Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

ULN Indonesia Capai Rp7.389 Triliun pada Januari

Diskon Tol Mudik Lebaran 30 Persen Masih Berlaku Hari Ini

Membatasi Medsos, Mendidik Generasi

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Selasa, 17 Maret 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Wamentan Targetkan 2 Juta Sapi Tekan Impor Daging dan Susu

Pemerintah siapkan program investasi sapi hidup untuk kurangi impor, libatkan peternak lokal secara langsung.
ErickaEricka18 Mei 2025 Ekonomi
Program investasi sapi hidup nasional 2025
Ilustrasi Program investasi sapi hidup nasional 2025 (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Semarang – Pemerintah pusat berupaya memperkuat ketahanan pangan nasional dengan mengurangi ketergantungan terhadap impor daging dan susu sapi. Dalam hal ini, Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) Sudaryono mengumumkan rencana mendatangkan dua juta ekor sapi hidup selama lima tahun ke depan untuk dibudidayakan di dalam negeri.

Menurut Sudaryono, kebijakan ini merupakan arahan langsung dari Presiden Prabowo Subianto sebagai bagian dari strategi besar penguatan sektor peternakan dan pemberdayaan peternak lokal. Sapi-sapi yang didatangkan tidak akan langsung dipotong, melainkan dipelihara dengan sistem bagi hasil antara investor dan peternak.

“Presiden meminta agar kita perlahan mengurangi impor. Kalau bisa, dalam lima tahun ke depan seluruh kebutuhan daging dan susu dapat dipenuhi oleh produksi dalam negeri,” ujar Sudaryono dalam pembukaan Kontes dan Expo Sapi APPSI Jawa Tengah 2, Ahad (18/5/2025).

Ia menjelaskan skema program ini melibatkan investasi sapi hidup yang dikelola peternak lokal. Dengan pendekatan kemitraan tersebut, para peternak akan menjadi bagian dari rantai produksi, dari pembibitan hingga distribusi hasil.

“Skemanya adalah investasi sapi hidup. Nantinya sapi dipelihara oleh masyarakat dengan sistem bagi hasil. Investor wajib menggandeng peternak lokal,” imbuhnya.

Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa program ini tidak hanya ditujukan untuk meningkatkan produksi nasional, melainkan juga sebagai sarana pemerataan ekonomi di sektor peternakan. Pemerintah juga mengimbau pemerintah daerah ikut aktif dalam menyiapkan infrastruktur pendukung seperti lahan kandang, pelatihan, dan penyuluhan teknis bagi para peternak.

Langkah ini diambil di tengah tingginya angka impor daging dan susu yang selama ini menjadi beban neraca perdagangan dan menghambat kemandirian pangan. Pemerintah berharap, melalui program ini, Indonesia tidak hanya mampu menekan impor tetapi juga menciptakan lapangan kerja dan memperkuat ekonomi lokal.

“Dengan melibatkan masyarakat, program ini bisa jadi solusi jangka panjang. Kami tidak ingin ketahanan pangan kita selalu bergantung pada negara lain,” tutup Sudaryono.

Impor Susu Ketahanan Pangan Sektor Peternakan Sudaryono Wamentan
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticlePengetahuan Minim Hambat Pengendalian TBC Nasional
Next Article Pemprov Kaltim Dorong Internet Gratis Sampai Pelosok Desa

Informasi lainnya

ULN Indonesia Capai Rp7.389 Triliun pada Januari

17 Maret 2026

Dilema Ojol di Jam Sibuk, Penumpang Lama Menunggu

16 Maret 2026

Potensi Zakat Fitrah 2026 Diproyeksi Rp7,1 Triliun

14 Maret 2026

Prabowo dan Gibran Terima THR, Nominalnya Disorot Publik

13 Maret 2026

Cara Mengatur THR Lebaran Agar Tidak Habis untuk Belanja

12 Maret 2026

Friderica Widyasari Pimpin OJK, Pasar Dinilai Stabil

12 Maret 2026
Paling Sering Dibaca

Nikmati Liburan Tanpa Sakit dengan Gaya CERIA

Travel Ericka

Ciri Orang Beriman: Sujud dan Ketundukan kepada Allah

Islami Assyifa

Keistimewaan Buah Strawberry, Inilah Manfaat dan Fakta Menariknya

Food Alfi Salamah

Prabowo itu Bayang-Bayang Jokowi atau Pemimpin Baru?

Editorial Udex Mundzir

Survei KIC: 83,6% Masyarakat Indonesia Familiar dengan AI

Techno Assyifa
Berita Lainnya
Kesehatan
Lisda Lisdiawati14 Maret 2026

Mengapa Banyak Orang Sakit di 10 Hari Terakhir Ramadan?

Mendagri Tito Wajibkan Siskamling Aktif di Seluruh RT/RW

SMPN 1 Cisayong Tutup Program Kokulikuler Ramadhan

Mengenal Tanda Lailatul Qadar di 10 Malam Terakhir Ramadan

Jejak Pemilik PT IWIP dan Keterkaitannya dengan IMIP Morowali

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi