Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Sosok Pembina Jurnalis Kaltim Sukri Tutup Usia

Diplomasi Ubah Peta, Sebatik Bertambah Luas

Biaya Haji 2026 Naik Rp8,46 Triliun, Negara akan Tanggung Selisihnya

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Jumat, 17 April 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Harun Al Rasyid Soroti Kenaikan Harga Beras yang Memburuknya Kesejahteraan Petani

Alfi SalamahAlfi Salamah10 Oktober 2023 DPRD Kaltim
Harun Al Rasyid
Anggota Komisi I DPRD Kaltim Harun Al Rasyid
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Samarinda – Anggota Komisi I DPRD Kaltim, Harun Al Rasyid mengungkapkan keprihatinannya terhadap kenaikan drastis harga beras yang saat ini meresahkan masyarakat, ia menyoroti dampak negatif dari kenaikan harga beras terhadap para petani di Indonesia.

“Apakah kenaikan harga beras ini membuat petani kita sejahtera? Jawabannya kelihatannya tidak,” ungkap Harun di Samarinda, Selasa (10/10/2023).

Kenaikan harga beras yang terjadi baru-baru ini telah memaksa pemerintah untuk meningkatkan impor beras sebagai langkah darurat untuk memenuhi kebutuhan pangan nasional.

Pemerintah telah mengalokasikan impor beras sebanyak 2 juta ton untuk tahun 2023, dengan 1,6 juta ton telah diimpor dan 400 ribu ton masih dalam perjalanan.

Baca Juga:
  • Krisis TPU, Andi Satya Akan Perjuangkan Penyediaan Lahan Tambahan
  • Ananda Emira Moeis Desak Penanganan Stunting di Kaltim
  • Harun Al Rasyid Minta Penegakan Hukum Tegas Lawan Mafia Tanah
  • Abdulloh Tegaskan Netralitas TNI, Polri, dan ASN Kunci Pilkada 2024

Harun Ar Rasyid menyoroti bahwa meningkatnya volume impor beras ini sebenarnya semakin memperburuk kondisi petani.

“Harga beras yang diterima petani saat ini hanya sekitar 5 ribu rupiah per kilogram, sedangkan harga di pasar mencapai 15 ribu rupiah. Ini adalah perbandingan yang sangat tidak adil dan merugikan petani kita,” tambahnya.

Lebih lanjut, Harun Ar Rasyid mengkritik kebijakan pemerintah yang terkesan hanya mengatasi masalah dengan mengimpor, tanpa upaya konkret untuk mendukung petani dalam meningkatkan produksi beras dalam negeri.

“Sangat jauh harusnya Indonesia ini gadaikan beras, bukan hanya gadaikan beras, gadaikan harga BBM ini menunjukkan pemerintah ndak berhasil mengurus Indonesia,” tandasnya.

Artikel Terkait:
  • DPRD Kaltim Luncurkan Program Digitalisasi Pendidikan untuk Wilayah Terpencil
  • DPRD Kaltim Soroti Bangunan Pemprov Tidak Memenuhi Standar
  • Proyek IKN, Seno Aji Menyoroti Ketidakpartisan Tenaga Kerja Lokal
  • Penutupan Masa Sidang I DPRD Kaltim Diselipi Tiga Refleksi Nasional

“Kita perlu perubahan karena harga-harga yang mahal ini tidak bisa dipertahankan. Harus ada perubahan yang berbeda,” ungkapnya.

Kenaikan harga beras yang tajam telah menjadi perhatian utama masyarakat, dan Harun Ar Rasyid memperjuangkan perubahan kebijakan untuk memastikan kesejahteraan petani Indonesia.

Dengan demikian, masyarakat Indonesia menantikan langkah-langkah konkret yang akan diambil oleh pemerintah untuk mengatasi krisis ini dan mendukung petani dalam meningkatkan produksi beras dalam negeri.

Jangan Lewatkan:
  • Generasi Muda Perlu Berpolitik, Seno Aji Apresiasi Kunjungan Mahasiswa FISIP ke DPRD Kaltim
  • Puji Setyowati Tegaskan Peran Orang Tua dalam Cegah Bullying
  • BK Award 2024 Sukses, Ketua Fraksi PKS Terima Penghargaan Berprestasi
  • Nidya Tegaskan Pentingnya Kesadaran Bahaya Narkotika
DPRD Prov Kaltim Harga Beras Harun Al Rasyid
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleDPRD Kaltim Dukung Perubahan Kebijakan Pelarangan Ternak Domba
Next Article Harga Beras Niak, Harun Al Rasyid: Pemerintah Gagal, Kita Perlu Perubahan

Informasi lainnya

Potensi Zakat Fitrah 2026 Diproyeksi Rp7,1 Triliun

14 Maret 2026

DPRD Kaltim Bahas Sawit, Soroti Izin dan Lingkungan

16 Mei 2025

Sekwan Kaltim Tinjau Ulang Anggaran dan Renja 2026 DPRD

16 Mei 2025

DPRD Kaltim Minta Pemanfaatan Lahan Eks Puskib Libatkan Pemkot

16 Mei 2025

Andi Satya Usul Tes Urine Jadi Skrining Kanker Serviks Nasional

15 Mei 2025

Banjir Lumpuhkan Samarinda, DPRD Kaltim Desak Penanganan Serius

15 Mei 2025
Paling Sering Dibaca

Angin Segar bagi Narapidana

Editorial Udex Mundzir

Tombol Motivasi

Gagasan Syamril Al-Bugisyi

Selain 8 dan 20 Rakaat, Ini Ada Jumlah Rakaat Shalat Tarawih

Islami Ericka

Warisan Masalah Era Jokowi

Editorial Udex Mundzir

Lupa Takbir Shalat Id, Sahkah Ibadahnya?

Islami Lisda Lisdiawati
Berita Lainnya
Daerah
Adit Musthofa7 April 2026

Irigasi Putus Diterjang Longsor, Warga Citepus Terpaksa Swadaya Pasang Paralon

Warga Selamatkan Sawah Pakai Bambu, Pemkab Tasikmalaya Kapan Turun Tangan?

Tunggu Penanganan BPBD, Camat Minta Pemdes Bantu Swadaya Warga Citepus

Sosok Pembina Jurnalis Kaltim Sukri Tutup Usia

BPS Catat Ekonomi Indonesia 2025 Tumbuh 5,11 Persen

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi