Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Balong Jebol Digerus Longsor, Selokan Irigasi Warga Citepus Kini Ikut Terputus

Semeru Erupsi, Abu Capai 1 Km dari Puncak

Banjir Genangi Jakarta Barat,12 RT dan Jalan Terendam

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Senin, 6 April 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Volkswagen Setuju Pangkas 35.000 Karyawan di Jerman

Langkah ini bertujuan menghemat Rp64 triliun, meski memicu aksi protes besar pekerja.
SilvaSilva30 Desember 2024 Global
Pemangkasan Karyawan Volkswagen 2024
Pemangkasan Karyawan Volkswagen 2024 (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Berlin – Volkswagen AG (VW) telah mencapai kesepakatan dengan serikat pekerja untuk memangkas 35.000 karyawan di Jerman secara bertahap hingga tahun 2030. Kebijakan ini dirancang untuk menghemat biaya operasional hingga 3,79 miliar euro (sekitar Rp64 triliun).

Pengurangan ini akan dilakukan melalui skema pensiun dini dan pemangkasan kapasitas produksi di lima pabrik VW, yang sebelumnya memproduksi hingga 700 ribu kendaraan. Meski demikian, perusahaan tetap berkomitmen untuk menjaga 10 fasilitas produksinya di Jerman hingga tahun 2030.

Kesepakatan ini tercapai setelah negosiasi yang berlangsung selama berbulan-bulan. Serikat pekerja bahkan sempat menggelar dua aksi mogok besar, yang menjadi salah satu protes terbesar dalam sejarah perusahaan.

Selain pemutusan hubungan kerja (PHK), serikat pekerja juga mendesak para eksekutif untuk menerima pemotongan gaji. Sekitar 4.000 manajer VW akan kehilangan bonus tahunan sebesar 10% mulai tahun depan. Bahkan, CEO Volkswagen, Oliver Blume, disebutkan turut menghadapi pemangkasan pendapatan serupa.

Keputusan ini merupakan respons atas menurunnya kinerja penjualan VW, terutama di China, yang merupakan pasar utamanya. Produsen mobil asal Jerman ini juga menghadapi tekanan kompetitif dari pabrikan lokal China seperti BYD, yang kini mulai merambah pasar Eropa dengan agresif.

“Langkah ini adalah bagian dari upaya kami untuk menjaga daya saing di tengah tantangan global,” kata seorang juru bicara VW.

Namun, kebijakan ini memunculkan kekhawatiran mengenai dampaknya terhadap ekonomi Jerman, mengingat industri otomotif merupakan salah satu sektor terbesar penyedia lapangan kerja. Meski dianggap penting untuk keberlanjutan bisnis VW, pengurangan ini menjadi pukulan berat bagi para pekerja dan keluarganya.

Serikat pekerja juga menuntut agar perusahaan tetap melibatkan mereka dalam pengambilan keputusan strategis di masa mendatang.

Dengan langkah besar ini, Volkswagen diharapkan dapat merampingkan operasinya sambil beradaptasi dengan dinamika industri otomotif yang semakin mengarah pada elektrifikasi dan digitalisasi.

Industri Otomotif Jerman Pasar China PHK Karyawan Volkswagen VW
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleNguyen Xuan Son Bawa Vietnam ke Final Piala AFF 2024
Next Article Mantan Presiden AS Jimmy Carter Meninggal Dunia di Usia 100 Tahun

Informasi lainnya

Indonesia Desak PBB Usut Kematian 3 TNI di Lebanon

1 April 2026

Israel Batasi Salat Idul Fitri di Al Aqsa

20 Maret 2026

Dampak Konflik Timur Tengah, BBM Asia Naik Tajam

18 Maret 2026

Dubes Rusia Sampaikan Pesan Damai Saat Iftar di Istiqlal

15 Maret 2026

AS Lepas 172 Juta Barel Minyak Dampak Konflik Timur Tengah

12 Maret 2026

Siklon Tropis NURI Picu Hujan Lebat di Indonesia Timur

11 Maret 2026
Paling Sering Dibaca

Bersih-Bersih Kabinet Prabowo Dimulai

Editorial Udex Mundzir

Liburan Hemat ke Jepang untuk Pemula

Travel Alfi Salamah

Dulu Dipaksa-Paksa Menggunakan Gas Elpiji 3 Kg, Sekarang Malah Haram

Editorial Udex Mundzir

Kaya SDA, Tapi Hidup dari Pajak

Editorial Udex Mundzir

Menjadi Kepala Daerah

Gagasan Syamril Al-Bugisyi
Berita Lainnya
Daerah
Adit Musthofa5 April 2026

Balong Jebol Digerus Longsor, Selokan Irigasi Warga Citepus Kini Ikut Terputus

Israel Batasi Salat Idul Fitri di Al Aqsa

Krisis Air Bersih Cisayong Saat Lebaran

Imtihan MDTU Al Barokah Cihuni Capai Puncak Acara

Menag Larang ASN Kemenag Pakai Mobil Dinas Saat Mudik

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi