Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

ULN Indonesia Capai Rp7.389 Triliun pada Januari

Diskon Tol Mudik Lebaran 30 Persen Masih Berlaku Hari Ini

Membatasi Medsos, Mendidik Generasi

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Selasa, 17 Maret 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

The Fed Diperkirakan Hanya Pangkas Suku Bunga Sekali Tahun Ini

Kebijakan tarif Presiden Trump memicu ketidakpastian, membuat The Fed bersikap lebih hati-hati.
ErickaEricka19 Maret 2025 Global
Gedung Dewan Federal Reserve di Constitution Avenue, Washington, AS
Gedung Dewan Federal Reserve di Constitution Avenue, Washington, AS (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Washington, D.C. – Bank Sentral Amerika Serikat, The Federal Reserve (The Fed), diprediksi hanya akan memangkas suku bunga sebanyak satu kali pada 2025.

Keputusan ini dipengaruhi oleh ketidakpastian kebijakan perdagangan Presiden Donald Trump serta kekhawatiran terhadap inflasi.

Pada pertemuan yang dijadwalkan Rabu (19/3/2025) waktu setempat, The Fed diperkirakan tetap mempertahankan suku bunga acuannya di level 4,25%-4,5%.

Pelaku pasar menilai kecil kemungkinan adanya perubahan kebijakan dalam waktu dekat, sementara Gubernur The Fed Jerome Powell dan para pejabat lainnya terus mengedepankan pendekatan yang lebih sabar.

Dan North, ekonom senior di Allianz Trade North America, menyatakan bahwa peluang pemangkasan suku bunga dalam waktu dekat sangat kecil.

“Tidak ada peluang untuk memangkas pada hari Rabu, jadi semua hal lainnya menjadi lebih penting,” ujarnya seperti dikutip dari CNBC.

Sejumlah ekonom khawatir kebijakan tarif yang diterapkan oleh Presiden Trump bisa memicu inflasi lebih lanjut, terutama jika Gedung Putih mengambil langkah lebih agresif dalam meninjau kebijakan perdagangan global pada April mendatang.

Jika inflasi meningkat, The Fed akan semakin enggan untuk menurunkan suku bunga.Thierry Wizman, ahli strategi di Macquarie, menilai The Fed saat ini seolah kehilangan kendali atas kebijakan ekonomi makro dan menyerahkannya kepada pemerintahan Trump.

Menurutnya, bank sentral kini tidak lagi berencana melakukan tiga kali pemangkasan seperti yang sebelumnya diperkirakan, melainkan hanya satu kali pada 2025 dan satu kali lagi pada 2026.

David Mericle, ekonom Goldman Sachs, menambahkan bahwa jika The Fed tetap melakukan dua kali pemangkasan tahun ini, hal itu lebih untuk menghindari ketidakstabilan pasar daripada karena alasan ekonomi makro.

Dengan ketidakpastian yang masih tinggi, pelaku pasar global akan terus mencermati langkah-langkah The Fed dalam menentukan arah kebijakan moneternya.

Ekonomi Global Inflasi AS Perang Dagang Suku Bunga The Fed
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleOJK Izinkan Buyback Saham Tanpa RUPS, Berlaku 6 Bulan
Next Article Kebakaran di Gang Camel Hanguskan Tiga Rumah, Disdamkarmatan Kukar Bergerak Cepat

Informasi lainnya

Dubes Rusia Sampaikan Pesan Damai Saat Iftar di Istiqlal

15 Maret 2026

AS Lepas 172 Juta Barel Minyak Dampak Konflik Timur Tengah

12 Maret 2026

Siklon Tropis NURI Picu Hujan Lebat di Indonesia Timur

11 Maret 2026

Al-Azhar Siap Kirim 1.000 Pakar Bahasa Arab ke Indonesia

23 Januari 2026

Dolar AS Melemah, Momentum Tepat Akumulasi Emas Global

28 Desember 2025

Guncangan Dahsyat M7,0 di Taiwan Terasa hingga Taipei

27 Desember 2025
Paling Sering Dibaca

Ilmu dan Inovasi dalam Peradaban

Islami Lina Marlina

Lumbung Korupsi dalam Demokrasi yang Terganjal

Editorial Udex Mundzir

Calon Kalah Kolom Kosong, Maju Lagi?

Opini Udex Mundzir

Risiko Seks di Luar Nikah bagi Pria Muslim

Islami Udex Mundzir

Hidup dari Dividen Saham? Ini Modal yang Kamu Butuhkan!

Bisnis Ericka
Berita Lainnya
Kesehatan
Lisda Lisdiawati14 Maret 2026

Mengapa Banyak Orang Sakit di 10 Hari Terakhir Ramadan?

Mendagri Tito Wajibkan Siskamling Aktif di Seluruh RT/RW

SMPN 1 Cisayong Tutup Program Kokulikuler Ramadhan

Mengenal Tanda Lailatul Qadar di 10 Malam Terakhir Ramadan

Jejak Pemilik PT IWIP dan Keterkaitannya dengan IMIP Morowali

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi