Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

MK Tegaskan Sikap soal Nikah Beda Agama

Politisi dan Nafsu Menguasai Institusi

Aphrodisias: Kota Dewi Cinta yang Abadi

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Kamis, 5 Februari 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Bahlil Dipanggil Prabowo Usai Kebijakan LPG 3 Kg Picu Kegaduhan

Setelah kebijakan penghapusan pengecer LPG 3 kg menimbulkan kekacauan, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia dipanggil Presiden Prabowo ke Istana.
SilvaSilva4 Februari 2025 Politik
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia dipanggil ke Istana usai kebijakan LPG 3 kg
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia dipanggil ke Istana usai kebijakan LPG 3 kg (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Jakarta – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, mendatangi Istana Kepresidenan pada Selasa (04/02/2025) siang. Kedatangannya diduga berkaitan dengan kegaduhan yang muncul akibat kebijakan penghapusan pengecer dalam rantai distribusi LPG 3 kg.

Bahlil tiba di Istana sekitar pukul 12.44 WIB dengan mengenakan kemeja putih dan celana hitam. Ia tampak terburu-buru saat memasuki area Istana, menghindari pertanyaan dari awak media.

Sebelumnya, kebijakan Bahlil yang menghapus pengecer LPG 3 kg dan mewajibkan mereka menjadi sub-pangkalan menuai kritik tajam. Kebijakan ini dinilai mendadak dan tanpa kajian matang, memicu kelangkaan gas di beberapa daerah serta antrean panjang di agen resmi.

Di tengah kontroversi, Bahlil mengakui bahwa dirinya masih harus mendiskusikan lebih lanjut teknis perubahan pengecer menjadi sub-pangkalan dengan PT Pertamina.

“Saya nanti rapat dengan Pertamina, langsung kita maraton. Kalau pengecer yang sekarang sudah bagus-bagus, kita kasih izin sementara untuk naik menjadi sub-pangkalan tanpa biaya,” ujar Bahlil di Jakarta pada Senin (03/02/2025).

Namun, kebijakan ini justru memperburuk situasi. Bahkan, seorang warga Pamulang, Tangerang Selatan, Yonih (62), dilaporkan meninggal dunia setelah mengantre LPG 3 kg selama satu jam pada Senin (03/02/2025) siang.

Menurut adiknya, Rohaya (51), Yonih berjalan kaki sejauh 500 meter dari rumahnya untuk membeli gas. Dalam perjalanan pulang, ia sempat duduk beristirahat di dekat sebuah tempat laundry sebelum tiba di rumah dan pingsan.

“Dia sempat mengucapkan ‘Allahu Akbar’ dua kali, lalu tak merespons. Kami segera membawanya ke rumah sakit, tetapi nyawanya tidak tertolong,” kata Rohaya.

Menanggapi kekacauan yang terjadi, Presiden Prabowo Subianto langsung turun tangan dan menginstruksikan agar distribusi LPG kembali seperti semula, tanpa ada larangan pengecer.

“Sebenarnya ini bukan kebijakan Presiden untuk melarang pengecer. Tetapi melihat situasi dan kondisi, Presiden langsung menginstruksikan agar pengecer bisa beroperasi kembali,” ujar Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad, di Kompleks Parlemen, Selasa (04/02/2025).

DPR juga meminta agar harga LPG di tingkat pengecer yang akan menjadi sub-pangkalan tetap dikendalikan agar tidak memberatkan masyarakat.

Langkah grasa-grusu Bahlil dalam mengatur distribusi LPG kini mendapat sorotan tajam. Pemanggilan dirinya ke Istana menunjukkan bahwa Presiden tidak ingin kebijakan yang diambil justru merugikan rakyat.

Sampai saat ini, belum ada pernyataan resmi dari Istana mengenai hasil pertemuan Prabowo dengan Bahlil. Namun, kebijakan LPG 3 kg ini dipastikan akan dievaluasi ulang untuk mencegah kejadian serupa terulang.

Bahlil Lahadalia Distribusi Gas Kebijakan ESDM LPG 3 Kg Prabowo Subianto
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleTaiwan Larang PNS Gunakan DeepSeek AI, Khawatir Data Bocor ke Cina
Next Article Wakil Ketua DPR: Larangan Pengecer Jual LPG 3 Kg Bukan dari Prabowo

Informasi lainnya

MUI Soroti Pasal Nikah Siri dalam KUHP Baru

8 Januari 2026

Pasal Penghinaan Presiden Dinilai Rentan Bungkam Kritik

4 Januari 2026

Bupati Aceh Utara Pertanyakan Absennya Presiden Saat Banjir

30 Desember 2025

Prabowo Nilai Anggaran Pemulihan Sumatera Realistis dan Terukur

8 Desember 2025

MPR Soroti Bencana Sumatera sebagai Sinyal Kuat Krisis Iklim Nasional

30 November 2025

Warga Beralih ke Damkar, Wakapolri Akui Layanan Polisi Lamban

18 November 2025
Paling Sering Dibaca

Gelar Akademik dan Integritas Pejabat Publik

Editorial Udex Mundzir

Harga BBM Turun, Asal Bukan Oplosan

Editorial Udex Mundzir

Lelah Beribadah

Islami Syamril Al-Bugisyi

Menepi di Jejeran Cemara & Laut Lepas Pangempang

Travel Alfi Salamah

Ujian Jabatan

Gagasan Syamril Al-Bugisyi
Berita Lainnya
Pendidikan
Lisda Lisdiawati28 Januari 2026

Workshop Transformasi Tugas Akhir menjadi Artikel Ilmiah di Politeknik Triguna

Gus Yaqut Disorot KPK di Balik Skema 50:50 Kuota Haji

Susu Dingin atau Hangat, Mana yang Lebih Baik untuk Tubuh?

Workshop Visi SMPN 1 Cisayong Tekankan Karakter Murid

Harga Tandan Buah Segar Sawit di Kaltim Turun Rp2.099,15 per Kilogram

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.