Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Ilmu Bukan Sekadar Mesin Industri

Izzuddin Al-Qassam, Ulama yang Menggerakkan Perlawanan

Indonesia Jadi Tuan Rumah Forum Imam Dunia 2026

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Selasa, 28 April 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Kisah Inspiratif dari Medan Pertempuran Uhud: Pelajaran Berharga

Makam para syuhada terletak di kompleks pemakaman dan terlihat sangat sederhana, hanya dikelilingi pagar setinggi 1,75 meter
Alfi SalamahAlfi Salamah12 Juni 2023 Islami
Ilustrasi Jamaah Haji Mengunjungi Tempat Bersejarah
Ilustrasi Jamaah Haji Menyusuri Tempat Perang Uhud dan Menganbil Kisah Inspiratif, Pertempuran antara 700 Pasukan Muslimin Melawan 3.000 Pasukan Quraisy Berjalan Sengit (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Ali bin Abi Thalib RA mengungkapkan bahwa kekayaan adalah godaan yang menghancurkan manusia. Keinginan akan harta begitu kuat sehingga manusia tergoda untuk meraihnya dengan segala cara, baik yang diperbolehkan maupun yang melanggar aturan.

Ada banyak contoh yang bisa menggambarkan peringatan tersebut bahkan sekelas sahabat yang telah mendapat pendidikan langsung dari Rasulullah SAW.

Harta Sebagai Ujian Manusia

Karena harta bersifat menggoda, Allah menjadikannya sebagai ujian bagi manusia. Seperti disebutkan dalam firman-Nya,

”Ketahuilah bahwa hartamu dan anak-anakmu itu hanyalah sebagai ujian [fitnah]. Sesungguhnya di sisi Allahlah pahala yang besar.” (QS Al-Anfal: 28).

Para sahabat yang sehari-hari bersamai Rasulullah pun tak lepas dari godaan ini. Hal ini yang kemudian menjadi hikmah dari Perang Uhud. Salah satu perang yang terberat dialami kaum muslimin waktu itu.

Perang di kawasan Uhud, bermula dari keinginan balas dendam kaum kafir Quraisy seusai kekalahan mereka dalam Perang Badar.

Mereka berencana menyerbu umat Islam yang ada di Madinah. Peristiwanya terjadi pada 15 Syawal 3 H, atau sekitar bulan Maret 625.

Baca Juga:
  • MPW PP Kaltim Gelar Nuzulul Quran, Ajak Masyarakat Jaga Silaturahmi dan Peduli Sesama
  • Menghargai Waktu
  • Hukum dan Tata Cara Distribusi Kulit Hewan Qurban dalam Islam
  • Meraih Berkah, Inilah Cara Berbuka Puasa Ala Rasulullah

Strategi Hadang Pasukan Quraisy

Rasulullah dan para sahabat pun menyusun strategi bagaimana menghadang pasukan Quraisy yang pastinya memiliki jumlah pasukan berlipat ganda dan motivasi berlebih untuk menghancurkan kaum Muslimin.

Sebanyak 50 pasukan pemanah, oleh Rasulullah yang memimpin langsung pasukannya, bertempatkan di atas Jabal Uhud.

Mereka mendapat perintah menunggu di bukit tersebut, untuk melakukan serangan apabila kaum Quraisy menyerbu, terutama pasukan berkudanya. Sedangkan pasukan lainnya, menunggu di celah bukit.

700 Pasukan Muslim Melawan 3.000 Pasukan Quraisy

Pertempuran antara 700 pasukan Muslimin melawan 3.000 pasukan Quraisy berjalan sengit. Strategi yang telah siap menghadang pasukan Quraisy berhasil. Seiring berjalannya perang, banyak pasukan Quraisy yang melarikan diri.

Trauma kekalahan mendera mereka. Di sinilah titik balik pelajaran berharga yang para sahabat terima yakni patuhi instruksi Nabi dan jangan tergoda harta.

Muslimin yang tadinya di Bukit Uhud, tergiur barang-barang kaum musyrikin yang sebelumnya sempat melarikan diri.

Artikel Terkait:
  • Ketika Umar Menangis di Tengah Malam
  • Mendapatkan Hadiah Terindah Saat Kembali Dari Haji dan Umroh
  • Kisah Keluarga Imran, Inilah Perempuan Terpilih dan Mulia yang Harus Diketahui!
  • Bahaya Riba dalam Islam dan Cara Menghindarinya

Makam Para Syuhada Sangat Sederhana

Makam para syuhada terletak di kompleks pemakaman dan terlihat sangat sederhana, hanya dikelilingi pagar setinggi 1,75 meter.

Dari luar hanya ada jeruji, sehingga jamaah bisa melongok sedikit ke dalam. Bahkan, di dalam area permakaman menggunakan pagar, tidak ada tanda-tanda khusus seperti batu nisan, yang menandakan ada makam di sana.

Adapun tempat memanah juga masih terlihat. Tempat tersebut, juga menjadi favorit sebagian jamaah haji untuk sekedar berdoa. Sebagian lainnya memilih untuk mengabadikan kedatanganya ke sana.

Pelajaran yang Sangat Relevan

Dua pelajaran tadi yang coba jamaah haji resapi dari berbagai dunia termasuk Indonesia ketika berziarah ke Jabal Uhud. Pelajaran yang sangat relevan hingga saat ini.

Apalagi kepada jamaah haji, untuk selalu mematuhi imbauan semisal tidak memaksakan diri apabila memang tidak sehat. Seimbangkan antara istirahat dan ibadah saat berada di Madinah maupun di Makkah sebelum puncak haji tiba.

Jangan Lewatkan:
  • Mubarok dan Amanah Sejati: Pelajaran Jujur dari Seorang Hamba Sahaya
  • Senyum Sebagai Sedekah yang Bernilai Ibadah
  • Nafkah dalam Islam: Penjelasan, Pelanggaran, dan Kewajiban terhadap Anak Yatim
  • Musim Haji Penjualan Sarung Tenun Goyor di Jombang Meningkat

Juga tak berboros-boros ria membeli oleh-oleh karena ada kapasitas koper dalam bagasi yang perlu dipatuhi.

Lagipula ada opsi lain yang perlu pertimbangan yakni beli oleh-oleh di Tanah Air, karena jenis dan ragamnya sama bahkan bisa lebih murah dan tak repot-repot membawanya. Hemat tenaga untuk puncak haji ke depan ya jamaah.

Ali Bin Abi Thalib Info Haji 2023 Kisah Inspiratif Perang Uhud
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticlePria India Menempuh Perjalanan Kaki Setahun demi Haji
Next Article Menag Puji Arab Saudi Soal Penerbangan Jamaah Haji

Informasi lainnya

Lupa Takbir Shalat Id, Sahkah Ibadahnya?

22 Maret 2026

Makna Idul Fitri

20 Maret 2026

Sunnah Sunnah Sholat Ied di Hari Raya

20 Maret 2026

Mengeluh Lapar dan Haus Saat Puasa, Ini Hukumnya

15 Maret 2026

Sahabat Kecil Rasulullah

13 Februari 2026

Senyum di Tengah Derita

12 Februari 2026
Paling Sering Dibaca

Kaya SDA, Tapi Hidup dari Pajak

Editorial Udex Mundzir

Ai Sri Mulyani, Ketelitian yang Berbuah Terang

Profil Adit Musthofa

Halal Kulture District Ajak Muslim Muda Sambut Ramadan Lebih Mindful

Happy Assyifa

3 SMA Seni Favorit Para Idol K-Pop Korea Selatan

Daily Tips Ericka

Podcast vs YouTube: Rebutan Atensi Gen Z

Argumen Alfi Salamah
Berita Lainnya
Pendidikan
Alfi Salamah21 April 2026

Empat Tim Mahasiswa UT dari Pesantren Khalifa Lolos Pendanaan Riset

Alumni SMAN 1 Cisayong Lolos Seleksi Program Pendanaan Penelitian Mahasiswa Universitas Terbuka 2026

5 E-Commerce Dominasi Pasar Usai Bukalapak Tutup Layanan

Jejak Pemilik PT IWIP dan Keterkaitannya dengan IMIP Morowali

Ledakan Ikan Sapu-sapu, Jakarta Cari Cara Ampuh

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi