Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

MK Tegaskan Sikap soal Nikah Beda Agama

Politisi dan Nafsu Menguasai Institusi

Aphrodisias: Kota Dewi Cinta yang Abadi

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Kamis, 5 Februari 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

BMKG Imbau Pemudik Waspadai Cuaca Ekstrem Saat Mudik Lebaran

BMKG mengingatkan pemudik untuk selalu memperbarui informasi cuaca agar perjalanan tetap aman dan lancar.
ErickaEricka16 Maret 2025 Nasional
Kepala BMKG, Dwikorita Karnawati,
Dwikorita Karnawati, Kepala BMKG (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Jakarta – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengimbau masyarakat yang akan melakukan perjalanan mudik untuk mewaspadai cuaca ekstrem yang berpotensi mengganggu kelancaran perjalanan.

Berdasarkan hasil pemantauan BMKG dalam periode 10–14 Maret 2025, hujan lebat hingga ekstrem terjadi di beberapa wilayah di Indonesia.

Kepala BMKG, Dwikorita Karnawati, menegaskan bahwa pemudik, terutama yang menggunakan kendaraan pribadi, harus memantau prakiraan cuaca terkini sebelum berangkat. Selain itu, ia mengingatkan pentingnya memastikan kondisi kendaraan tetap prima dan menyiapkan peralatan darurat.

“Pastikan kendaraan dalam kondisi baik, periksa tekanan ban, fungsi lampu, serta kesiapan alat komunikasi. Jika terjadi hujan lebat, lebih baik menunda perjalanan dan mencari tempat berlindung yang aman. Jangan memaksakan perjalanan dalam kondisi cuaca buruk,” ujar Dwikorita di Jakarta, Minggu (16/3/2025).

BMKG menjelaskan bahwa cuaca ekstrem yang terjadi dipengaruhi oleh beberapa faktor atmosfer, termasuk sirkulasi siklonik di perairan Indonesia, aktifnya Madden-Julian Oscillation (MJO), serta gelombang atmosfer Rossby Ekuator dan Kelvin.

Deputi Bidang Meteorologi BMKG, Guswanto, menyebut bahwa kombinasi faktor-faktor tersebut menyebabkan pertumbuhan awan hujan yang signifikan.

Ia menambahkan, hujan lebat berpotensi terjadi di berbagai daerah dalam beberapa hari ke depan, terutama di Sumatra Utara, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat, Kalimantan Timur, Sulawesi Utara, Sulawesi Barat, dan Papua Selatan.

“Pemudik yang melintasi jalur Pantura, jalur selatan Jawa, serta beberapa ruas tol utama perlu lebih berhati-hati karena berpotensi tergenang air,” kata Guswanto.

Direktur Meteorologi Publik BMKG, Andri Ramdhani, menambahkan bahwa suhu muka laut yang lebih hangat di sekitar perairan Indonesia meningkatkan kandungan uap air di atmosfer, sehingga memperbesar potensi hujan.

Oleh karena itu, pemudik yang menggunakan transportasi darat, laut, dan udara diminta untuk selalu memperbarui informasi cuaca.

BMKG juga mengingatkan pemudik yang menggunakan kapal laut untuk mewaspadai potensi gelombang tinggi dan angin kencang di perairan Selat Sunda, Selat Lombok, Laut Jawa, dan wilayah sekitar Nusa Tenggara.

Sementara itu, pemudik yang menggunakan pesawat juga diimbau untuk memperhatikan kemungkinan keterlambatan atau pembatalan penerbangan akibat cuaca buruk.

“Kami mengimbau pemudik untuk terus berkoordinasi dengan maskapai penerbangan, operator pelabuhan, serta BMKG guna mendapatkan informasi terbaru mengenai kondisi cuaca di rute perjalanan mereka,” ujar Guswanto.

BMKG memperkirakan puncak arus mudik Lebaran 2025 akan terjadi pada H-3 atau 28 Maret 2025, dengan potensi pergerakan mencapai 12,1 juta orang.

Oleh karena itu, masyarakat diimbau untuk mengatur waktu keberangkatan dan mempersiapkan perjalanan dengan matang.

BMKG Cuaca Ekstrem Jalur Mudik Mudik Lebaran Prakiraan Cuaca
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleData Rekam Medis Kini Terintegrasi di Aplikasi Satu Sehat
Next Article Ubah Lontar Jadi Pemanis Sehat: Inovasi Hebat Mahasiswa UPER!

Informasi lainnya

Usai Dituduh Pakai Spons, Pedagang Es Gabus Dapat Kulkas dari TNI

29 Januari 2026

Catat Tanggalnya, Nisfu Syaban 2026

17 Januari 2026

HAB ke-80 Kemenag Digelar Sederhana, Dana Dialihkan

5 Januari 2026

Gambir dan Senayan Jadi Titik Demo, Lalu Lintas Terancam Padat

5 Januari 2026

Pemprov DKI Gratiskan Transjakarta, MRT, dan LRT Selama Dua Hari

31 Desember 2025

BMKG Prediksi Hujan di Jakarta Sepanjang Malam Tahun Baru

31 Desember 2025
Paling Sering Dibaca

Keistimewaan Buah Strawberry, Inilah Manfaat dan Fakta Menariknya

Food Alfi Salamah

Husodo Angkosubroto: Nahkoda Gunung Sewu Group

Profil Ericka

Kisah Hafshah: Kesetiaan, Ilmu, dan Pengamanan Alquran

Islami Ericka

Wartawan Gadungan, Luka di Wajah Jurnalisme

Editorial Udex Mundzir

Bisnis Militer: Jalan Menuju Politik?

Editorial Udex Mundzir
Berita Lainnya
Pendidikan
Lisda Lisdiawati28 Januari 2026

Workshop Transformasi Tugas Akhir menjadi Artikel Ilmiah di Politeknik Triguna

Gus Yaqut Disorot KPK di Balik Skema 50:50 Kuota Haji

Susu Dingin atau Hangat, Mana yang Lebih Baik untuk Tubuh?

Workshop Visi SMPN 1 Cisayong Tekankan Karakter Murid

Harga Tandan Buah Segar Sawit di Kaltim Turun Rp2.099,15 per Kilogram

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.