Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Gempa M7,7 Flores Tewaskan 38 Orang, Tsunami 94 Cm

Temaram di Khalifa

Ketika Pramuka Belajar Korupsi

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Minggu, 16 Agustus 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Netralitas Pendidikan, Sekolah bukan Ruang Campaign! 

Isu dugaan masuknya unsur kampanye dalam program pendidikan di Kalimantan Timur menuai kritik dari kalangan mahasiswa.
Alfi SalamahAlfi Salamah14 April 2026 Pendidikan
UINSI SAMARINDA
Mia Aulia Rohmah, Wakil Presiden Mahasiswa UINSI Samarinda
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Samarinda – Dugaan masuknya praktik kampanye ke lingkungan sekolah di Kalimantan Timur menjadi perhatian publik. Kondisi ini dinilai dapat mengganggu netralitas pendidikan yang seharusnya bebas dari kepentingan politik praktis.

Isu tersebut muncul seiring adanya program yang difasilitasi pemerintah dan diduga membawa muatan kampanye ke dalam lingkungan pendidikan. Hal ini menimbulkan kekhawatiran karena sekolah seharusnya menjadi ruang pembelajaran yang objektif, bukan tempat penyampaian kepentingan tertentu.

“Sekolah harus tetap netral. Ketika program yang masuk ke lingkungan pendidikan mengandung unsur campaign, maka itu adalah bentuk penyimpangan dari tujuan pendidikan itu sendiri,” ujar Mia Aulia Rohmah, Wakil Presiden Mahasiswa UINSI Samarinda.

Ia menilai bahwa pemerintah perlu memastikan setiap program pendidikan berfokus pada peningkatan kualitas pembelajaran. Menurutnya, masuknya unsur kampanye dapat mengaburkan tujuan utama pendidikan sebagai sarana pencerdasan.

Baca Juga:
  • Gerakan Pramuka Kwarcab Bone Gelar Kegiatan Pra Jota Joti
  • Pesantren Awal Libur Ramadan Ditutup
  • Mendikdasmen Kaji Putusan MK soal SD-SMP Swasta Gratis
  • Kecurangan UTBK 2025 Kian Canggih, Kamera Disembunyikan di Behel

“Pemerintah seharusnya hadir membawa nilai pencerdasan, bukan membuka ruang bagi campaign di lingkungan pendidikan,” tambahnya.

Menurut Mia, pendidikan memiliki peran penting dalam membentuk generasi yang kritis dan berintegritas. Oleh karena itu, sekolah harus dijaga sebagai ruang yang netral dan independen. Jika praktik kampanye dibiarkan masuk, maka proses pembelajaran berpotensi tidak lagi berjalan secara objektif.

“Netralitas pendidikan adalah harga mati. Sekolah tidak boleh dijadikan panggung campaign dalam bentuk apa pun,” tegasnya.

Artikel Terkait:
  • Pengaruh Kualitas Guru Terhadap Kualitas Pendidikan
  • Dies Natalis ke-17 Politeknik Triguna Meriah, Mahasiswa hingga Siswa Priangan Timur Berkompetisi
  • Hardiknas 2025, Prabowo Umumkan Insentif Guru dan Renovasi 10.440 Sekolah
  • Usulan Sri Mulyani Anak SD Belajar Saham, Mendikdasmen Angkat Bicara

Ia juga menyoroti potensi tekanan yang dapat dirasakan oleh siswa dan guru dalam situasi tersebut. Tekanan ini dinilai dapat memengaruhi cara berpikir serta sikap di lingkungan pendidikan, meskipun tidak selalu terlihat secara langsung.

Pengamat pendidikan menilai bahwa menjaga netralitas sekolah merupakan langkah penting untuk memastikan kualitas pendidikan tetap terjaga. Tanpa independensi, sekolah berisiko kehilangan fungsinya sebagai tempat pengembangan nalar kritis.

Pemerintah diharapkan dapat mengevaluasi program yang masuk ke lingkungan pendidikan agar tetap sesuai dengan prinsip netralitas. Hal ini penting untuk memastikan bahwa sekolah tetap menjadi ruang pembelajaran yang bebas dari intervensi kepentingan politik.

Jangan Lewatkan:
  • Dedi Mulyadi Rencanakan Wajib Militer untuk Pelajar SMA di Jabar
  • Nasib Guru Honorer di 2027, Tetap Mengajar atau Terhapus?
  • A. Muh. Yauri, Ph.D: Melalui Jota, Anggota Pramuka Belajar Mahir Radio Amatir
  • “Akhirnya Paham Cara Menemukan Celah Kebaruan Riset.”
Kaltim Kampanye Pendidikan Mahasiswa Netralitas Sekolah Pendidikan Indonesia
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleBulan Menjauh, Gerhana Total Terancam Hilang
Next Article Arkeologi dan Narasi Manusia

Informasi lainnya

Temaram di Khalifa

14 Agustus 2026

Curi Start, Mugus PP Khalifa Langsung Eksekusi SK Kwarnas Terbaru

6 Agustus 2026

Ketua Dewan Racana Pesantren Khalifa Dilantik

6 Agustus 2026

URI: Lantik Dulu, Masalah Kemudian

27 Juli 2026

PP Khalifa Matangkan Adaptasi SK Kwarnas Terbaru Menjelang Mugus

25 Juli 2026

Donny Ermawan, Nahkoda Pertama Universitas Republik Indonesia

23 Juli 2026
Paling Sering Dibaca

Growth Mindset

Refleksi Syamril Al-Bugisyi

Liburan Seru Cuma Rp1 Juta?

Travel Alfi Salamah

Menikmati Kuliner Autentik Khas Turki, Dari Kudapan Manis hingga Minuman Tradisional

Food Alfi Salamah

Kalau Ijazah Jokowi Palsu, Siapa Masuk Penjara?

Editorial Udex Mundzir

Rahasia Minyak Zaitun untuk Kulit dan Rambut Sehat

Daily Tips Ericka
Berita Lainnya
Ekonomi
Ericka29 Mei 2025

Presiden Prabowo Izinkan Ekspor Beras ke Malaysia

Diplomasi Ubah Peta, Sebatik Bertambah Luas

Jurusan IPA, IPS, dan Bahasa Resmi Kembali di SMA Mulai 2025

Prabowo Nilai Pengibaran Bendera One Piece Tak Langgar Aturan

Istiqlal Jadi Tuan Rumah MTQ Tujuh Negara

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Perlengkapan Pramuka Lengkap Buku Anak Islami Murah Alat Tulis Sekolah Murah
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi