Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2026
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Mengapa Cokelat Bisa Naikkan Mood?

Bentor Dimusnahkan, Pengemudi Terima Becak Listrik

Fokus Berlebih yang Tak Disadari

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Minggu, 7 Juni 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2026
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Warga Asli dan Nelayan di Pulau Rempang Terancam Digusur

Alwi AhmadAlwi Ahmad10 September 2023 Daerah
Warga bentrok dengan aparat gabungan dari beragam kesatuan dengan mengendarai 60 armada kendaraan saat berupaya masuk ke Pulau Rempang, Kota Batam, Provinsi Riau. Twitter
Warga bentrok dengan aparat gabungan dari beragam kesatuan dengan mengendarai 60 armada kendaraan saat berupaya masuk ke Pulau Rempang, Kota Batam, Provinsi Riau. Twitter
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Batam – Pulau Rempang, sebuah pulau dengan sejarah panjang yang terletak di Kepulauan Riau, kini menghadapi ancaman serius terkait dengan rencana pengembangan kawasan Rempang Eco City. Ribuan warga asli Pulau Rempang, yang telah bermukim di sana sejak 1834, kini terancam digusur dari tanah leluhur mereka.

Geriisman Ahmad, seorang warga asli Pulau Rempang, mengungkapkan bahwa ketiga suku yang mendiami pulau ini telah menjadi bagian dari pulau sejak masa sebelum Indonesia merdeka. Namun saat ini, mereka menghadapi ancaman besar terkait proyek pengembangan Rempang Eco City yang dilakukan oleh PT Makmur Elok Graha (MEG), anak perusahaan milik Tommy Winata.

“Kami sudah lama tinggal di sini, bahkan sebelum Indonesia berdiri,” ujar Gerisman dikutip dari Koran Tempo, Jumat(8/9/2023).

Pulau Rempang, yang memiliki luas wilayah sekitar 165 kilometer persegi, terletak hanya sekitar 3 km di sebelah tenggara Pulau Batam. Pulau ini merupakan tempat tinggal bagi sekitar 7.500 hingga 10 ribu jiwa, yang sebagian besar adalah nelayan dan pelaut.

Baca Juga:
  • Ketua BK DPRD Kaltim Ajak Masyarakat Bangkit Bersama dari Rumah
  • Polres Penajam Paser Utara Gelar Operasi Patuh 2023
  • Kanal Pengaduan Pemkab Sidoarjo, Call Center 112 dan SP4N Lapor Kembali Tunjukkan Eksistensinya
  • PT ITCIKU Kembalikan 7.787 Hektar ke Pemerintah untuk Digunakan Warga Penajam

Pulau Rempang juga memiliki 16 kampung tua yang menjadi pemukiman warga asli. Meskipun luas kampung tua ini tidak sampai 10 persen dari luas pulau, mereka memiliki nilai sejarah dan budaya yang penting. Warga di kampung tua tersebut berasal dari berbagai suku, termasuk suku Melayu, suku Orang Laut, dan suku Orang Darat.

Proyek pengembangan Rempang Eco City menjadi fokus pemerintah pusat setelah kunjungan Presiden Joko Widodo ke Cina pada akhir Juli. Namun, rencana ini telah menimbulkan ketegangan di Pulau Rempang, dengan bentrokan antara warga dan aparat keamanan pada 7 September 2023.

Penggusuran ini juga muncul sebagai bagian dari rencana pengembangan kawasan ekonomi baru dengan konsep “Kota Hijau dan Berkelanjutan” yang bertujuan menjadi mesin pertumbuhan ekonomi Indonesia yang baru.

Artikel Terkait:
  • Upacara HUT RI ke-80, Rakyat Sejahtera Indonesia Maju
  • Kukar Dukung Gratispol dan Jospol, Sekda Dorong Sinergi Data
  • Seno Aji Tegaskan Komitmen Tuntaskan Masalah Guru Honorer Kaltim
  • Dukungan DPMD Penajam Paser Utara untuk Mahasiswa Uniba di Benuo Taka

Rencana pengembangan ini tidak hanya membahas tentang pelestarian lingkungan dan hak asasi manusia, tetapi juga memikirkan bagaimana asli Pulau Rempang akan dipengaruhi oleh perubahan besar ini. Dengan nilai investasi yang mencapai Rp 381 triliun dan potensi penyerapan energi kerja hingga 2080, nasib Pulau Rempang dan penduduknya menjadi sorotan nasional dan internasional.

Warga Pulau Rempang, yang telah menghuni pulau ini selama berabad-abad, kini menunggu dengan acara bagaimana masa depan mereka akan terbentuk dalam bayang-bayang pembangunan Rempang Eco City yang ambisius ini.

Jangan Lewatkan:
  • Kebakaran Melanda Balikpapan: Enam Rumah Ludes, Warga Terdampak
  • Polisi Amankan Kurir Pengedar Narkoba di Samarinda Sebrang
  • Tumpukan Sampah Di tebing Sungai Brantas Desa Mlirip 
  • Pramono Tunjuk Cak Lontong Jadi Komisaris Ancol
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleSumaryono Beri Motivasi Siswa SMA Bahrul Ulum Bontang: Jadilah Pemain, Bukan Penonton!
Next Article Gas Air Mata Mengenai Siswa Sekolah, Alek PKS Minta Polri Tanggung Jawab dan Evaluasi Aparat

Informasi lainnya

Bentor Dimusnahkan, Pengemudi Terima Becak Listrik

4 Juni 2026

Api Pancasila dari Cisayong

2 Juni 2026

ASN Tasikmalaya Naik Kuda Saat Hari Bebas BBM

6 Mei 2026

Laut Selatan Pangandaran Bergetar, BMKG Rilis Data Gempa

6 Mei 2026

Warga Selamatkan Sawah Pakai Bambu, Pemkab Tasikmalaya Kapan Turun Tangan?

10 April 2026

Siswa SMAN 1 Cisayong Dilarikan ke Puskesmas Malam Ini, Diduga Keracunan MBG

9 April 2026
Paling Sering Dibaca

Keunikan Budaya dan Kemajuan Teknologi, Inilah Keistimewaan Jepang

Travel Alfi Salamah

Harun Ar Rasyid: Al Qur’an dan Kuam Muslimin Ibarat Ikan dengan Air

Profil Dexpert Corp

Prestasi UGM Cemerlang, Integritas Belum Tercermin

Editorial Udex Mundzir

Nikmati Liburan Tanpa Sakit dengan Gaya CERIA

Travel Ericka

Risma Nurrohmah, Empati yang Menjadi Strategi

Profil Adit Musthofa
Berita Lainnya
Nasional
Ericka3 Mei 2025

Kepala BGN Diganti, Program MBG Diminta Tetap Berjalan

Generasi Muda dan Pertaruhan Masa Depan Cianjur

Jejak Pemilik PT IWIP dan Keterkaitannya dengan IMIP Morowali

Perspektif Ulama Mengenai Waktu Tawaf Ifadah

Susu Dingin atau Hangat, Mana yang Lebih Baik untuk Tubuh?

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Perlengkapan Pramuka Lengkap Mic Wireless Untuk Masjid Buku Anak Islami Murah
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi