Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

MK Tegaskan Sikap soal Nikah Beda Agama

Politisi dan Nafsu Menguasai Institusi

Aphrodisias: Kota Dewi Cinta yang Abadi

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Kamis, 5 Februari 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Badan Gizi Ajak Swasta Dukung Program Makan Bergizi Gratis

SilvaSilva2 Desember 2024 Nasional
Dadan Hindayana, Kepala Badan Gizi Nasional
Dadan Hindayana, Kepala Badan Gizi Nasional (.dtc/isal)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Jakarta – “Kerja sama adalah kunci meringankan beban,” ujar Dadan Hindayana, Kepala Badan Gizi Nasional, ketika mengumumkan rencana kolaborasi dengan perusahaan swasta untuk mendukung Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Program ini bertujuan memberikan gizi seimbang bagi 3 juta anak Indonesia mulai Januari 2025.

Badan Gizi Nasional mengundang sektor swasta berkontribusi melalui penyediaan bahan makanan, pendanaan, atau bentuk dukungan lain. Hingga saat ini, belum ada komitmen resmi dari perusahaan swasta. Namun, Dadan optimis bahwa pengumuman pembukaan kemitraan melalui situs web resmi dalam waktu dekat dapat menarik minat berbagai pihak.

“Kami segera umumkan kemitraan. Siapapun bisa ikut serta, baik lewat CSR maupun komersil,” jelasnya, Senin (2/12/2024), di Kompleks Istana Kepresidenan.

Selain itu, uji coba program MBG telah dimulai pada Desember 2024 di 150 titik seluruh Indonesia. Pada tahap pertama, program ini akan menyasar anak-anak sekolah dengan data yang sudah dikantongi pemerintah.

Dengan alokasi APBN sebesar Rp 71 triliun, pemerintah berupaya memenuhi kebutuhan MBG secara mandiri tanpa bantuan luar negeri. Meski begitu, tantangan lain muncul, seperti pendataan ibu hamil dan balita.

“Basis utama adalah data geospasial sekolah yang statik. Selanjutnya, data ibu hamil dan balita akan jadi tugas Satuan Pelayanan Gizi,” tambah Dadan.

Setiap satuan pelayanan akan mengolah dana sebesar Rp 7–10 miliar, bergantung pada kebutuhan wilayah.

“Satuan pelayanan akan melayani 3.000 porsi per hari, dan jumlah ini masih bisa bertambah,” ungkapnya.

Melalui program MBG, pemerintah berharap dapat mengurangi angka gizi buruk sekaligus mendorong partisipasi berbagai sektor dalam pembangunan berkelanjutan.

APBN Badan Gizi Nasional Dadan Hindayana Makan Bergizi Gratis
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleSejak 2005, LPS Tangani 137 Bank dan Bayarkan Klaim Rp 2,82 Triliun
Next Article Minyak Goreng Melambung, Minyakita Langka Jelang Natal dan Tahun Baru

Informasi lainnya

Usai Dituduh Pakai Spons, Pedagang Es Gabus Dapat Kulkas dari TNI

29 Januari 2026

Catat Tanggalnya, Nisfu Syaban 2026

17 Januari 2026

HAB ke-80 Kemenag Digelar Sederhana, Dana Dialihkan

5 Januari 2026

Gambir dan Senayan Jadi Titik Demo, Lalu Lintas Terancam Padat

5 Januari 2026

Pemprov DKI Gratiskan Transjakarta, MRT, dan LRT Selama Dua Hari

31 Desember 2025

Jalan Sudirman-Thamrin Ditutup Saat CFN Malam Tahun Baru

31 Desember 2025
Paling Sering Dibaca

Shuka Grill: Pilihan All You Can Eat yang Memikat

Food Lina Marlina

Salam, Rahmat dan Berkah

Islami Syamril Al-Bugisyi

Pancasila Bukan Milik Satu Nama

Editorial Udex Mundzir

Malahayati, Laksamana Laut Perempuan

Profil Alfi Salamah

RK vs Lisa: Viral yang Disusun Rapi

Editorial Udex Mundzir
Berita Lainnya
Pendidikan
Lisda Lisdiawati28 Januari 2026

Workshop Transformasi Tugas Akhir menjadi Artikel Ilmiah di Politeknik Triguna

Gus Yaqut Disorot KPK di Balik Skema 50:50 Kuota Haji

Susu Dingin atau Hangat, Mana yang Lebih Baik untuk Tubuh?

Workshop Visi SMPN 1 Cisayong Tekankan Karakter Murid

Harga Tandan Buah Segar Sawit di Kaltim Turun Rp2.099,15 per Kilogram

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.