Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

KMD Pramuka Penggalang Resmi Dibuka di PGSD Bone

Kebakaran Landa Kasepuhan Cipta Mulya Sukabumi

Donny Ermawan, Nahkoda Pertama Universitas Republik Indonesia

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Minggu, 26 Juli 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

PPDB Resmi Ganti Nama Jadi SPMB, Jalur Prioritas untuk Pengurus OSIS dan Pramuka

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) kini berubah menjadi Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) dengan kebijakan baru, termasuk jalur kepemimpinan bagi pengurus OSIS dan Pramuka.
AssyifaAssyifa30 Januari 2025 Pendidikan
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti menjawab pertanyaan wartawan di Jakarta, Kamis (30/1/2025). (.kum)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Jakarta – Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) resmi mengganti nama sistem penerimaan siswa dari Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menjadi Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB). Tidak hanya perubahan nama, beberapa kebijakan baru juga diperkenalkan dalam sistem ini, termasuk penyesuaian jalur prestasi non-akademik.

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu’ti, menyatakan bahwa SPMB kini membuka kesempatan lebih luas bagi siswa yang aktif dalam organisasi sekolah untuk mendaftar melalui jalur kepemimpinan. Sebelumnya, jalur prestasi non-akademik hanya mencakup olahraga dan seni, tetapi kini juga mencakup siswa yang menjadi pengurus OSIS, Pramuka, dan organisasi lainnya.

“Jadi, prestasi itu ada akademik dan non-akademik. Non-akademik sebelumnya hanya ada dua, yaitu olahraga dan seni. Sekarang ditambah lagi dengan jalur kepemimpinan, jadi mereka yang aktif sebagai pengurus OSIS, Pramuka, atau organisasi lainnya bisa dipertimbangkan melalui jalur prestasi ini,” ujar Abdul Mu’ti dalam konferensi pers di Jakarta, Kamis (30/1/2025).

Selain jalur kepemimpinan, jalur prestasi akademik juga diperuntukkan bagi calon murid yang memiliki prestasi dalam bidang sains, teknologi, riset, dan inovasi. Syaratnya, siswa harus memenangkan kompetisi minimal di tingkat kabupaten atau kota.

Selain jalur prestasi, SPMB juga tetap mempertahankan tiga jalur penerimaan lainnya, yaitu afirmasi, mutasi, dan domisili.

Baca Juga:
  • Siswa SMPN 1 Cisayong Dilantik Naik Tingkat Pramuka Penggalang
  • Empat Tim Mahasiswa UT dari Pesantren Khalifa Lolos Pendanaan Riset
  • Raih Gelar Cumlaude di Politri, Febby Berbagi Tips dan Motivasi
  • Pramuka Garuda Siaga Tunggal Aisyie Bersinar di SDN 1 Cisayong

Jalur afirmasi dikhususkan bagi siswa dari keluarga kurang mampu dan penyandang disabilitas. Pemerintah bahkan menambah kuota afirmasi untuk kedua kelompok ini guna memberikan kesempatan lebih luas bagi mereka.

“Jalur afirmasi persentasenya kita tambah, tetap diperuntukkan bagi penyandang disabilitas dan murid dari keluarga kurang mampu,” jelas Mu’ti.

Jalur mutasi diperuntukkan bagi anak-anak yang orang tuanya mengalami perpindahan tugas kerja, termasuk anak guru yang ingin bersekolah di tempat orang tuanya mengajar.

“Jalur mutasi itu diberikan karena tugas orang tua, termasuk kuota untuk para guru yang mengajar di sekolah tertentu,” tambahnya.

Artikel Terkait:
  • 13 Unit Kerja UPI Bandung Teken Zona Integritas Cegah Korupsi
  • Beasiswa Tasik Cerdas Dorong Semangat Belajar Siswa Cisayong
  • 62 Peserta Ikuti KPDK DKC Bone Perkuat Tata Kelola
  • AKSI pada MPLS

Untuk jalur domisili, terjadi perubahan signifikan dalam komposisi kuota penerimaan di jenjang pendidikan SMP dan SMA. Kuota domisili untuk SMP yang sebelumnya 50 persen kini dikurangi menjadi 40 persen, sementara untuk SMA dikurangi dari 50 persen menjadi 30 persen. Sedangkan untuk SD, kuota domisili tetap sebesar 70 persen seperti pada sistem PPDB sebelumnya.

Perubahan kebijakan dalam SPMB ini mendapat beragam tanggapan dari masyarakat. Sebagian pihak mengapresiasi adanya jalur kepemimpinan sebagai bentuk penghargaan terhadap siswa yang aktif berorganisasi. Namun, ada juga yang mempertanyakan efektivitas kebijakan ini dalam menjamin penerimaan siswa secara adil dan transparan.

Beberapa pihak juga menyoroti jalur domisili yang masih memiliki potensi penyalahgunaan, terutama dalam sistem zonasi. Ketua Komisi X DPR RI sebelumnya telah menegaskan bahwa sistem SPMB harus diawasi dengan ketat agar tidak hanya sekadar perubahan nama tanpa perbaikan signifikan dalam pelaksanaannya.

Jangan Lewatkan:
  • Eks Ketua MK: Guru dan Dosen Harus Jadi Prioritas, Bukan Beban Negara
  • SMPN 1 Cisayong Deklarasi Sekolah Ramah Anak
  • SMP dan SMA QSBS Buka Beasiswa Yatim dan Dhuafa Tahun Ajaran 2025/2026
  • Unisba Bahas Inovasi Obat Modern Berbasis Produk Alami

Dengan berbagai perubahan ini, pemerintah berharap SPMB dapat memberikan kesempatan lebih adil bagi calon murid dengan mempertimbangkan berbagai aspek prestasi, kebutuhan khusus, dan kondisi sosial ekonomi mereka.

Jalur Kepemimpinan OSIS Pendidikan PPDB Pramuka SPMB
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleSalwan Momika, Pembakar Al-Qur’an, Tewas Ditembak di Swedia
Next Article Mensos Pastikan Efisiensi Anggaran Tak Pengaruhi Dana Bansos

Informasi lainnya

Donny Ermawan, Nahkoda Pertama Universitas Republik Indonesia

23 Juli 2026

Mengapa Universitas Republik Indonesia Jadi Sorotan?

23 Juli 2026

Apa Itu Universitas Republik Indonesia? Kenali Misi Besarnya

23 Juli 2026

Tahun Ajaran Baru 2026, MPLS Ramah Jadi Wajah Baru Sekolah

8 Juli 2026

36 Juta Warga Jabar Gunakan Handphone, Pers Ditantang Jaga Kredibilitas

24 Juni 2026

Aturan Baru SD: Tak Wajib Usia 7 Tahun

22 Mei 2026
Paling Sering Dibaca

Celah Curang Layanan Rumah Sakit

Editorial Udex Mundzir

Poligami dalam Islam: Syarat, Larangan, dan Langkah Persiapan

Islami Udex Mundzir

Shin Tae Yong Beri Dampak Positif pada Sepak Bola Indonesia

Kroscek Alfi Salamah

Bahaya Riba dalam Islam dan Cara Menghindarinya

Islami Ericka

Shuka Grill: Pilihan All You Can Eat yang Memikat

Food Lina Marlina
Berita Lainnya
Daerah
Alfi Salamah19 Juli 2026

Kemarau Ubah Situ Gede Tasikmalaya Jadi Hamparan Rumput Hijau

Tradisi Poligami Raja-Raja Arab Saudi dalam Mempersatukan Negara

Bahaya Tidur Terlalu Lama untuk Kesehatan Tubuh

Pulau Natal Pernah Luput dari Republik Indonesia, Kini Milik Australia

Jejak Pemilik PT IWIP dan Keterkaitannya dengan IMIP Morowali

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Perlengkapan Pramuka Lengkap Produk Dapur Terlaris Alat Tulis Sekolah Murah
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi