Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

MK Tegaskan Sikap soal Nikah Beda Agama

Politisi dan Nafsu Menguasai Institusi

Aphrodisias: Kota Dewi Cinta yang Abadi

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Kamis, 5 Februari 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

The Fed Diperkirakan Hanya Pangkas Suku Bunga Sekali Tahun Ini

Kebijakan tarif Presiden Trump memicu ketidakpastian, membuat The Fed bersikap lebih hati-hati.
ErickaEricka19 Maret 2025 Global
Gedung Dewan Federal Reserve di Constitution Avenue, Washington, AS
Gedung Dewan Federal Reserve di Constitution Avenue, Washington, AS (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Washington, D.C. – Bank Sentral Amerika Serikat, The Federal Reserve (The Fed), diprediksi hanya akan memangkas suku bunga sebanyak satu kali pada 2025.

Keputusan ini dipengaruhi oleh ketidakpastian kebijakan perdagangan Presiden Donald Trump serta kekhawatiran terhadap inflasi.

Pada pertemuan yang dijadwalkan Rabu (19/3/2025) waktu setempat, The Fed diperkirakan tetap mempertahankan suku bunga acuannya di level 4,25%-4,5%.

Pelaku pasar menilai kecil kemungkinan adanya perubahan kebijakan dalam waktu dekat, sementara Gubernur The Fed Jerome Powell dan para pejabat lainnya terus mengedepankan pendekatan yang lebih sabar.

Dan North, ekonom senior di Allianz Trade North America, menyatakan bahwa peluang pemangkasan suku bunga dalam waktu dekat sangat kecil.

“Tidak ada peluang untuk memangkas pada hari Rabu, jadi semua hal lainnya menjadi lebih penting,” ujarnya seperti dikutip dari CNBC.

Sejumlah ekonom khawatir kebijakan tarif yang diterapkan oleh Presiden Trump bisa memicu inflasi lebih lanjut, terutama jika Gedung Putih mengambil langkah lebih agresif dalam meninjau kebijakan perdagangan global pada April mendatang.

Jika inflasi meningkat, The Fed akan semakin enggan untuk menurunkan suku bunga.Thierry Wizman, ahli strategi di Macquarie, menilai The Fed saat ini seolah kehilangan kendali atas kebijakan ekonomi makro dan menyerahkannya kepada pemerintahan Trump.

Menurutnya, bank sentral kini tidak lagi berencana melakukan tiga kali pemangkasan seperti yang sebelumnya diperkirakan, melainkan hanya satu kali pada 2025 dan satu kali lagi pada 2026.

David Mericle, ekonom Goldman Sachs, menambahkan bahwa jika The Fed tetap melakukan dua kali pemangkasan tahun ini, hal itu lebih untuk menghindari ketidakstabilan pasar daripada karena alasan ekonomi makro.

Dengan ketidakpastian yang masih tinggi, pelaku pasar global akan terus mencermati langkah-langkah The Fed dalam menentukan arah kebijakan moneternya.

Ekonomi Global Inflasi AS Perang Dagang Suku Bunga The Fed
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleOJK Izinkan Buyback Saham Tanpa RUPS, Berlaku 6 Bulan
Next Article Kebakaran di Gang Camel Hanguskan Tiga Rumah, Disdamkarmatan Kukar Bergerak Cepat

Informasi lainnya

Al-Azhar Siap Kirim 1.000 Pakar Bahasa Arab ke Indonesia

23 Januari 2026

Dolar AS Melemah, Momentum Tepat Akumulasi Emas Global

28 Desember 2025

Guncangan Dahsyat M7,0 di Taiwan Terasa hingga Taipei

27 Desember 2025

Gempa Susulan M6,7 Guncang Hokkaido, BMKG Pastikan Indonesia Aman

9 Desember 2025

Menag Dorong Kolaborasi Global Wasathiyah Islam dan Nilai Tionghoa

11 November 2025

Megawati Serukan Dunia Bersatu Dukung Palestina Merdeka

1 November 2025
Paling Sering Dibaca

Nikah Anti Ribet: Cara Mudah Daftar di KUA

Lifestyles Assyifa

Raja Kecil di Birokrasi, Prabowo Gertak Sambal?

Editorial Udex Mundzir

Merdeka Jiwa

Gagasan Syamril Al-Bugisyi

Gratis Ongkir Dibatasi, Saatnya Bisnis Logistik Lebih Sehat

Bisnis Ericka

Dari Memalukan ke Menakutkan

Editorial Udex Mundzir
Berita Lainnya
Pendidikan
Lisda Lisdiawati28 Januari 2026

Workshop Transformasi Tugas Akhir menjadi Artikel Ilmiah di Politeknik Triguna

Gus Yaqut Disorot KPK di Balik Skema 50:50 Kuota Haji

Susu Dingin atau Hangat, Mana yang Lebih Baik untuk Tubuh?

Workshop Visi SMPN 1 Cisayong Tekankan Karakter Murid

Harga Tandan Buah Segar Sawit di Kaltim Turun Rp2.099,15 per Kilogram

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.