Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Jejak Hewan Al-Qur’an Warnai Ekspedisi Siswa

BI Kaltim Siapkan Rp2,18 T untuk Serambi 2026

Tim Kaltim Pantau Harga Pangan di Berau

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Kamis, 26 Februari 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

AI Jadi Mata Pelajaran Pilihan di Sekolah Mulai 2025

Kurikulum kecerdasan buatan dan coding akan diterapkan sebagai mata pelajaran pilihan di tingkat dasar dan menengah.
ErickaEricka7 Mei 2025 Pendidikan
Kurikulum AI dan Coding di Sekolah 2025
Ilustrasi Kurikulum AI dan Coding di Sekolah 2025 (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Jakarta – Gelombang revolusi digital mulai memasuki ruang kelas Indonesia. Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah mengumumkan bahwa kecerdasan buatan (AI) dan coding akan diperkenalkan dalam kurikulum pendidikan sebagai mata pelajaran pilihan mulai tahun ajaran 2025–2026.

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti menyatakan bahwa penyusunan kurikulum AI telah mencapai tahap akhir, mencakup naskah akademik dan capaian pembelajaran.

“Kurikulum AI sudah selesai naskah akademik dan capaian pembelajarannya,” ujar Mu’ti dalam peluncuran Gemini Academy 2025, Rabu (7/5/2025), di Jakarta Selatan.

Meskipun inisiatif ini mendapat sorotan positif, Mu’ti menegaskan bahwa pada tahap awal penerapan, AI dan coding belum menjadi pelajaran wajib.

“Saya ingin tegaskan sekali lagi bahwa untuk tahun 2025–2026, AI dan coding ini masih menjadi mata pelajaran pilihan. Bukan mata pelajaran yang wajib,” katanya.

Pemerintah saat ini masih mengharmonisasi rancangan Peraturan Menteri sebagai dasar hukum pelaksanaan kurikulum AI, bersama Kementerian Hukum dan HAM serta kementerian lainnya. Proses ini dilakukan untuk menjamin sinergi kebijakan lintas sektor.

“Kami masih dalam proses harmonisasi. Ini melibatkan banyak pihak, karena penyedia coding di masyarakat sangat banyak,” tambahnya.

Sebagai bentuk dukungan, pemerintah juga akan bekerja sama dengan pihak-pihak eksternal untuk membantu implementasi pengajaran coding di sekolah.

Langkah ini dinilai penting mengingat ketersediaan sumber daya manusia dan infrastruktur teknologi yang belum merata.

Pengintegrasian AI ke dalam sistem pendidikan nasional dinilai sebagai langkah strategis dalam menyiapkan generasi muda menghadapi masa depan yang kian terdigitalisasi.

Meskipun tidak langsung diwajibkan, kurikulum ini diharapkan memberi fondasi awal dalam literasi digital dan logika pemrograman sejak usia dini.

Dengan inisiasi ini, Indonesia resmi bergabung dalam daftar negara yang mulai memperkenalkan teknologi kecerdasan buatan di level pendidikan dasar dan menengah.

Abdul Mu’ti Coding di Sekolah Kurikulum 2025 Kurikulum AI Pendidikan Digital
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticlePenerimaan Pajak Anjlok, DJP Genjot Strategi Pengejaran Target
Next Article Cara Membuat Kimchi Korea Autentik

Informasi lainnya

Jejak Hewan Al-Qur’an Warnai Ekspedisi Siswa

26 Februari 2026

Pramuka SMKN 3 Bone Gelar Laga Palang 2026

4 Februari 2026

Workshop Visi SMPN 1 Cisayong Tekankan Karakter Murid

30 Januari 2026

Workshop Transformasi Tugas Akhir menjadi Artikel Ilmiah di Politeknik Triguna

28 Januari 2026

Diky Candra Siap Kawal Aspirasi Guru Honorer Madrasah

26 Januari 2026

Guru Madrasah Tasikmalaya Tuntut Keadilan dalam Pengangkatan PPPK

26 Januari 2026
Paling Sering Dibaca

Buruh Sejahtera, Pengusaha Tertekan

Editorial Udex Mundzir

Menyesap Filosofi di Balik Secangkir Teh Jepang

Travel Alfi Salamah

Jangan Lempar Beban ke Rakyat

Editorial Udex Mundzir

Menghidupkan Kembali Cahaya Keemasan Islam

Islami Alfi Salamah

Mewaspadai Komunisme

Gagasan Syamril Al-Bugisyi
Berita Lainnya
Nasional
Lisda Lisdiawati5 Februari 2026

Ramadan 2026: Kemenag Tetapkan Batas Volume Toa Masjid

Limbah Kelapa Muda Menumpuk, Teh Ros Tawarkan Gratis

Haji 2026 Diperketat, Jemaah Tak Sehat Terancam Gagal Berangkat

Pelaku UMKM Kesulitan Jadi Mitra MBG, Syarat Dinilai Berat

Layanan Legalisasi Apostille, Langkah Terbaru Ditjen AHU

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot thailand slot gacor slot gacor slot gacor