Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Danny Setiawan Wafat, Jejak Panjang Birokrat Jabar

24.200 Hektare Sawah Bandung Menuju LP2B

Bazar Murah Bandung, Berapa Warga Bisa Berhemat?

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Sabtu, 19 September 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Danny Setiawan Wafat, Jejak Panjang Birokrat Jabar

Lisda LisdiawatiLisda Lisdiawati19 September 2026 Obituari
Danny Setiawan Wafat, Jejak Panjang Birokrat Jabar
Mantan Gubernur Jawa Barat periode 2003-2008 (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Bandung – Perjalanan panjang Danny Setiawan di pemerintahan Jawa Barat berakhir pada Sabtu pagi. Mantan Gubernur Jawa Barat itu meninggal dunia pada usia 81 tahun setelah puluhan tahun hidupnya lekat dengan birokrasi, dari tingkat kecamatan hingga memimpin provinsi.

Danny Setiawan wafat di Bandung, Sabtu (19/9/26), sekitar pukul 06.00 WIB. Kabar duka tersebut disampaikan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, sementara jenazah disemayamkan di rumah duka di Jalan Anggrek No. 14, Kota Bandung, sebelum dibawa ke Kabupaten Purwakarta untuk dimakamkan di kompleks pemakaman keluarga.

“Kami menyampaikan kabar duka. Telah meninggalkan kita semua, Bapak Haji Danny Setiawan, mantan Gubernur Jawa Barat,” kata Dedi Mulyadi saat menyampaikan kabar wafatnya Danny Setiawan di Jawa Barat, Sabtu (19/9/26).

Kepergian Danny bukan hanya kabar duka bagi keluarga. Ia meninggalkan catatan panjang dalam sejarah pemerintahan Jawa Barat, terutama sebagai birokrat karier yang berhasil mencapai posisi tertinggi di pemerintahan provinsi.

Danny memimpin Jawa Barat pada 13 Juni 2003 hingga 13 Juni 2008 bersama Wakil Gubernur Nu’man Abdul Hakim. Masa kepemimpinannya berada di antara pemerintahan HR Nuriana dan Ahmad Heryawan, pada periode ketika Indonesia masih menjalani tahun-tahun awal pelaksanaan otonomi daerah.

Dedi Mulyadi mengenang Danny sebagai pejabat yang meninggalkan karya selama mengabdi di pemerintahan Jawa Barat.

“Saya meyakini Pak Danny Setiawan adalah ahli kebaikan. Banyak karya-karya yang diperbuat untuk kemajuan Provinsi Jawa Barat,” ujar Dedi saat mengenang Danny Setiawan di Jawa Barat, Sabtu (19/9/26).

Dari Camat hingga Gubernur Jawa Barat

Perjalanan Danny Setiawan menuju kursi gubernur tidak berlangsung singkat. Ia meniti karier melalui jalur birokrasi pemerintahan sejak usia muda dan melewati berbagai jenjang sebelum dipercaya memimpin Jawa Barat.

Danny lahir pada 28 Agustus 1945. Catatan perjalanan karier yang dihimpun ANTARA menyebut ia pernah menjadi Camat Cimarga, Kabupaten Lebak, pada 1968.

Selepas itu, kariernya berlanjut di sejumlah daerah dan lembaga pemerintahan. Danny pernah menjadi Wakil KPS Ransiki di Manokwari, kemudian Sekretaris Wilayah Daerah Kabupaten Lebak, sebelum menempati sejumlah posisi strategis di lingkungan Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

Ia pernah bertugas di Bappeda, menjadi Kepala Biro Keuangan, Kepala Biro Pembangunan Daerah, hingga Kepala Dinas Pendapatan Daerah Jawa Barat. Pada 1998, Danny mencapai salah satu jabatan tertinggi birokrasi daerah dengan menjadi Sekretaris Daerah Jawa Barat.

Baca Juga:
  • Musisi Legendaris Titiek Puspa Tutup Usia
  • Hamdan ATT Wafat, Sang Pelantun ‘Termiskin di Dunia’ Tinggalkan Duka
  • Pemakaman PB XIII Berdasar Kalender Jawa, Ini Penentuannya
  • Istri Wapres Ke-4 RI Karlinah Umar Wirahadikusumah Tutup Usia

Perjalanan itu membuat kiprah Danny memiliki posisi tersendiri dalam sejarah pemerintahan provinsi. Ia dikenal sebagai pejabat yang tumbuh dari birokrasi hingga kemudian mencapai kursi Gubernur Jawa Barat.

Jejak tersebut penting karena memperlihatkan jalur pengabdian seorang aparatur yang dibangun melalui berbagai tingkat pemerintahan. Dari mengurus wilayah kecamatan hingga kebijakan tingkat provinsi, sebagian besar kehidupan profesional Danny berlangsung di lingkungan pelayanan publik.

Pendidikan Mengiringi Perjalanan Karier

Karier pemerintahan Danny juga berjalan beriringan dengan pendidikan. Ia pernah menempuh pendidikan di Akademi Pemerintahan Dalam Negeri (APDN) Bandung dan Institut Ilmu Pemerintahan (IIP) Malang.

Danny kemudian meraih gelar Magister Kebijakan Publik dari Universitas Padjadjaran pada 2000. Ia juga tercatat pernah mengikuti pendidikan kepemimpinan di University of Pittsburgh, Amerika Serikat.

Semangat belajar itu pula yang dikenang keluarganya setelah Danny berpulang. Tomi, adik sepupu Danny, menyebut pendidikan dan pengabdian kepada negara menjadi bagian yang menonjol dari kehidupan almarhum.

“Beliau kakak yang paling diteladani… beliau tidak berhenti sekolah dan mengabdikan diri untuk negara, semangat untuk belajarnya, top,” kata Tomi saat memberikan keterangan mengenai Danny Setiawan di Desa Ciwareng, Kecamatan Babakancikao, Kabupaten Purwakarta, Sabtu (19/9/26).

Riwayat tersebut memperlihatkan bahwa pendidikan aparatur tidak berhenti ketika seseorang telah mendapatkan jabatan. Danny tetap melanjutkan pendidikan ketika kariernya telah berada pada tingkat pemerintahan provinsi.

Bagi dunia birokrasi, perjalanan semacam itu berkaitan dengan kebutuhan aparatur untuk terus memperbarui pengetahuan. Kebijakan publik berubah bersama persoalan masyarakat, sehingga pengalaman lapangan dan pendidikan menjadi dua bekal yang saling melengkapi.

Rumah Duka Dipenuhi Pelayat

Suasana duka menyelimuti kediaman Danny di Jalan Anggrek, Bandung. Sejak pagi, pelayat berdatangan untuk menyampaikan belasungkawa kepada keluarga.

Sejumlah tokoh dan pejabat Jawa Barat terlihat hadir, di antaranya mantan Wali Kota Bandung Dada Rosada, Popong Otje Djundjunan atau Ceu Popong, Wali Kota Bandung Muhammad Farhan, serta sejumlah kepala dinas di lingkungan Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

Artikel Terkait:
  • Prof. Dr. Awang Faroek Ishak Tutup Usia
  • Kaltim Berduka, Norbaiti Isran Noor Istri Gubernur Meninggal Dunia
  • Cak Sholeh Wafat, Tinggalkan Jejak Advokasi Warga
  • Kepergian Acil Bimbo Tinggalkan Jejak Abadi di Musik Indonesia

Karangan bunga juga memenuhi sekitar rumah duka. Di antaranya terdapat kiriman Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi dan mantan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil.

Danny meninggalkan istrinya, Rinania Sastrawiguna, serta empat anak, yakni Renny Dewi Pratami, Anny Dewi Lasmiani, Rio Teguh Pribadi, dan Winny Citra Dewi Utami.

Setelah disemayamkan di Bandung, jenazah dijadwalkan dibawa menuju Kabupaten Purwakarta. Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Jawa Barat Adi Komar mengatakan pemakaman dilakukan setelah waktu Zuhur.

“Akan dimakamkan di Kabupaten Purwakarta setelah Zuhur,” kata Kepala Diskominfo Jawa Barat Adi Komar saat memberikan keterangan mengenai pemakaman Danny Setiawan di Bandung, Sabtu (19/9/26).

Pulang ke Tanah Kelahiran

Desa Ciwareng, Kecamatan Babakancikao, Kabupaten Purwakarta, menjadi tempat peristirahatan terakhir Danny. Makam dipersiapkan di kompleks pemakaman keluarga.

Pemilihan lokasi itu bukan keputusan yang muncul setelah Danny meninggal. Menurut pihak keluarga, almarhum sebelumnya telah menyampaikan keinginan untuk dimakamkan di tanah kelahirannya.

“Almarhum rencananya akan dimakamkan berdampingan langsung di samping pusara sang ibunda tercinta, Ibu Juwita. Itu permintaan almarhum,” ujar Tomi di lokasi pemakaman keluarga di Desa Ciwareng, Babakancikao, Purwakarta, Sabtu (19/9/26).

Pihak keluarga menyebut kondisi kesehatan Danny menurun seiring bertambahnya usia. Dalam sekitar dua tahun terakhir, ia juga disebut sudah jarang berkunjung ke Purwakarta.

Jangan Lewatkan:
  • Emilia Contessa Meninggal Dunia, Dunia Hiburan Tanah Air Berduka
  • Istri Gubernur Kaltim Wafat, Alek PKS Ucapkan Dukacita Mendalam
  • Mantan Ketua KPK Antasari Azhar Tutup Usia di Tangerang
  • Try Sutrisno Wafat, Bangsa Kehilangan Putra Terbaik

Namun, Purwakarta tetap menjadi tujuan akhirnya. Setelah perjalanan panjang dari daerah ke daerah dan puluhan tahun berada di pusat pemerintahan Jawa Barat, Danny kembali ke tanah kelahirannya untuk dimakamkan di sisi pusara sang ibu.

Wafatnya Danny Setiawan menutup perjalanan seorang aparatur yang meniti pemerintahan dari tingkat kecamatan hingga kursi gubernur. Bagi Jawa Barat, rekam jejak itu menjadi bagian dari sejarah birokrasi daerah sekaligus menunjukkan bagaimana pendidikan, pengalaman lapangan, dan jenjang pengabdian dapat berjalan dalam satu perjalanan karier.

Pada Sabtu itu, perjalanan tersebut berakhir bukan di kantor pemerintahan di Bandung, melainkan di kompleks pemakaman keluarga di Purwakarta. Di sana, Danny Setiawan kembali ke tempat yang telah dipilihnya sendiri, beristirahat di dekat ibunya setelah lebih dari setengah abad perjalanan di dunia pemerintahan.

Danny Setiawan Gubernur Jawa Barat Jawa Barat Obituari Purwakarta
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous Article24.200 Hektare Sawah Bandung Menuju LP2B

Informasi lainnya

Cak Sholeh Wafat, Tinggalkan Jejak Advokasi Warga

7 Agustus 2026

Diding Boneng Meninggal di Usia 76 Tahun, Dunia Lawak Berduka

3 Agustus 2026

Kebakaran Landa Kasepuhan Cipta Mulya Sukabumi

25 Juli 2026

Mengenang Rachmat Gobel, Putra Bangsa yang Mendedikasikan Hidup bagi Industri dan Negeri

10 Juli 2026

36 Juta Warga Jabar Gunakan Handphone, Pers Ditantang Jaga Kredibilitas

24 Juni 2026

Laut Selatan Pangandaran Bergetar, BMKG Rilis Data Gempa

6 Mei 2026
Paling Sering Dibaca

Nick Woodman dan Kisah Sukses GoPro

Profil Lina Marlina

Negara Diam, Judi Online Merajalela

Editorial Udex Mundzir

Mengenal IHSG: Indeks Utama Pasar Saham Indonesia

Bisnis Ericka

Ladang Ganja di Bromo: Polisi Tidak Tahu atau Tutup Mata?

Editorial Udex Mundzir

Biru Fund dan Masa Depan Tambak

Perspektif Alfi Salamah
Berita Lainnya
Lingkungan
Alfi Salamah21 Agustus 2026

Karhutla Kalimantan, Benarkah Ada yang Sengaja Membakar?

Susu Dingin atau Hangat, Mana yang Lebih Baik untuk Tubuh?

Nama Jokowi Masih Tersemat di Situs OCCRP Meski Sempat Hilang

Jejak Pemilik PT IWIP dan Keterkaitannya dengan IMIP Morowali

Bekas Karhutla Berau Ditanami Sawit, Polisi Selidiki

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Buku Anak Islami Murah Produk Dapur Terlaris Perlengkapan Pramuka Lengkap
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi