Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2026
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Piala Dunia 2026 Jadi Arena Persaingan AI Global

Ketika Pesta Dimulai Tanpa Penonton (Indonesia)

BEM UI Turun ke Bundaran HI, Soroti Ekonomi dan APBN

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Minggu, 14 Juni 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2026
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

BEM UI Turun ke Bundaran HI, Soroti Ekonomi dan APBN

Mahasiswa UI menggelar aksi dengan lima tuntutan terkait ekonomi, anggaran, dan demokrasi.
Alfi SalamahAlfi Salamah12 Juni 2026 Nasional
BEM UI
Mahasiswa UI berkumpul di lapangan parkir Fisip UI untuk bertolak ke Jakarta malakukan aksi demontrasi di Jakarta. (Pic: L6/DAP)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Jakarta – Di tengah kenaikan harga kebutuhan pokok dan tekanan ekonomi yang dirasakan masyarakat, Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI) memilih turun ke jalan. Ribuan mahasiswa dijadwalkan menggelar aksi di kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta Pusat, Jumat (12/6/2026), dengan membawa lima tuntutan yang ditujukan kepada pemerintah.

Aksi yang mengusung tema “Menuju Indonesia Bangkrut” itu merupakan hasil konsolidasi mahasiswa yang dilakukan beberapa hari sebelumnya. Mahasiswa menilai berbagai kebijakan ekonomi dan tata kelola anggaran negara belum mampu menjawab persoalan yang dihadapi masyarakat, mulai dari mahalnya harga kebutuhan pokok hingga menyempitnya lapangan pekerjaan.

Ketua BEM UI Yatalathof Ma’shum Imawan menjelaskan, terdapat lima tuntutan utama yang akan disampaikan dalam aksi tersebut. Pertama, menghentikan pemborosan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Kedua, menurunkan harga kebutuhan pokok dan bahan bakar minyak (BBM). Ketiga, menghentikan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) serta pembangunan Koperasi Desa Merah Putih. Keempat, menghentikan praktik militerisme di ranah sipil. Kelima, mendesak Presiden Prabowo Subianto mengakui kesalahan pemerintah dan berhenti menghindari kritik publik.

Mahasiswa menilai berbagai persoalan ekonomi saat ini tidak hanya tercermin dalam angka pertumbuhan nasional, tetapi juga dirasakan langsung oleh masyarakat dalam kehidupan sehari-hari. Kenaikan harga pangan, biaya hidup yang meningkat, serta terbatasnya kesempatan kerja menjadi alasan utama mengapa isu ekonomi ditempatkan sebagai fokus utama aksi.

Baca Juga:
  • Wamensesneg Ungkap Alasan HUT ke-80 Indonesia Tak Digelar di IKN
  • Pemulihan Pascabencana Sumatera Butuh Rp 59 Triliun
  • Takbiran Diminta di Rumah Saat Nyepi di Bali
  • Diduga Korsleting Listrik, Kebakaran Hanguskan Gedung Rektorat UIN Jakarta

“Kenyataan yang kita hadapi sekarang adalah ekonomi hanya tumbuh di atas kertas, tapi di meja makan rakyat, tidak ada yang berubah. Harga beras naik, lapangan kerja menyempit, rakyat sekarat dihajar pajak, dan pemerintah sibuk memoles citra,” kata Yatalathof Ma’shum Imawan dalam keterangan menjelang aksi di Jakarta, Jumat (12/6/26).

Menurut BEM UI, Indonesia memiliki sumber daya yang besar, namun kesejahteraan masyarakat dinilai belum meningkat secara merata. Mahasiswa juga menyoroti komunikasi pemerintah yang dianggap kurang responsif terhadap kritik publik serta penggunaan aparat negara yang dinilai berlebihan dalam merespons suara masyarakat.

Isu penghentian Program Makan Bergizi Gratis menjadi salah satu tuntutan yang paling banyak menyita perhatian. Sebelumnya, BEM UI juga pernah menggelar aksi di depan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi pada Mei 2026. Saat itu, mahasiswa menolak penggunaan anggaran pendidikan untuk mendukung program yang dianggap tidak menyentuh akar persoalan pendidikan tinggi, seperti biaya kuliah, kesejahteraan dosen, dan pemerataan kualitas pendidikan.

“Pendidikan membutuhkan perhatian serius. Kami menilai prioritas anggaran seharusnya lebih banyak diarahkan pada peningkatan kualitas pendidikan, kesejahteraan tenaga pendidik, dan akses yang merata,” ujar pernyataan BEM UI dalam aksi pendidikan yang digelar di Jakarta pada awal Mei 2026.

Artikel Terkait:
  • Perjuangan Nelayan Indonesia Hadapi Tantangan
  • UGM: Jokowi Sah Lulusan Kehutanan, Ijazah Asli di Tangannya
  • Komisi VI dan XI DPR Disahkan Jadi Mitra Kerja BPI Danantara
  • Tak Terduga: Tiket Konser Coldplay Terjual Jutaan Tanpa Pajak

Selain persoalan ekonomi, mahasiswa juga mengangkat isu demokrasi dan relasi sipil-militer. Tuntutan penghentian militerisme di ranah sipil muncul karena kekhawatiran terhadap semakin luasnya keterlibatan unsur militer dalam sektor-sektor yang selama ini dikelola oleh lembaga sipil. Mahasiswa menilai prinsip demokrasi mensyaratkan pembagian peran yang jelas antara institusi sipil dan militer.

Aksi BEM UI kali ini memperlihatkan bahwa gerakan mahasiswa masih berupaya memainkan fungsi kontrol sosial terhadap kebijakan publik. Sejak era reformasi, kampus menjadi salah satu ruang yang secara konsisten menyuarakan kritik terhadap pemerintah ketika muncul persoalan yang dianggap berdampak luas bagi masyarakat.

Bagi masyarakat, substansi tuntutan mahasiswa bukan semata soal demonstrasi di jalan. Isu harga kebutuhan pokok, biaya hidup, penggunaan anggaran negara, hingga kualitas demokrasi merupakan persoalan yang menyentuh kehidupan sehari-hari. Karena itu, aksi tersebut berpotensi menjadi bahan evaluasi bagi pemerintah sekaligus membuka ruang diskusi publik mengenai arah kebijakan nasional.

Pada akhirnya, demonstrasi mahasiswa selalu lebih dari sekadar pengerahan massa. Di balik spanduk dan orasi, terdapat upaya menghadirkan kembali pertanyaan mendasar tentang kesejahteraan rakyat, efektivitas penggunaan anggaran negara, dan kualitas demokrasi. Jawaban atas pertanyaan itu bukan hanya penting bagi pemerintah, tetapi juga bagi masa depan masyarakat Indonesia.

Jangan Lewatkan:
  • KH Miftachul Akhyar Desak Gus Yahya Mundur dari PBNU
  • Polisi Petakan 5 Titik Macet Jalur Mudik Garut
  • Kemenhub Percepat Penanganan Kendaraan ODOL Secara Nasional
  • Mudik Gratis DKI 2025 Siapkan 22 Ribu Kursi, Begini Cara Daftarnya
APBN BEM UI Bundaran HI Demo Mahasiswa Ekonomi Indonesia
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleMeksiko Awali Piala Dunia 2026 dengan Kemenangan 2-0
Next Article Ketika Pesta Dimulai Tanpa Penonton (Indonesia)

Informasi lainnya

4.151 Personel Gabungan Kawal Aksi Mahasiswa di Jakarta

12 Juni 2026

BMKG Keluarkan Peringatan Tsunami Pascagempa Besar Sangihe

8 Juni 2026

Musim Nobar Pesta Babi Diatur Lewat Pendaftaran

18 Mei 2026

Dandhy Laksono Soroti Dugaan Pembajakan Film

18 Mei 2026

Sidang Isbat Kemenag Putuskan Iduladha 1447 H Jatuh 27 Mei

17 Mei 2026

Sidang Isbat Iduladha Digelar pada 17 Mei 2026

7 Mei 2026
Paling Sering Dibaca

Kyoto Kerek Tarif Wisata Demi Selamatkan Warisan Budaya

Travel Alfi Salamah

Peluang Usaha di Balik Batas Medsos

Editorial Lisda Lisdiawati

Nikmati Liburan Tanpa Sakit dengan Gaya CERIA

Travel Ericka

Kisah Inspiratif dari Medan Pertempuran Uhud: Pelajaran Berharga

Islami Alfi Salamah

Haji Ilegal, Iman yang Dimanfaatkan

Editorial Udex Mundzir
Berita Lainnya
Ekonomi
Lisda Lisdiawati8 Desember 2025

Jejak Pemilik PT IWIP dan Keterkaitannya dengan IMIP Morowali

Kemenhaj Umumkan Penyakit Tak Lolos Syarat Haji 2026

Modus Janji Cinta Diancam Penjara dalam KUHP Baru

Aturan Baru SD: Tak Wajib Usia 7 Tahun

Batal Jadi Ibu Kota? MK Tegaskan IKN Belum Gantikan Jakarta

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Buku Anak Islami Murah Alat Tulis Sekolah Murah Produk Dapur Terlaris
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi