Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Harga BBM Malaysia Turun, RON95 Tetap Rp8 Ribuan

Pembalut Kena PPN, Perempuan Gugat Aturan ke MK

Garam Kusamba Bali, Warisan Leluhur yang Mendunia

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Minggu, 8 November 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Gus Salam Sebut Nuansa ‘Syubhat’ dalam SK PCNU Kota Surabaya

Alfi SalamahAlfi Salamah22 April 2023 Figur
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Jombang – Wakil Ketua PWNU Jawa Timur KH Abdussalam Shohib Bisri menggambarkan ketidak-laziman PBNU dari tata cara berorganisasi dalam Kepengurusan PCNU Kota Surabaya, saat ini.

Pengasuh PP. Mambaul Maarif Denanyar Jombang m ngatakan pengurus yang dilantik bukanlah hasil dari Konferensi Cabang PCNU Kota Surabaya.

“Suatu mekanisme yang semestinya dan seharusnya dilakukan sebagai organisasi yang sehat untuk memastikan sah-tidaknya kepengurusan (deifinitif), ini tidak dilakukan,” ungkap Gus Salam tertulis, Jumat (21/4/2023).

Pelantikan dan pengukuhan Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Surabaya digelar di kantor PCNU Kota Surabaya, Jl. Bubutan VI/2 Surabaya, dan dikukuhkan oleh Rais Aam PBNU, berdasar Surat Keputusan PBNU Nomor: 203/PB.01/A.II.01.45/99/04/2023, tertanggal 13 April 2023 tentang Penunjukan dan Pengesahan Kepengurusan Definitif Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama Kota Surabaya Masa Khidmat 2023-2024.

Menurutnya, NU adalah organisasi para Ulama dan warisan jam‟iyyah yang terus dipantau oleh para Muassis (para pendiri), yakni Auliya; Syaikhoca M. Cholil Bangkalan, Hadratussyeikh KH M. Hasyim Asy‟ari, KH Abdul Wahab Chasbullah, KH Bishri Syansuri, KH As‟ad Syamsul Arifin, dan auliya lainnya.

Doktrin Hadratussyeikh KH M. Hasyim Asy‟ari jelas –pemahaman yang diperoleh dari Guru beliau- dalam mukadimah Qonun Asasi bahwa sikap terbaik dan terpuji adalah sikap yang dilandasi oleh kebijaksanaan (hikmah), bukan atas dasar kekuasaan atau semata pengetahuan تِ ًَ َ َََََََََََََََََََََََََََََََََberorganisasi ُ ِح ِهَّوب ٌَ َشب ُء . َوَُ َّ َّ َعل ِح ْكَوةَ ْ َك َّال ْ ُول ْ sikap bahwa , ”َّآتَبٍُ هللاُ ال bijaksana akan mendatangkan banyak kebaikan; terjaganya akal sehat, terlindunginya ilmu ulama; pilihan utama keputusan dengan mekanisme yang teruji dan terbaik.

Penunjukan Pengurus Cabang yang kemudian disahkan sendiri oleh PBNU menunjukkan sikap/keputusan yang tidak dari teladan ilmu Muassis, tapi lebih menunjukkan kekuasaan, walaupun sikap itu bisa dirasionalkan dalam konteks berorganisasi.

Baca Juga:
  • Dedi Mulyadi Angkat Susi Pudjiastuti Jadi Stafsus Tanpa Gaji
  • Gelar Safari Ramadan, Harun Ajak Masyarakat Pererat Silaturahmi
  • SBY Rilis Lagu Save Our World, AHY: Seni Sapa Saat Politik Gagal
  • Zena: Harus Komitmen Bebas Asap Rokok Demi Sekolah Ramah Anak

Dan PCNU Kota Surabaya masih dalam tugas Karteker (pejabat sementara) yang hingga akhir tugasnya, walaupun telah diperpanjang, tetap berkewajiban menyelenggarakan Konferensi Cabang (Konfercab) agar terbentuk Kepengurusan Definitif. Pejabat Karteker PCNU tetap wajib melaksanakan Konfercab, bukan justru menetapkan Karteker sebagai Pengurus Definitif PCNU.

Peraturan Perkumpulan (PERKUM) Bab V Ketentuan Karteker, pasal 33, ayat (2) huruf (d) jelas dan tegas bahwa “dalam hal masa kerja karteker PCNU telah berakhir atau tidak diperpanjang atau surat keputusan perpanjangan telah habis, karteker PCNU wajib menyelenggarakan Konferensi Cabang”.

SK PBNU, nomor : 203/PB.01/A.II.01.45/99/04/2023, tertanggal 13 April 2023 tentang Penunjukan dan Pengesahan Kepengurusan Definitif Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama Kota.Surabaya Masa Khidmat 2023-2024, telah mengabaikan PERKUM diatas. Dan dalam SK tersebut, konsideran „mengingat‟, tidak mencantumkan PERKUM sebagai dasar hukum memutuskan.

“Dasar hukum yang digunakan, pilihan pasal dalam AD-ART lebih untuk melegitimasi dan menguatkan kekuasaan PBNU untuk memutuskan, padahal obyek putusan terkait dengan NU di daerah memiliki karakter dan kearifan kuat dalam berjam‟iyyah,” ujarnya.

Untuk menguatkannya langsung merujuk pada Peraturan PBNU nomor 02/XII/2022 tentang Pedoman Pelaksanaan Karteker Kepengurusan Nahdlatul Ulama. PERKUM yang mengatur ketentuan karteker cenderung diabaikan.

Dengan demikian, tata urutan dasar hukum organisasi yang dirujuk untuk memutuskan, tidak lazim, bahkan dilanggar sendiri. Hal demikian bisa meruntuhkan kepercayaan awam dalam berjam‟iyyah, termasuk kepercayaan Nahdliyyin terhadap kepemimpinan Ulama. Padahal, kewajiban ulama untuk membimbing awam menuju keutamaan ilmu dan kemuliaan, suatu kemashlahatan lahir dan batin. Karenanya Hadratussyeikh KH M. Hasyim Asy’ari memaklumatkan 3 (tiga) butir fatwa yang salah satunya; “mengingatkan kewajiban masing-masing ulama untuk memperhatikan ketentuan bahwa memperbaiki dan menunjukkan orang awam, mengeluarkan mereka dari gelapnya kesesatan menuju nur petunjukan serta mengentaskan mereka dari jurang kebodohan dan kehinaan menuju puncak mulianya ilmu dan keutamaan, semua itu merupakan beban tanggung jawab di pundak Ulama NU. “

Sesungguhnya ” Ulama adalah kepercayaan Allah (untuk membimbing umat manusia) di muka bumi”.

Artikel Terkait:
  • Seno Aji Hadiri RAKORDA Kelitbangan Riset dan Inovasi di NTB
  • Amirul Arifin: Tak Ada yang Paradoks, Tak Perlu Risau
  • Gus Barra Nyatakan Siap Menjadi Bupati Mojokerto 2024
  • Suwandi Firdaus Apresiasi Relawan Pengamanan Idulfitri 1444 H

Kewajiban ulama NU untuk melipatgandakan kesungguhan dan tidak menyimpan potensi mereka untuk istiqomah khidmat.

“Izzul Islam wal muslimin ( dibawah nauangan jam‟iyyah Nahdlatul Ulama. Dan kewajiban itu dilaksanakan dengan saling sanding menyanding, kukuh mengukuhkan, dan ganti menggantikan dengan keyakinan bahwa pertolongan Allah SWT diberikan kepada jama’ah,” terangnya.

Untuk itu, dalam kondisi tidak stabil pun, pelaksanaan Konfercab sangatlah penting dilakukan sebagai mekanisme Nahdliyyin ditingkat cabang untuk mengimplementasikan dan mengembangkan kebijaksanaanya dalam menentukan Kepengurusan Cabang yang definitif, efektif, dan sesuai dengan kebutuhan serta karakter masing-masing daerah.

Mereka pasti bertujuan mendapatkan kepengurusan yang berkualitas agar dapat meningkatkan kualitas layanan jam‟iyyah kepada Nahdliyyin, demi mashlahat hidup berjam‟iyyah, beragama dan bermasyarakat bangsa. Model penunjukan kepengurusan oleh struktur diatasnya yang terus dilakukan dan disahkan, bilapun ada kebaikannya, namun kebaikan itu tidak meresap dan menyatu dengan Nahdliyyin.

Dan itu bisa berakibat pada penurunan kualitas dan kepercayaan terhadap jam‟iyyah Nahdlatul Ulama di masa depan. Maka, akhiri seteru atas nama aturan dan kewenangan.

Jangan Lewatkan:
  • Ihsan Jaya Faturrohman Juara Lomba Esai Pharmacy UI 2024
  • Wakil Rektor II UMJ Raih Guru Besar, Dorong Kemajuan Akademik
  • UAH Temui Prabowo, Dorong Kolaborasi Al Azhar dengan Indonesia
  • Gibran Colek Ganjar, Warganet Kritik Gubernur Sibuk Kampanye

Dan, tetap konsisten pada kebijaksanaan tanpa mendegradasi tata cara berorganisasi. Dan janganlah kamu saling bertengkar, nanti kamu jadi gentadan hilang kekuatanmu dan tabahlah kamu, sesungguhnya Allah bersama orang-orang yang tabah.

” Jangan sampai ada PCNU atau PWNU saat ini dan seterusnya, bernuansa „Syubhat‟ secara organisasi yang kepengurusannya disahkan dan dikukuhkan atas kehendak PBNU. Padahal .‟kewenangan memiliki dan diperbolehkan „dalih َdengan penegasan bahwa barangsiapa yang menghindari atau menjaga diri dari syubhat, akan terjaga kesucian dan kehormatannya,” tandasnya.

Gus salam PC NU Kota Surabaya
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleMomen Idulfitri, Gus Barra Sampaikan Pentingnya Menyambung Silaturahmi
Next Article Suwandi Firdaus Apresiasi Relawan Pengamanan Idulfitri 1444 H

Informasi lainnya

Generasi Muda dan Pertaruhan Masa Depan Cianjur

29 Mei 2026

Habib Jafar: Poligami Seperti Pintu Darurat, Jangan Asal Buka

24 November 2025

PB XIII Hangabehi Wafat, Takhta Keraton Surakarta Tunggu Pewaris Resmi

3 November 2025

SBY Rilis Lagu Save Our World, AHY: Seni Sapa Saat Politik Gagal

2 Juli 2025

UAH Temui Prabowo, Dorong Kolaborasi Al Azhar dengan Indonesia

24 Maret 2025

Kae Asakura, Mantan Bintang Film Dewasa yang Menjadi Mualaf

10 Maret 2025
Paling Sering Dibaca

Syekh Al-Albani, Ketekunan Menjaga Warisan Hadis

Islami Lisda Lisdiawati

Pilwalkot Samarinda 2024: Formalitas Saja

Editorial Udex Mundzir

WNI Bisa Kunjungi 42 Negara Ini Tanpa Visa

Travel Ericka

Bela Negara Bukan Membungkam Kritik

Perspektif Udex Mundzir

Guru Hebat

Refleksi Syamril Al-Bugisyi
Berita Lainnya
Lingkungan
Alfi Salamah21 Agustus 2026

Karhutla Kalimantan, Benarkah Ada yang Sengaja Membakar?

Jika Gibran Didiskualifikasi, Siapa Pengganti Wapres?

Raffi Ahmad Ajak Lawan Hoaks, Peserta Deklarasi Sumpah Pemuda Akui Dibayar

Santriwati Digerebek, DPR Desak Usut Tindakan Polisi

Puncak Mudik Lebaran 2026 Diprediksi Terjadi Dua Kali

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Perlengkapan Pramuka Lengkap Buku Anak Islami Murah Buku Anak Islami Murah
“Landing

☪   JADWAL SALAT

Mendeteksi lokasi...

Memuat tanggal...

⌖  Menyiapkan lokasi
Memuat jadwal salat...
SALAT BERIKUTNYA —
Menunggu jadwal...
Metode Kemenag RI

© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi