Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

BI Kaltim Siapkan Rp2,18 T untuk Serambi 2026

Tim Kaltim Pantau Harga Pangan di Berau

Awal Ramadhan 1447 H Tunggu Sidang Isbat

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Senin, 23 Februari 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Al-Azhar Siap Kirim 1.000 Pakar Bahasa Arab ke Indonesia

Kerja sama RI–Mesir diperkuat lewat pengembangan pendidikan Islam dan bahasa Arab.
Lisda LisdiawatiLisda Lisdiawati23 Januari 2026 Global
Al-Azhar Siap Kirim 1.000 Pakar Bahasa Arab ke Indonesia
Menteri Agama (Menag) RI Nasaruddin Umar (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Jakarta – Pemerintah Indonesia memperoleh komitmen kuat dari Universitas Al-Azhar untuk memperkuat pendidikan tinggi keagamaan, terutama dalam pengembangan dan pengajaran bahasa Arab, melalui pengiriman dosen serta ratusan hingga ribuan tenaga ahli ke Tanah Air.

Komitmen tersebut disampaikan oleh Menteri Agama Republik Indonesia, Nasaruddin Umar, usai menghadiri Seminar Internasional Fikih Lingkungan atau Ekoteologi yang digelar di Al-Azhar Conference Center, Kairo, Mesir, pada Jumat (23/1/2026).

Dalam pertemuan itu, pihak Universitas Al-Azhar menyatakan kesiapan penuh untuk mendukung kerja sama strategis antara Indonesia dan Mesir, tidak hanya di sektor pendidikan, tetapi juga dalam penguatan nilai-nilai Islam moderat.

“Al-Azhar sangat mendukung kerja sama antara kedua negara, bukan saja dari soal pendidikan, tapi juga berbagai kepentingan strategis sebagai sesama negara mayoritas Muslim yang menjunjung moderasi,” ujar Menag Nasaruddin Umar dalam keterangan resminya, Jumat (23/1/2026).

Ia menjelaskan, bentuk konkret dukungan tersebut meliputi asistensi kendali mutu bagi perguruan tinggi keagamaan Islam di Indonesia. Universitas Islam Negeri (UIN), Institut Agama Islam Negeri (IAIN), hingga Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Swasta (PTKIS) akan menjadi fokus penguatan agar mampu menghasilkan lulusan yang kompeten dan adaptif terhadap tantangan global.

“Al-Azhar bersedia memberikan asistensi kepada perguruan tinggi di Indonesia, termasuk mengirim dosen-dosen yang dibutuhkan. Bahkan, sekitar 200 sampai 1.000 tenaga ahli bahasa Arab dari Mesir siap datang untuk memperkuat pembelajaran di Tanah Air,” sambungnya.

Kerja sama ini dinilai strategis mengingat Indonesia dan Mesir memiliki posisi penting dalam dunia Islam global. Indonesia dikenal sebagai negara dengan populasi Muslim terbesar di dunia, sementara Al-Azhar telah lama menjadi rujukan utama keilmuan Islam dan bahasa Arab internasional. Sinergi keduanya diharapkan mampu menjawab kebutuhan pengembangan pendidikan Islam yang relevan dengan perkembangan zaman.

Selain penguatan bahasa Arab, kolaborasi ini juga diarahkan pada pengembangan kurikulum yang mengintegrasikan nilai keislaman, kebangsaan, dan kepedulian terhadap lingkungan. Seminar Ekoteologi yang dihadiri Menag menjadi pintu masuk pembahasan isu-isu kontemporer, termasuk peran agama dalam menjaga kelestarian alam.

Menag Nasaruddin juga mengungkapkan bahwa Pemerintah Mesir berencana melakukan kunjungan resmi ke Indonesia pada April 2026. Kunjungan tersebut dijadwalkan untuk penandatanganan nota kesepahaman atau MoU sekaligus membahas lebih rinci program strategis yang akan dijalankan bersama di bidang pendidikan dan keagamaan.

Kerja sama RI-Mesir ini diharapkan menjadi fondasi kuat bagi peningkatan kualitas pendidikan tinggi Islam di Indonesia. Dengan dukungan dosen dan pakar bahasa Arab dari Al-Azhar, perguruan tinggi keagamaan di Tanah Air diyakini mampu melahirkan generasi ulama dan akademisi yang berwawasan global, berakar kuat pada tradisi keilmuan Islam, serta responsif terhadap tantangan masa depan.

Al-Azhar Bahasa Arab Diplomasi Pendidikan Kerja Sama RI Mesir Pendidikan Islam
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleAI Bantu Guru, Tapi Hambat Murid?
Next Article Darurat Bencana Ditetapkan, Longsor Pasirlangu Telan Banyak Korban

Informasi lainnya

Pimpinan Gontor Amal Fathullah Zarkasyi Wafat

3 Januari 2026

Guncangan Dahsyat M7,0 di Taiwan Terasa hingga Taipei

27 Desember 2025

Gempa Susulan M6,7 Guncang Hokkaido, BMKG Pastikan Indonesia Aman

9 Desember 2025

Menag Dorong Kolaborasi Global Wasathiyah Islam dan Nilai Tionghoa

11 November 2025

Megawati Serukan Dunia Bersatu Dukung Palestina Merdeka

1 November 2025

Timor Leste Resmi Bergabung ke ASEAN pada KTT Kuala Lumpur

26 Oktober 2025
Paling Sering Dibaca

Keindahan Alam Jepang yang Mempesona di Setiap Musim

Travel Alfi Salamah

Peran dan Pengaruh Kucing dalam Film, Buku, dan Musik

Opini Alfi Salamah

Jangan-Jangan Semua Kampus Seperti UI?

Opini Assyifa

Ambisi Politik Bahlil: Kursi Lebih Penting dari Kinerja

Editorial Udex Mundzir

Regulasi Pers Tanpa Arah

Editorial Udex Mundzir
Berita Lainnya
Nasional
Lisda Lisdiawati5 Februari 2026

Ramadan 2026: Kemenag Tetapkan Batas Volume Toa Masjid

Limbah Kelapa Muda Menumpuk, Teh Ros Tawarkan Gratis

Lima Fakta Menarik tentang Penemuan Ruang Antarbintang Voyager

BMKG Ingatkan Hujan Lebat 15-21 Februari

Zulhas: Pembangunan Pangan Indonesia Tertinggal 27 Tahun

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot thailand slot gacor slot gacor slot gacor