Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Batas Kuasa, Uji Demokrasi

AI Ciptakan Konsensus Palsu di Ruang Digital

Uji Coba Sukses, QRIS Indonesia-Tiongkok Rilis Akhir April 2026

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Senin, 27 April 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Tradisi Sedekah Bumi Ponoragan Teguhkan Identitas Budaya

Upacara tahunan ini menjadi titik temu antara nilai leluhur dan semangat pembangunan modern.
GraceGrace28 Mei 2025 Diskominfo Kukar 528 Views
Tradisi Sedekah Bumi Ponoragan Teguhkan Identitas Budaya
Tradisi Sedekah Bumi Ponoragan (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Kukar – Di tengah arus modernisasi yang kian deras, masyarakat Desa Ponoragan, Kecamatan Loa Kulu, Kutai Kartanegara, tetap memeluk erat akar budaya mereka melalui pelaksanaan sedekah bumi, sebuah tradisi adat yang diwariskan turun-temurun.

Pada Rabu (28/5/2025), ritual ini kembali digelar penuh khidmat, beriringan dengan peletakan batu pertama pembangunan gedung Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) yang menjadi simbol kemajuan desa.

Momen tersebut bukan semata seremoni adat atau agenda pembangunan, melainkan bentuk nyata dari tekad masyarakat untuk membangun masa depan tanpa melupakan asal-usul mereka. Tradisi sedekah bumi, atau dikenal juga sebagai bersih desa, merupakan perwujudan syukur atas berkah yang telah diberikan oleh Tuhan, terutama dari hasil bumi dan kesehatan warga.

“Sedekah bumi merupakan acara tahunan kami di Desa Ponoragan, sebagai bentuk rasa syukur warga kami atas kenikmatan Tuhan yang diberikan,” ujar Kepala Desa Ponoragan, Sarmin, di sela-sela upacara.

Menurut Sarmin, tradisi ini mencakup rasa syukur atas tiga aspek utama: keberhasilan usaha warga, kesehatan yang senantiasa terjaga, dan kekayaan alam yang menjadi tumpuan hidup masyarakat. Semua itu, katanya, tidak hanya layak disyukuri secara pribadi, tetapi juga harus dirayakan bersama sebagai komunitas.

Baca Juga:
  • Beras Cap Tugu Tembus Ritel, Desa Loh Sumber Kini Mandiri
  • Bupati Kukar Terbitkan SE, Atur Kegiatan Masyarakat selama Ramadan
  • Bupati Kukar Lantik Pengurus Askab PSSI, Targetkan Prestasi Sepak Bola
  • DKP Kukar Dorong Pelaku Usaha Perikanan Segera Daftar Kartu Kusuka

“Terutama kenikmatan usaha, kenikmatan sehat dan kenikmatan sumber daya alam yang ada di Desa Ponoragan,” tambahnya.

Namun, lebih dari sekadar ritual, sedekah bumi juga dimaknai sebagai bentuk pengakuan spiritual manusia terhadap keterbatasannya. Dalam masyarakat agraris seperti Ponoragan, hubungan harmonis dengan alam dianggap sebagai bagian dari tata nilai kehidupan, dan sedekah bumi menjadi ungkapan keharmonisan tersebut.

“Sedekah bumi atau bersih desa sebagai upacara adat yang memiliki makna spiritual dibaliknya, yang bertujuan sebagai ungkapan rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Kuasa atas limpahan rahmat serta rezeki dari hasil bumi,” terang Sarmin.

Tak lupa, Sarmin mengingatkan pentingnya keterlibatan generasi muda dalam melestarikan tradisi ini. Menurutnya, keberlanjutan budaya lokal sangat bergantung pada kesadaran anak-anak muda dalam memahami dan menghidupi nilai-nilai leluhur.

Artikel Terkait:
  • Rapak Lambur: Desa Kecil dengan Jiwa Nasionalisme Besar
  • Pra Forum Perangkat Daerah Kukar Bahas Sinkronisasi Program OPD
  • Silaturahmi Ramadhan, Bupati Kukar Ajak Sempekat Pore Sukseskan PSU
  • Pisah Sambut Gubernur Kaltim, Kukar Hadiri Seremoni Penuh Kehangatan

“Kalau generasi muda ini peduli maka tradisi atau budaya ini akan berlanjut terus, tapi kalau generasi mudanya tidak mau melestarikan mungkin tradisi ini tidak akan berjalan terus,” katanya.

Pernyataan ini menjadi seruan moral yang kuat di tengah tantangan globalisasi dan pergeseran nilai budaya. Tanpa regenerasi kultural, sebuah tradisi betapapun sakralnya bisa saja hilang ditelan zaman. Karenanya, keterlibatan pemuda tidak hanya dibutuhkan sebagai peserta, tetapi juga sebagai penjaga nilai dan pewaris semangat.

Dengan penyelenggaraan sedekah bumi yang bersamaan dengan pembangunan gedung PAUD, masyarakat Desa Ponoragan mengirimkan pesan yang jelas: pembangunan tidak boleh mengorbankan budaya, dan modernitas harus berjalan seiring dengan pelestarian identitas.

Jangan Lewatkan:
  • Pesta Laut Pesisir Kukar 2025 Sukses Gairahkan Budaya dan Wisata
  • Bupati Kukar Panen Perdana Melon Hidroponik di Rapak Lambur
  • Puskesmas Diimbau Atur Jadwal Skrining Cegah Penumpukan
  • Peringatan Hari Kartini di Loa Kulu Soroti Peran Perempuan

“Maka untuk itu tradisi adat warisan leluhur ini tetap dilestarikan di Desa Ponoragan,” pungkas Sarmin, menutup prosesi yang menyatukan nilai spiritual, budaya, dan pembangunan dalam satu tarikan napas.

Budaya Lokal Kukar Diskominfo Kukar Loa Kulu Pemkab Kukar Sedekah Bumi Tradisi Ponoragan
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticlePertamina Perluas Produksi Bioavtur Jelantah di Dua Kilang
Next Article Prabowo-Macron Sepakat Deklarasi 100 Tahun Indonesia-Prancis

Informasi lainnya

Perkuat Komitmen Anti-Korupsi, Kukar Teken Pernyataan MSCP

6 Agustus 2025

Pemkab Kukar Ingin BBM SKK Migas Disuplai Lokal

29 Juli 2025

Pemkab Kukar Ajak Swasta Dukung Wisata Pulau Kumala

4 Juli 2025

Diskominfo Kukar Bahas Tata Kelola Aset TIK Lewat On Desk Survey

25 Juni 2025

Event Mancing di Maluhu Dongkrak UMKM dan Ekowisata

1 Juni 2025

Santan Ulu Sinergikan Koperasi dan BUMDes untuk Ekonomi Desa

31 Mei 2025
Paling Sering Dibaca

KDM, Calon Diktator yang Terlihat Merakyat

Opini Udex Mundzir

Persaingan Global dalam Pengembangan Kecerdasan Buatan

Techno Ericka

Guru Hebat

Gagasan Syamril Al-Bugisyi

Modal Waktu

Gagasan Syamril Al-Bugisyi

Prabowo-Gibran dan Propaganda 78% Publik Puas

Editorial Udex Mundzir
Berita Lainnya
Pendidikan
Alfi Salamah21 April 2026

Empat Tim Mahasiswa UT dari Pesantren Khalifa Lolos Pendanaan Riset

Alumni SMAN 1 Cisayong Lolos Seleksi Program Pendanaan Penelitian Mahasiswa Universitas Terbuka 2026

5 E-Commerce Dominasi Pasar Usai Bukalapak Tutup Layanan

Jejak Pemilik PT IWIP dan Keterkaitannya dengan IMIP Morowali

Ledakan Ikan Sapu-sapu, Jakarta Cari Cara Ampuh

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi