Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Harga BBM Melonjak, Warga Nairobi Serbu SPBU

DKI Amankan 6,98 Ton Ikan Sapu-Sapu di Jakarta Hari Ini

Sosok Pembina Jurnalis Kaltim Sukri Tutup Usia

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Sabtu, 18 April 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Harga BBM Melonjak, Warga Nairobi Serbu SPBU

Lonjakan harga bahan bakar di Kenya picu antrean panjang warga jelang kebijakan baru berlaku tengah malam.
Alfi SalamahAlfi Salamah18 April 2026 Global
BBM Naik
BBM naik, pemotor mangantri di SPBU (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Nairobi – Seperti detik terakhir sebelum badai datang, warga ibu kota Kenya berbondong-bondong memadati stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) pada malam hari. Antrean kendaraan mengular panjang, mencerminkan kepanikan yang muncul menjelang kenaikan harga bahan bakar yang diumumkan berlaku tepat setelah tengah malam.

Lonjakan ini terjadi ketika masyarakat berusaha mengisi penuh tangki kendaraan mereka sebelum harga baru resmi diberlakukan. Berdasarkan laporan, harga solar melonjak hingga 40 shilling Kenya (KES) per liter, sementara bensin naik hampir 29 shilling per liter. Kenaikan tajam ini dipicu oleh tekanan global, termasuk meningkatnya biaya energi dan gangguan distribusi akibat konflik geopolitik di kawasan Timur Tengah.

“Sejak sore antrean tidak pernah sepi. Banyak yang khawatir harga akan semakin tidak terjangkau,” ujar seorang petugas SPBU di Nairobi, menggambarkan situasi yang terjadi di lapangan.

Fenomena ini diperparah oleh spekulasi yang telah beredar selama berminggu-minggu. Sebelumnya, pemerintah Kenya sempat memberikan jaminan bahwa harga bahan bakar tidak akan mengalami kenaikan. Namun, realitas pasar global berkata lain. Tekanan dari melonjaknya harga minyak dunia serta meningkatnya biaya pengiriman memaksa pemerintah mengambil keputusan sulit.

Baca Juga:
  • Dukungan Palestina di Monas, Cholil: Tanpa Atribut Partai
  • Siklon Tropis NURI Picu Hujan Lebat di Indonesia Timur
  • Komisi I DPR Desak Pemerintah Jadi Mediator India-Pakistan
  • Megahnya Penobatan Raja Charles III di Inggris

Konflik yang melibatkan Amerika Serikat dan Israel di wilayah Iran turut memperburuk situasi. Ketegangan tersebut berdampak langsung pada jalur distribusi energi global, khususnya di Selat Hormuz—jalur vital yang dilalui hampir seperlima pasokan minyak dan gas alam cair dunia. Gangguan di wilayah ini membuat pasokan tersendat dan harga energi melonjak di berbagai negara, termasuk Kenya.

Sebagai negara berkembang yang bergantung pada impor energi, Kenya menjadi salah satu pihak paling rentan terhadap gejolak ini. Kenaikan harga bahan bakar tidak hanya berdampak pada sektor transportasi, tetapi juga berpotensi memicu kenaikan harga barang dan jasa secara luas.

Pengamat ekonomi menilai, situasi ini dapat memperburuk tekanan inflasi yang sudah dirasakan masyarakat. Selain itu, biaya logistik yang meningkat diperkirakan akan berdampak langsung pada harga kebutuhan pokok dalam waktu dekat.

Artikel Terkait:
  • PBB Krisis Dana, Operasi dan Perekrutan Terancam Dihentikan
  • WOSM Luncurkan Branding Baru untuk Pramuka Dunia
  • Trump Somasi CNN dan NYT Usai Laporan Nuklir Iran Bocor
  • WHO Resmi Adopsi Kesepakatan Pandemi Global Pertama

Dengan kondisi global yang masih tidak stabil, masyarakat Kenya kini dihadapkan pada ketidakpastian baru. Lonjakan harga bahan bakar menjadi pengingat bahwa krisis energi global memiliki dampak nyata hingga ke kehidupan sehari-hari warga.

Jangan Lewatkan:
  • Putin Terpuruk Akibat Kekalahan-Kekalahan di Ukraina.
  • Bandara Internasional Laut Merah Riyadh: Destinasi Terbaru Arab Saudi
  • Aksi Boikot Israel, Menambah Derita Palestine?
  • Terusan Korintus, Mimpi Kuno yang Tertunda 25 Abad
BBM Kenya Inflasi Afrika Krisis Energi Global Nairobi Selat Hormuz
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleDKI Amankan 6,98 Ton Ikan Sapu-Sapu di Jakarta Hari Ini

Informasi lainnya

Bukan Sekadar Menang, Tapi Diterima

15 April 2026

Ketika Prostitusi Jadi Sistem Resmi

15 April 2026

Arkeologi dan Narasi Manusia

15 April 2026

Jejak Lama Nusantara di Enam Negara Tetangga

14 April 2026

Terusan Korintus, Mimpi Kuno yang Tertunda 25 Abad

13 April 2026

Dinding Biru Pompeii, Simbol Kekayaan Romawi Kuno

12 April 2026
Paling Sering Dibaca

Surat Fatir, Munculnya Uban sebagai Pemberi Peringatan

Islami Alfi Salamah

Marie Kondo: Menata Barang, Menemukan Kebahagiaan

Biografi Alfi Salamah

Cara Membuat Kimchi Korea Autentik

Food Alfi Salamah

Peraturan Penggunaan Media Sosial untuk Anak di Indonesia

Techno Ericka

Menakar Usia Ideal Penggunaan HP bagi Anak

Editorial Udex Mundzir
Berita Lainnya
Daerah
Adit Musthofa10 April 2026

Warga Selamatkan Sawah Pakai Bambu, Pemkab Tasikmalaya Kapan Turun Tangan?

Krisis Plastik Jadi Peluang Gaya Hidup Ramah Lingkungan

Sosok Pembina Jurnalis Kaltim Sukri Tutup Usia

Modus Janji Cinta Diancam Penjara dalam KUHP Baru

Terusan Korintus, Mimpi Kuno yang Tertunda 25 Abad

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi