Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

MK Tegaskan Sikap soal Nikah Beda Agama

Politisi dan Nafsu Menguasai Institusi

Aphrodisias: Kota Dewi Cinta yang Abadi

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Kamis, 5 Februari 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

BMKG Ingatkan Bahaya Cuaca Ekstrem, Minta Respons Cepat Peringatan Dini

Efektivitas peringatan dini tak cukup dari teknologi, tapi butuh gerak cepat semua pihak demi keselamatan bersama.
ErickaEricka23 Maret 2025 Nasional
Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Dwikorita Karnawati
Dwikorita Karnawati, Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Jakarta – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) kembali mengingatkan masyarakat dan pemerintah daerah akan bahaya cuaca ekstrem yang makin sering terjadi. Kepala BMKG, Dwikorita Karnawati, menegaskan pentingnya tanggapan cepat terhadap setiap peringatan dini yang dikeluarkan lembaganya.

Sejak 1 Januari hingga 17 Maret 2025, tercatat 1.891 kejadian cuaca ekstrem di Indonesia. BMKG bekerja tanpa henti 24 jam setiap hari dengan dukungan teknologi canggih, seperti radar cuaca, satelit, dan stasiun pengamatan untuk memantau dinamika atmosfer, laut, dan daratan.

“Peringatan dini bukan sekadar informasi, tapi panggilan untuk bertindak. Tanpa respons cepat, potensi dampaknya bisa sangat besar, baik dari sisi korban jiwa maupun kerugian materiil,” kata Dwikorita dalam peringatan Hari Meteorologi Dunia ke-75, Sabtu (22/3/2025).

Menurutnya, sinergi semua pihak – mulai dari pemerintah daerah, BNPB, TNI-Polri, media, hingga masyarakat – sangat penting untuk meminimalisir risiko bencana. Ia menekankan pentingnya menyambungkan informasi peringatan dini dengan aksi nyata di lapangan.

BMKG mencatat jenis cuaca ekstrem yang terjadi mencakup hujan lebat, angin kencang, petir, puting beliung, hingga hujan es. Dampaknya antara lain banjir (721 kasus), tanah longsor (374), pohon tumbang (371), hingga gangguan transportasi (567). Bahkan, 115 orang tercatat menjadi korban luka atau meninggal dunia akibat kejadian tersebut.

“Tanpa koordinasi yang baik, maka informasi dini tidak akan menyelamatkan. Sistem ini harus bekerja sebagai rantai yang utuh,” tambahnya.

Untuk memperkuat komunikasi publik, BMKG mengoptimalkan distribusi informasi melalui akun media sosial @infobmkg, aplikasi InfoBMKG, SMS, WA Channel, dan situs resmi. Masyarakat diminta aktif memantau informasi dan tidak mengabaikan peringatan, terutama saat cuaca tidak menentu.

Cuaca ekstrem bukan sekadar ancaman, tapi juga pengingat akan pentingnya kesiapsiagaan kolektif. BMKG berharap langkah antisipatif dapat dilakukan lebih cepat dan lebih luas demi keselamatan seluruh masyarakat Indonesia.

Bencana Alam Indonesia BMKG Cuaca Ekstrem Mitigasi Risiko Peringatan Dini 2025
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleBeras Cap Tugu Tembus Ritel, Desa Loh Sumber Kini Mandiri
Next Article Pramono Janji Benahi Pendidikan Jakarta Lebih Manusiawi

Informasi lainnya

Usai Dituduh Pakai Spons, Pedagang Es Gabus Dapat Kulkas dari TNI

29 Januari 2026

Catat Tanggalnya, Nisfu Syaban 2026

17 Januari 2026

HAB ke-80 Kemenag Digelar Sederhana, Dana Dialihkan

5 Januari 2026

Gambir dan Senayan Jadi Titik Demo, Lalu Lintas Terancam Padat

5 Januari 2026

Pemprov DKI Gratiskan Transjakarta, MRT, dan LRT Selama Dua Hari

31 Desember 2025

BMKG Prediksi Hujan di Jakarta Sepanjang Malam Tahun Baru

31 Desember 2025
Paling Sering Dibaca

Rp8.100 per Dolar: Berkah atau Bencana?

Opini Udex Mundzir

Manfaat dan Batas Aman Konsumsi Nanas

Food Silva

Nick Woodman dan Kisah Sukses GoPro

Profil Lina Marlina

Negeri Pungli dan Pajak Tinggi

Editorial Udex Mundzir

Ibnu Al‑Haytham: Sang Bapak Optik Dunia

Profil Alfi Salamah
Berita Lainnya
Pendidikan
Lisda Lisdiawati28 Januari 2026

Workshop Transformasi Tugas Akhir menjadi Artikel Ilmiah di Politeknik Triguna

Gus Yaqut Disorot KPK di Balik Skema 50:50 Kuota Haji

Susu Dingin atau Hangat, Mana yang Lebih Baik untuk Tubuh?

Workshop Visi SMPN 1 Cisayong Tekankan Karakter Murid

Harga Tandan Buah Segar Sawit di Kaltim Turun Rp2.099,15 per Kilogram

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.