Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

BI Kaltim Siapkan Rp2,18 T untuk Serambi 2026

Tim Kaltim Pantau Harga Pangan di Berau

Awal Ramadhan 1447 H Tunggu Sidang Isbat

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Rabu, 25 Februari 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

BNPB Minta Evaluasi Sistem Peringatan Tsunami Daerah

Evaluasi sistem peringatan dini diminta BNPB menyusul minimnya kerusakan, tetapi tetap adanya pengungsian akibat gempa Kamchatka.
ErickaEricka31 Juli 2025 Lingkungan
Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari
Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Jakarta – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) meminta pemerintah daerah untuk segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem peringatan dini bencana, khususnya tsunami, pascagempa magnitudo 8,7 yang mengguncang Kamchatka, Rusia, Rabu (30/7/2025). Imbauan tersebut disampaikan setelah BMKG resmi mencabut peringatan dini tsunami yang sebelumnya dikeluarkan untuk beberapa wilayah pesisir di Indonesia Timur.

Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, menekankan pentingnya pengkajian ulang terhadap kesiapan teknis dan infrastruktur daerah dalam menghadapi potensi bencana serupa. Ia menyebut aspek yang perlu ditinjau kembali meliputi jalur evakuasi, ketersediaan fasilitas pengungsian, kesiapan peralatan darurat, hingga logistik pendukung.

“Pemda dapat mengkaji kembali efektivitas jalur evakuasi, fasilitas di lokasi pengungsian, kesiapan peralatan, serta logistik,” ujar Abdul dalam pernyataannya, Kamis (31/7/2025).

BNPB juga menyoroti pentingnya pelatihan kesiapsiagaan bencana secara berkala untuk masyarakat di wilayah rawan. Meski gelombang tsunami yang terjadi hanya tergolong minor, BNPB tetap menilai perlunya kewaspadaan tinggi karena dampak bencana bisa terjadi dalam berbagai bentuk dan skala.

Peringatan dini tsunami sempat diberlakukan oleh BMKG menyusul gempa kuat yang terjadi di Kamchatka. Laporan BNPB menunjukkan sembilan titik wilayah di Indonesia terdampak gelombang tsunami kecil, antara lain di Jayapura, Papua Barat, Halmahera Tengah, Sulawesi Utara, Maluku Utara, dan Gorontalo. Tidak ada laporan kerusakan signifikan maupun korban jiwa, namun sempat terjadi evakuasi di beberapa lokasi.

Di Gorontalo, tercatat 100 warga mengungsi ke Pangkalan TNI Angkatan Laut setempat. Sementara di wilayah lain, masyarakat memilih mengungsi mandiri ke tempat yang dianggap aman.

Menutup keterangannya, Abdul Muhari menegaskan bahwa koordinasi antara pemerintah pusat, pemda, dan masyarakat sangat penting untuk menjamin keselamatan publik dari bencana alam.

BNPB Gempa Rusia Kesiapsiagaan Bencana Peringatan Dini Tsunami Kamchatka
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleBMKG Cabut Peringatan Tsunami Usai Gempa Kamchatka
Next Article Program Cek Kesehatan Gratis Sasar 53,8 Juta Siswa Mulai 4 Agustus

Informasi lainnya

BMKG Ingatkan Hujan Lebat 15-21 Februari

15 Februari 2026

Menteri LH: Indonesia Dikepung Tiga Krisis

15 Februari 2026

Ile Lewotolok Erupsi Ratusan Kali, Lava Menjalar 100 Meter

17 Januari 2026

BMKG Prediksi Hujan di Jakarta Sepanjang Malam Tahun Baru

31 Desember 2025

Kebun Mini Super Kilat di Rumah

23 Desember 2025

Prabowo Nilai Anggaran Pemulihan Sumatera Realistis dan Terukur

8 Desember 2025
Paling Sering Dibaca

Madinah Menjadi Rumah 75 Kloter Jamaah Haji Indonesia

Islami Alfi Salamah

WNI Bisa Kunjungi 42 Negara Ini Tanpa Visa

Travel Ericka

Bekerja Berat saat Ramadan: Bolehkah Tidak Puasa dan Bayar Fidyah?

Islami Assyifa

Manfaat Ramadhan

Islami Syamril Al-Bugisyi

Menulis dari Negara yang Terlambat Sadar

Opini Udex Mundzir
Berita Lainnya
Nasional
Lisda Lisdiawati5 Februari 2026

Ramadan 2026: Kemenag Tetapkan Batas Volume Toa Masjid

Limbah Kelapa Muda Menumpuk, Teh Ros Tawarkan Gratis

Haji 2026 Diperketat, Jemaah Tak Sehat Terancam Gagal Berangkat

BMKG Ingatkan Hujan Lebat 15-21 Februari

Lima Fakta Menarik tentang Penemuan Ruang Antarbintang Voyager

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot thailand slot gacor slot gacor slot gacor