Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Garam Kusamba Bali, Warisan Leluhur yang Mendunia

Larung Cai Cirebon, Warisan Budaya Penuh Makna

Prabowo Pecat Listyo Sigit, Ariyo Windutomo Jadi Plt KSP

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Sabtu, 7 November 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

AI dan Kearifan Lokal, Kunci Pendidikan Tanggap Bencana

Strategi mitigasi bencana nasional soroti sinergi teknologi dan kearifan lokal pasca gempa Bengkulu.
Lina MarlinaLina Marlina24 Mei 2025 Pendidikan
Muhamad Hidayat, Kepala Pusat Studi Krisis dan Ketahanan LSPR
Muhamad Hidayat, Kepala Pusat Studi Krisis dan Ketahanan LSPR.
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Tanggerang – Guncangan bumi bermagnitudo 6,3 yang memporak-porandakan 197 rumah di Bengkulu pada Jumat (23/5/2025) dini hari menjadi peringatan keras akan pentingnya kesiapsiagaan.

Dalam konferensi bertajuk Edukasi dan Teknologi Penanggulangan Bencana di Hotel Santika, Kamis (23/5/2025), pakar kebencanaan Muhamad Hidayat menegaskan pentingnya integrasi antara kecanggihan teknologi Artificial Intelligence (AI) dan kearifan lokal dalam sistem mitigasi bencana Indonesia.

Hidayat, selaku Kepala Pusat Studi Krisis dan Ketahanan LSPR, menyoroti bahwa AI telah mulai diadopsi oleh BMKG untuk prediksi cuaca dan gempa. Namun, penerapannya belum optimal untuk tanggap darurat secara holistik.

“AI bukan hanya prediksi, tapi juga alat evakuasi, logistik, dan respon cepat,” ujarnya menekankan.

Ia menambahkan pentingnya Pusat Data Nasional AI yang mampu mengalirkan informasi hingga ke pelosok desa. Menurutnya, desa tangguh bencana tak boleh sekadar menjadi slogan.

Baca Juga:
  • Dana Penelitian 2025 Meningkat, Tapi Ada Hibah yang Dibatalkan
  • Pemberian Sertifikasi Guru, BNI Dorong Literasi Pendidikan Digital
  • Ferdiansyah Komisi X DPR Beri Kenangan Berharga 5 Perguruan Tinggi Tasikmalaya
  • PP Khalifa Matangkan Adaptasi SK Kwarnas Terbaru Menjelang Mugus

“Teknologinya harus nyampe. Investasi awal mitigasi cuma $5 per orang, jauh lebih murah dari kerugian pasca bencana,” kutipnya merujuk pada data World Bank.

Konferensi itu juga menekankan kekuatan kearifan lokal sebagai pelengkap teknologi. Rumah Gadang di Sumatera Barat dan rumah panggung di Jawa Barat, menurut Hidayat, adalah contoh desain arsitektur adaptif terhadap bencana. Ia juga menyinggung kebiasaan masyarakat tradisional yang memperhatikan perilaku hewan sebagai sinyal alamiah bahaya.

Model sinergi lima unsur – pemerintah, akademisi, masyarakat, media, dan bisnis – atau dikenal sebagai model pentahelix, turut dipaparkan Hidayat.

“Edukasi bencana gak bisa dikerjakan sendiri-sendiri. Harus barengan, harus masif,” tegasnya.

Program SPAB (Sekolah Aman Bencana) dan PAB (Pendidikan Aman Bencana) disebutnya sangat vital. Sekolah menurutnya bukan hanya tempat belajar, tapi juga pusat evakuasi komunitas.

Artikel Terkait:
  • Pentingnya Stabilitas Kerja: Jangan Sering Pindah-Pindah
  • Kelulusan SDN 1 Cisayong, Jenny Tegaskan Pendidikan Lanjut
  • 100 Hari Prabowo-Gibran: Mendikdasmen Dipuji, Mendikti Disorot
  • Ramadan Leadership Camp 2025

“Sekolah itu pusat gempa, bukan cuma kurikulum. Humas dan PR sekolah harus aktif kampanye kesiapsiagaan,” katanya.

Hidayat juga menyarankan edukasi berbasis rumah tangga seperti penerapan sumur resapan dan biopori. Ia menegaskan bahwa banjir bisa dicegah, bukan dianggap takdir. Namun, ia mengkritik lemahnya komunikasi publik soal gempa besar yang berpotensi melanda.

“Banyak informasi penting ketahan di elite, padahal warga yang harusnya siap. Ini soal kepercayaan,” pungkasnya, sambil menyarankan peran influencer sebagai agen penyebar informasi mitigasi.

Jangan Lewatkan:
  • LCTK di Poltri Membawa Semangat Sertifikasi Internasional
  • Wisuda XVI Politeknik Triguna Tasikmalaya Kukuhkan 87 Lulusan, 3 Cumlaude
  • Cara Efektif dan Menyenangkan Kuasai Bahasa Asing Tanpa Stres
  • Raih Jota SSTV Award, Jota Joti UPT SMAN 8 Bone Sukses Digelar

Peristiwa gempa di Bengkulu menambah urgensi dari pesan-pesan tersebut. Dengan 197 rumah rusak, termasuk delapan unit rusak berat, kesiapsiagaan tak bisa ditunda. Sinergi antara teknologi canggih dan kearifan lokal kini bukan pilihan, melainkan kebutuhan.

AI dalam kebencanaan Kearifan Lokal mitigasi bencana Pendidikan Aman Bencana SPAB
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleKementan Tegaskan Sapi Aman dari PMK Jelang Idul Adha
Next Article UKW Banten Tekankan Profesionalisme Jurnalis sebagai Pilar Demokrasi

Informasi lainnya

Larung Cai Cirebon, Warisan Budaya Penuh Makna

6 November 2026

Pesantren Pramuka Khalifa Gebrak Panggung ICOMUS 2026

22 Oktober 2026

Hari Kunjung Perpustakaan, Masihkah Siswa Gemar Membaca?

14 September 2026

Wisata Gunung Api, Indah tapi Seberapa Aman?

12 September 2026

Anak Krakatau, Pengingat dari Negeri Cincin Api

9 September 2026

Mengenal Suku Kajang, Penjaga Hutan Adat Bulukumba

5 September 2026
Paling Sering Dibaca

Saatnya Gen Z Pimpin Ekonomi Kreatif Digital

Bisnis Ericka

Menjelajahi Kuil Rubah Fushimi Inari

Travel Alfi Salamah

Kemenangan 30 Muslim melawan Ribuan Kafir Quraisy

Islami Alfi Salamah

Selain 8 dan 20 Rakaat, Ini Ada Jumlah Rakaat Shalat Tarawih

Islami Ericka

Indosat Transformasi Jadi TechCo, Fokus Kembangkan AI dan Jangkau Daerah Rural

Techno Assyifa
Berita Lainnya
Lingkungan
Alfi Salamah21 Agustus 2026

Karhutla Kalimantan, Benarkah Ada yang Sengaja Membakar?

Jika Gibran Didiskualifikasi, Siapa Pengganti Wapres?

Raffi Ahmad Ajak Lawan Hoaks, Peserta Deklarasi Sumpah Pemuda Akui Dibayar

Dua Anak Menteri Haji Mundur Usai Disorot Nepotisme

Dana Desa untuk Kopdes Merah Putih Dipersoalkan di MK

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Alat Tulis Sekolah Murah Perlengkapan Pramuka Lengkap Buku Anak Islami Murah
“Landing

☪   JADWAL SALAT

Mendeteksi lokasi...

Memuat tanggal...

⌖  Menyiapkan lokasi
Memuat jadwal salat...
SALAT BERIKUTNYA —
Menunggu jadwal...
Metode Kemenag RI

© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi