Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Mengenal Suku Kajang, Penjaga Hutan Adat Bulukumba

Emas Antam Naik Rp46 Ribu, Tembus Rp2,71 Juta

100 Mahasiswa UBB Dapat Beasiswa Kelapa 2026

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Sabtu, 5 September 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

PPDB Resmi Ganti Nama Jadi SPMB, Jalur Prioritas untuk Pengurus OSIS dan Pramuka

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) kini berubah menjadi Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) dengan kebijakan baru, termasuk jalur kepemimpinan bagi pengurus OSIS dan Pramuka.
AssyifaAssyifa30 Januari 2025 Pendidikan
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti menjawab pertanyaan wartawan di Jakarta, Kamis (30/1/2025). (.kum)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Jakarta – Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) resmi mengganti nama sistem penerimaan siswa dari Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menjadi Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB). Tidak hanya perubahan nama, beberapa kebijakan baru juga diperkenalkan dalam sistem ini, termasuk penyesuaian jalur prestasi non-akademik.

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu’ti, menyatakan bahwa SPMB kini membuka kesempatan lebih luas bagi siswa yang aktif dalam organisasi sekolah untuk mendaftar melalui jalur kepemimpinan. Sebelumnya, jalur prestasi non-akademik hanya mencakup olahraga dan seni, tetapi kini juga mencakup siswa yang menjadi pengurus OSIS, Pramuka, dan organisasi lainnya.

“Jadi, prestasi itu ada akademik dan non-akademik. Non-akademik sebelumnya hanya ada dua, yaitu olahraga dan seni. Sekarang ditambah lagi dengan jalur kepemimpinan, jadi mereka yang aktif sebagai pengurus OSIS, Pramuka, atau organisasi lainnya bisa dipertimbangkan melalui jalur prestasi ini,” ujar Abdul Mu’ti dalam konferensi pers di Jakarta, Kamis (30/1/2025).

Selain jalur kepemimpinan, jalur prestasi akademik juga diperuntukkan bagi calon murid yang memiliki prestasi dalam bidang sains, teknologi, riset, dan inovasi. Syaratnya, siswa harus memenangkan kompetisi minimal di tingkat kabupaten atau kota.

Selain jalur prestasi, SPMB juga tetap mempertahankan tiga jalur penerimaan lainnya, yaitu afirmasi, mutasi, dan domisili.

Baca Juga:
  • Bekerja dengan IHSAN
  • Prabowo Usulkan Progran Studi “Serakahnomics” di Kampus Indonesia
  • 13 Unit Kerja UPI Bandung Teken Zona Integritas Cegah Korupsi
  • Apa Itu Universitas Republik Indonesia? Kenali Misi Besarnya

Jalur afirmasi dikhususkan bagi siswa dari keluarga kurang mampu dan penyandang disabilitas. Pemerintah bahkan menambah kuota afirmasi untuk kedua kelompok ini guna memberikan kesempatan lebih luas bagi mereka.

“Jalur afirmasi persentasenya kita tambah, tetap diperuntukkan bagi penyandang disabilitas dan murid dari keluarga kurang mampu,” jelas Mu’ti.

Jalur mutasi diperuntukkan bagi anak-anak yang orang tuanya mengalami perpindahan tugas kerja, termasuk anak guru yang ingin bersekolah di tempat orang tuanya mengajar.

“Jalur mutasi itu diberikan karena tugas orang tua, termasuk kuota untuk para guru yang mengajar di sekolah tertentu,” tambahnya.

Artikel Terkait:
  • Insentif Guru RA dan Madrasah Non-ASN Cair Juni 2025
  • Donny Ermawan, Nahkoda Pertama Universitas Republik Indonesia
  • Gebyar Lomba Santri TPQ Kab. Mojokerto Sambut 1 Muharram
  • Lomba Gladi Terampil, SMPN 1 Cisayong Raih Juara se-Kwarran

Untuk jalur domisili, terjadi perubahan signifikan dalam komposisi kuota penerimaan di jenjang pendidikan SMP dan SMA. Kuota domisili untuk SMP yang sebelumnya 50 persen kini dikurangi menjadi 40 persen, sementara untuk SMA dikurangi dari 50 persen menjadi 30 persen. Sedangkan untuk SD, kuota domisili tetap sebesar 70 persen seperti pada sistem PPDB sebelumnya.

Perubahan kebijakan dalam SPMB ini mendapat beragam tanggapan dari masyarakat. Sebagian pihak mengapresiasi adanya jalur kepemimpinan sebagai bentuk penghargaan terhadap siswa yang aktif berorganisasi. Namun, ada juga yang mempertanyakan efektivitas kebijakan ini dalam menjamin penerimaan siswa secara adil dan transparan.

Beberapa pihak juga menyoroti jalur domisili yang masih memiliki potensi penyalahgunaan, terutama dalam sistem zonasi. Ketua Komisi X DPR RI sebelumnya telah menegaskan bahwa sistem SPMB harus diawasi dengan ketat agar tidak hanya sekadar perubahan nama tanpa perbaikan signifikan dalam pelaksanaannya.

Jangan Lewatkan:
  • Janji Prabowo untuk Guru Masih Multitafsir
  • SMPN 3 Watampone Sukses Selenggarakan Mugus Perdana
  • Mahasiswa Kalla Institute Berjaya di Ajang Nasional
  • Pesantren Pramuka Khalifa Lantik Akmal Abror Jadi Penggalang Ramu

Dengan berbagai perubahan ini, pemerintah berharap SPMB dapat memberikan kesempatan lebih adil bagi calon murid dengan mempertimbangkan berbagai aspek prestasi, kebutuhan khusus, dan kondisi sosial ekonomi mereka.

Jalur Kepemimpinan OSIS Pendidikan PPDB Pramuka SPMB
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleSalwan Momika, Pembakar Al-Qur’an, Tewas Ditembak di Swedia
Next Article Mensos Pastikan Efisiensi Anggaran Tak Pengaruhi Dana Bansos

Informasi lainnya

100 Mahasiswa UBB Dapat Beasiswa Kelapa 2026

3 September 2026

Kwarnas Dorong Jutaan Jam Bakti Pramuka Tercatat Global

26 Agustus 2026

Dosen MM UIA Bedah Kurikulum, Kompetensi Jadi Fokus

22 Agustus 2026

OBE Mengubah Ukuran Keberhasilan Perkuliahan

22 Agustus 2026

Temaram di Khalifa

14 Agustus 2026

Curi Start, Mugus PP Khalifa Langsung Eksekusi SK Kwarnas Terbaru

6 Agustus 2026
Paling Sering Dibaca

Nusaibah binti Ka’ab, Ikon Keberanian

Profil Alfi Salamah

Kunci Hidup Tenang: Belajar Bertanggung Jawab pada Diri Sendiri

Happy Assyifa

Anak dan Sepak Bola: Jembatan Simbolik di Piala AFF 2024

Happy Assyifa

Evis Santika: Wajah Baru di Kwarran Pramuka Cisayong

Profil Silva

Hidup dari Dividen Saham? Ini Modal yang Kamu Butuhkan!

Bisnis Ericka
Berita Lainnya
Lingkungan
Alfi Salamah21 Agustus 2026

Karhutla Kalimantan, Benarkah Ada yang Sengaja Membakar?

Tugu Titik Nol IKN Bertuliskan ‘Lorem Ipsum’, Jadi Simbol Ibu Kota yang Masih ‘Draft’

Gunung Raung Erupsi, Warga Diminta Jauhi Kawah dalam Radius Tiga Kilometer

Jejak Pemilik PT IWIP dan Keterkaitannya dengan IMIP Morowali

Prioritas Silaturahmi Lebaran, Siapa Didahulukan?

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Produk Dapur Terlaris Buku Anak Islami Murah Perlengkapan Pramuka Lengkap
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi