Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

JPU: Vonis Nadiem Kembalikan Hak Anak Sekolah

Nadiem Makarim Divonis 10 Tahun dalam Kasus Chromebook

Venezuela Diguncang Dua Gempa dalam 39 Detik, Korban Berjatuhan

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Sabtu, 4 Juli 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Jokowi Kritik Boikot Retret PDIP, Said Abdullah: Itu Urusan Partai

Ketegangan politik antara Jokowi dan PDIP semakin meruncing usai larangan Megawati terhadap kepala daerah yang ingin mengikuti retret pemerintahan Prabowo.
SilvaSilva21 Februari 2025 Politik
Jokowi Kritik Boikot Retret PDIP
Jokowi Kritik Boikot Retret PDIP (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Jakarta – Ketegangan antara Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) dan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) kembali memanas. Ketua DPP PDIP, Said Abdullah, menegaskan bahwa mantan presiden itu tidak perlu mencampuri urusan internal partai setelah tidak lagi menjadi kader PDIP.

“Ya ini urusan partai lah ya,” ujar Said kepada wartawan di Teuku Umar, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (21/02/2025).

Pernyataan itu merespons kritik Jokowi terhadap instruksi Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri, yang melarang kepala daerah dari PDIP untuk mengikuti retret kepala daerah yang diselenggarakan oleh pemerintahan Presiden Prabowo Subianto di Magelang, Jawa Tengah.

Jokowi, dalam keterangannya kepada wartawan di kediaman pribadinya di Solo, menyayangkan langkah PDIP yang menghambat kepala daerah dalam menjalankan tugasnya sebagai pemimpin yang dipilih rakyat.

“Kepala daerah itu dipilih oleh rakyat dan bekerja untuk kepentingan rakyat, bangsa, dan negara, bukan untuk kelompok atau partai tertentu,” kata Jokowi, Jumat (21/02/2025).

Baca Juga:
  • PPP Kabupaten Mojokerto Serahkan Berkas Bacaleg ke KPUD
  • Batal Jadi Ibu Kota? MK Tegaskan IKN Belum Gantikan Jakarta
  • Mundur dari PCO, Hasan Nasbi Ucapkan Terima Kasih ke Prabowo
  • Termasuk Jakarta, MK Terima 206 Gugatan Sengketa Pilkada

Instruksi Megawati kepada kepala daerah PDIP disampaikan melalui surat bernomor 7294/IN/DPP//2025, yang diteken pada Kamis (20/02/2025). Dalam surat itu, Megawati meminta para kadernya untuk menunda keberangkatan ke Magelang hingga ada arahan lebih lanjut darinya.

Langkah ini disebut berkaitan dengan penahanan Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Megawati menilai dinamika politik nasional saat ini membuat kader partai harus lebih berhati-hati dalam bersikap.

Sejumlah kepala daerah PDIP mengikuti arahan Megawati, seperti Bupati Tapanuli Tengah Masinton Pasaribu, yang menyatakan akan menunda keberangkatannya ke Magelang.

“Saya menunda keberangkatan ke Magelang sampai ada arahan lebih lanjut dari Ibu Megawati,” ujarnya.

Namun, sikap ini tidak diikuti oleh semua kepala daerah dari PDIP. Gubernur Jakarta Pramono Anung memilih bungkam ketika ditanya mengenai keikutsertaannya dalam retret saat melayat ke rumah duka mantan Wakapolri, Komjen Pol (Purn) Syafruddin Kambo, Jumat (21/2/2025).

Artikel Terkait:
  • 300 Polisi Isi Jabatan Sipil, Polri Tegaskan Mekanisme Sesuai Aturan
  • Izin PT Gag Nikel Batal Dicabut, Eks Pejabat ESDM Duduki Kursi Komisaris
  • Prabowo Dinilai Berhasil Main Halus, PDIP Tak Jadi Oposisi
  • PDIP Pilih Jadi Penyeimbang, Tolak Oposisi Maupun Koalisi

Retret kepala daerah yang diselenggarakan di Akademi Militer (Akmil) Magelang merupakan bagian dari orientasi bagi kepala daerah hasil Pilkada Serentak 2024. Program yang berlangsung 21–28 Februari 2025 ini bertujuan untuk memberikan pembekalan tentang tata kelola pemerintahan dan pembangunan daerah.

Presiden Prabowo Subianto sebelumnya menegaskan bahwa retret ini bersifat wajib, karena bertujuan untuk menyamakan visi pembangunan nasional dengan kebijakan daerah.

Sikap Megawati yang melarang kader PDIP mengikuti retret menuai kritik dari berbagai pihak, termasuk pengamat politik yang menilai bahwa tindakan ini justru memperlihatkan dominasi partai dalam urusan pemerintahan.

“Negara ini negara kesatuan, bukan negara partai. Jika kepala daerah dihambat dalam menjalankan tugasnya, itu bisa menjadi preseden buruk dalam demokrasi kita,” ujar seorang analis politik dari Universitas Indonesia.

Jangan Lewatkan:
  • Kisruh Elpiji 3 Kg, Prabowo Diminta Evaluasi Bahlil dari Kabinet
  • Rakyat Terluka
  • DPR Desak Menteri PKP Perjelas Skema Program 3 Juta Rumah
  • Cecep–Asep Unggul di PSU Pilkada Tasikmalaya

Ketegangan antara Jokowi dan PDIP tampaknya belum akan mereda dalam waktu dekat. Banyak pihak menunggu apakah akan ada langkah lebih lanjut dari pemerintahan Prabowo terkait kepala daerah yang tidak menghadiri retret ini.

Jokowi Megawati Soekarnoputri PDIP vs Prabowo Politik Nasional Retret Kepala Daerah
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleUsai Instruksikan Boikot Retret, Megawati Panggil Kader ke Teuku Umar
Next Article Nusron Wahid Jamin Keamanan Sertifikat Elektronik, Data Center Anti Bobol

Informasi lainnya

Batal Jadi Ibu Kota? MK Tegaskan IKN Belum Gantikan Jakarta

15 Mei 2026

Ironi LCC Kalbar: Jawaban Sama, Nilai Beda

12 Mei 2026

Presma UINSI Kritik Renovasi Rujab Rp25 Miliar

12 April 2026

Prabowo Klaim Hemat Rp308 Triliun dari APBN

20 Maret 2026

Gaduh Ijazah dan Politik Adu Domba

26 Januari 2026

Warisan Masalah Era Jokowi

19 Januari 2026
Paling Sering Dibaca

Ironi di Balik Program Bergizi

Opini Assyifa

Ketika Kebijakan Membakar Dapur Rakyat

Editorial Udex Mundzir

6 Alasan Mengapa Suami Harus Memeluk Istri Setiap Hari

Happy Alfi Salamah

Rumah Berantakan, Ternyata Cerminkan Kepribadian

Daily Tips Alfi Salamah

Ratusan Lembaga di Indonesia, tapi Tak Ada Satupun yang Bisa Menjawab Tuntas Soal Ijazah Gibran

Opini Udex Mundzir
Berita Lainnya
Hukum
Lisda Lisdiawati11 Januari 2026

Modus Janji Cinta Diancam Penjara dalam KUHP Baru

Nadiem Makarim Divonis 10 Tahun dalam Kasus Chromebook

Venezuela Diguncang Dua Gempa dalam 39 Detik, Korban Berjatuhan

Kenapa Ikan Sapu-Sapu Disebut Invasif? Ini Faktanya

Malaysia Susah Payah Kalahkan Timor Leste di Piala AFF

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Produk Dapur Terlaris Produk Dapur Terlaris Alat Tulis Sekolah Murah
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi