Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Danny Setiawan Wafat, Jejak Panjang Birokrat Jabar

24.200 Hektare Sawah Bandung Menuju LP2B

Bazar Murah Bandung, Berapa Warga Bisa Berhemat?

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Selasa, 22 September 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Irigasi Putus Diterjang Longsor, Warga Citepus Terpaksa Swadaya Pasang Paralon

Terkendalanya alokasi dana desa membuat warga harus bersiap turun tangan menyambung pasokan air, sambil menunggu perbaikan permanen dari pemerintah daerah.
Adit MusthofaAdit Musthofa7 April 2026 Daerah
Kondisi saluran irigasi sawah yang terputus total diterjang tanah longsor di Citepus, Desa Santanamekar, Tasikmalaya.
Kondisi saluran irigasi sawah yang terputus total diterjang tanah longsor di Citepus, Desa Santanamekar, Tasikmalaya.
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Tasikmalaya – Warga di wilayah Citepus, Desa Santanamekar, Kecamatan Cisayong, kini harus turun tangan menyelamatkan nasib persawahan mereka sendiri. 

Bencana tanah longsor yang terjadi pada Minggu, (5/4/2026) sore telah memutus total saluran irigasi vital, mengambrolkan balong warga, dan material longsoran berupa tanah dan bebatuan jatuh menimpa area persawahan di bawahnya serta meluapkan air hingga ke halaman Pesantren Pramuka Khalifa.

Di tengah ancaman krisis air untuk lahan pertanian, warga tidak bisa mengharapkan perbaikan infrastruktur secara instan dari pemerintah desa. Pasalnya, anggaran perbaikan permanen tidak tersedia di kas desa, sehingga warga didorong untuk melakukan penanganan sementara secara mandiri.

Kepala Wilayah (Kawil) Citepus, Suhendar, secara gamblang membagi antara tugas administratif pemerintahan dan tugas di lapangan yang kini dibebankan kembali kepada masyarakat.

“Untuk urusan pemerintahan, saat ini sedang dalam proses permohonan dan pelaporan ke atas. Sementara untuk penanganan di lapangan, kembali lagi ke lingkungan masyarakat untuk kerja samanya,” ujar Suhendar.

Sebagai solusi darurat agar air kembali mengalir, warga membutuhkan sekitar tiga batang pipa paralon ukuran 8 inci dengan bentangan 12 meter yang akan dipasang melalui kerja bakti.

Baca Juga:
  • Biaya PTSL Ditentukan Rp150 Ribu, Warga Desa Santanamekar Bayar Rp250 Ribu
  • Laut Selatan Pangandaran Bergetar, BMKG Rilis Data Gempa
  • Upacara Hardiknas Tahun 2025 di Kecamatan Cisayong
  • Kaltim Perkuat Perlindungan Perempuan dan Anak Lewat Rakorda P3A

Keterbatasan Kewenangan dan Anggaran Desa

Merespons lambatnya perbaikan fisik secara permanen, Pemerintah Desa Santanamekar beralasan bahwa hal tersebut berada di luar kapasitas keuangan desa. Kepala Desa Santanamekar, Ade Saepudin, menyatakan pihaknya telah menyediakan paralon yang dibutuhkan warga, namun untuk pembangunan utuhnya, desa harus menunggu campur tangan Pemerintah Kabupaten.

“Sementara ini saluran irigasi diganti dulu dengan paralon, pokoknya sudah ada dari desa. Untuk perbaikan utuhnya itu proyek besar dan tidak bisa di-cover oleh Dana Desa. Kami sudah membuat laporan bencana ke kecamatan untuk diteruskan ke Kabupaten agar mendapat dana tanggap darurat,” tegas Ade, Selasa (7/4/2026).

Pernyataan tersebut didukung oleh Ketua BPD Santanamekar, Asep Selamet Setiawan. Ia mengonfirmasi bahwa tangan pemerintah desa terikat oleh aturan dari pusat terkait penggunaan anggaran. 

“Dana Desa sekarang itu penggunaannya sudah ditentukan pos-posnya dari pusat. Kami dari pihak desa hanya menyalurkan anggaran tanpa bisa merubah pos yang ada,” terangnya.

Catatan Transparansi Anggaran

Terkait transparansi penggunaan anggaran desa tahun 2026 yang disebut mencapai Rp350 juta, Kades Ade Saepudin mengklaim bahwa seluruh rinciannya sudah terplot dan bisa diakses oleh publik.

Artikel Terkait:
  • Hebriyanto Minta Pemkot Kendari Evaluasi Garis Sempadan Bangunan Dan Jalan Hotel Plazza Inn Kendari
  • HUT RI ke-78, Fraksi PKS Kaltim Gelar Lomba Pidato Membaca Teks Proklamasi
  • KPK Tahan Rafael Alun Trisambodo Terkait Kasus Gratifikasi dan TPPU
  • Hari Jadi Ke-392 Kabupaten Tasikmalaya, Tasik Walargi Bagja Waluya

“Total diterima 350 juta dan sudah ada pos-posnya. Tinggal numpang lewat saja itu. Masyarakat bisa melihatnya di banner depan kantor desa,” ujar Ade.

Namun, fakta di lapangan menunjukkan hal yang kurang sinkron. Berdasarkan pantauan langsung di Kantor Desa Santanamekar, banner transparansi Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) yang terpasang ternyata masih memuat rincian untuk tahun anggaran 2025. 

Data alokasi Rp350 juta untuk tahun 2026 yang diklaim sudah terkunci rinciannya, belum dipublikasikan melalui sarana informasi publik tersebut.

Kini, Warga di Citepus hanya bisa mengandalkan gotong royong dan pipa paralon seadanya untuk menjaga pasokan air ke sawah mereka. 

Mereka sangat menantikan kehadiran nyata dari Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya (BPBD atau Dinas PU) untuk segera memberikan solusi permanen, agar roda ekonomi masyarakat tidak semakin terhambat oleh rusaknya fasilitas irigasi.

Jangan Lewatkan:
  • 97 Titik Panas Terdeteksi di Kaltim, BMKG Imbau Warga Waspada Karhutla
  • Yayasan Rumah Moderasi Mojokerto Ajak Akhwat Terpapar Tangkal Radikalisme
  • Pelepasan 7.787 Hektare PT ITCIKU untuk Warga Libatkan Pemerintah
  • Dispar Kutim Genjot Pendataan Ekraf Lewat Program Sindekraf

Citepus Dana Desa Gotong Royong Warga Irigasi Sawah Longsor Tasikmalaya
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleRapimnas PJS Matangkan Langkah ke Dewan Pers
Next Article Kwaran Ponre Matangkan KMD untuk Pembina Pramuka

Informasi lainnya

24.200 Hektare Sawah Bandung Menuju LP2B

14 September 2026

Gempa M7,7 Flores Tewaskan 38 Orang, Tsunami 94 Cm

15 Agustus 2026

KMD Pramuka Penggalang Resmi Dibuka di PGSD Bone

25 Juli 2026

Kebakaran Landa Kasepuhan Cipta Mulya Sukabumi

25 Juli 2026

Kemarau Ubah Situ Gede Tasikmalaya Jadi Hamparan Rumput Hijau

19 Juli 2026

Genset Sound Horeg Terbakar, Respons Warganet Mengemuka

16 Juni 2026
Paling Sering Dibaca

Koperasi Desa Tanpa Arah Nyata

Editorial Lisda Lisdiawati

Mengakhiri Bayang Jokowi

Editorial Udex Mundzir

Kuliner Viral 2026, Sekadar Gaya?

Food Alfi Salamah

Tri Mumpuni, Penyulut Cahaya dari Desa Terpencil

Biografi Alfi Salamah

Rombak Kabinet, Reformasi Aparat

Editorial Udex Mundzir
Berita Lainnya
Lingkungan
Alfi Salamah21 Agustus 2026

Karhutla Kalimantan, Benarkah Ada yang Sengaja Membakar?

Gunung Raung Erupsi, Warga Diminta Jauhi Kawah dalam Radius Tiga Kilometer

Tugu Titik Nol IKN Bertuliskan ‘Lorem Ipsum’, Jadi Simbol Ibu Kota yang Masih ‘Draft’

Jejak Pemilik PT IWIP dan Keterkaitannya dengan IMIP Morowali

Prioritas Silaturahmi Lebaran, Siapa Didahulukan?

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Produk Dapur Terlaris Perlengkapan Pramuka Lengkap Perlengkapan Pramuka Lengkap
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi