Cinta yang Abadi

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Kamis, 5 Februari 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Surplus Dagang Indonesia Bertahan 61 Bulan, Mei Tembus USD 4,3 Miliar

Neraca perdagangan Indonesia mencatat rekor surplus 5 tahun 1 bulan berturut-turut, dipimpin ekspor nonmigas.
ErickaEricka1 Juli 2025 Ekonomi
Surplus Neraca Perdagangan Indonesia Mei 2025
Ilustrasi Surplus Neraca Perdagangan Indonesia Mei 2025 (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Jakarta – Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan bahwa neraca perdagangan Indonesia kembali mencatatkan surplus pada Mei 2025, menandai keberlanjutan tren positif selama 61 bulan berturut-turut sejak Mei 2020. Surplus pada bulan tersebut tercatat sebesar USD 4,30 miliar atau sekitar Rp68,8 triliun, berkat kontribusi signifikan dari sektor nonmigas.

Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS, Pudji Ismartini, menjelaskan bahwa ekspor nonmigas menyumbang surplus terbesar sebesar USD 5,83 miliar. Komoditas utama yang mendorong surplus adalah lemak dan minyak hewani/nabati, bahan bakar mineral, serta besi dan baja.

“Surplus neraca nonmigas mampu mengimbangi defisit dari sektor migas yang mencapai USD 1,53 miliar,” ujar Pudji dalam konferensi pers di Jakarta, Selasa (1/7/2025).

Secara kumulatif, pada periode Januari hingga Mei 2025, Indonesia mencatatkan surplus neraca perdagangan sebesar USD 15,38 miliar. Angka ini diperoleh dari surplus nonmigas sebesar USD 23,10 miliar yang menutupi defisit migas sebesar USD 7,72 miliar.

Dari sisi ekspor, total nilai ekspor Indonesia selama lima bulan pertama 2025 mencapai USD 111,98 miliar, meningkat 6,98 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya. Kenaikan ini ditopang oleh ekspor nonmigas yang naik 8,22 persen menjadi USD 106,06 miliar, meskipun ekspor migas mengalami penurunan sebesar 11,26 persen.

Pudji mengungkapkan bahwa sektor industri pengolahan menyumbang pertumbuhan signifikan dalam ekspor nonmigas, terutama dari komoditas seperti minyak kelapa sawit, logam dasar bukan besi, semikonduktor, dan lemak serta minyak kakao.

Berdasarkan negara tujuan, ekspor nonmigas ke Tiongkok mencatatkan nilai tertinggi sebesar USD 24,25 miliar, tumbuh 8,38 persen dibanding tahun sebelumnya. Ekspor juga mengalami kenaikan ke pasar Amerika Serikat, ASEAN, dan Uni Eropa, meskipun mengalami penurunan ke India.

Pada bulan Mei 2025 saja, ekspor Indonesia mencapai USD 24,61 miliar, tumbuh 9,68 persen dibandingkan Mei 2024. Kenaikan ini sebagian besar ditopang oleh pertumbuhan ekspor nonmigas sebesar 11,80 persen menjadi USD 23,50 miliar. Sebaliknya, ekspor migas turun signifikan sebesar 21,71 persen menjadi USD 1,11 miliar.

Indonesia mencatatkan surplus perdagangan terbesar dengan Amerika Serikat sebesar USD 7,08 miliar, diikuti India USD 5,30 miliar, dan Filipina USD 3,69 miliar. Sementara defisit terbesar tercatat dengan Tiongkok (USD 8,15 miliar), Singapura (USD 2,79 miliar), dan Australia (USD 2,11 miliar).

BPS Mei 2025 Ekspor Indonesia Ekspor Nonmigas Neraca Perdagangan Surplus Dagang
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleKemendukbangga Ajukan Tambahan Anggaran Alkon Rp850 Miliar
Next Article Komisi VI dan XI DPR Disahkan Jadi Mitra Kerja BPI Danantara

Informasi lainnya

Menabung Tak Cukup di Era Sekarang

21 Januari 2026

Mendirikan Yayasan, Cara Orang Kaya Menata Warisan Sosial

20 Januari 2026

Pemerintah Bebaskan PPh 21 Pekerja Padat Karya Hingga 2026

5 Januari 2026

Pekan Awal 2026, Harga Emas Antam Merosot Tajam

4 Januari 2026

Tahun Pajak 2026 Tanpa Kenaikan Tarif, Pemerintah Fokus Digitalisasi dan Insentif

31 Desember 2025

Rupiah Dibuka Tertekan di Level 16.773 per Dolar AS

29 Desember 2025
Paling Sering Dibaca

7 Aplikasi Jahat yang Harus Segera Anda Hapus

Techno Assyifa

Cara Efektif Menghitung Dana Pensiun di Indonesia

Daily Tips Assyifa

Ibnu Al‑Haytham: Sang Bapak Optik Dunia

Profil Alfi Salamah

Perisai Kehidupan

Islami Syamril Al-Bugisyi

Isu, Skandal, dan Politik Panggung

Editorial Udex Mundzir
Berita Lainnya
Pendidikan
Lisda Lisdiawati28 Januari 2026

Workshop Transformasi Tugas Akhir menjadi Artikel Ilmiah di Politeknik Triguna

Gus Yaqut Disorot KPK di Balik Skema 50:50 Kuota Haji

Susu Dingin atau Hangat, Mana yang Lebih Baik untuk Tubuh?

Workshop Visi SMPN 1 Cisayong Tekankan Karakter Murid

Harga Tandan Buah Segar Sawit di Kaltim Turun Rp2.099,15 per Kilogram

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.