Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

ULN Indonesia Capai Rp7.389 Triliun pada Januari

Diskon Tol Mudik Lebaran 30 Persen Masih Berlaku Hari Ini

Membatasi Medsos, Mendidik Generasi

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Selasa, 17 Maret 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Catat Waktu Lengkap Gerhana Bulan Total September 2025

Fenomena Gerhana Bulan Total akan terjadi pada 7 September 2025 dan bisa diamati dari wilayah Indonesia.
ErickaEricka3 September 2025 Saintek
Gerhana Bulan Total
Ilustrasi Gerhana Bulan Total (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Jakarta – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memastikan bahwa Gerhana Bulan Total akan terjadi pada 7 September 2025. Fenomena astronomi ini dapat diamati secara jelas dari sebagian besar wilayah Indonesia, dengan rangkaian fase yang berlangsung lebih dari lima jam.

Berdasarkan data BMKG, gerhana akan diawali dengan fase penumbra (P1) pada pukul 22.26 WIB, disusul gerhana sebagian (U1) pada 23.26 WIB. Gerhana total diperkirakan dimulai pada pukul 00.30 WIB, dengan puncak terjadi pada 01.11 WIB. Setelah itu, fase gerhana total berakhir (U3) pada 01.53 WIB, gerhana sebagian berakhir (U4) pada 02.56 WIB, dan fase terakhir penumbra (P4) selesai pada 03.56 WIB.

Durasi keseluruhan gerhana, dari fase penumbra hingga akhir, tercatat 5 jam 26 menit 39 detik. Sementara itu, durasi parsialitas—yakni sejak gerhana sebagian dimulai hingga berakhir—akan berlangsung selama 3 jam 29 menit 24 detik. Adapun durasi totalitas, saat Bulan sepenuhnya berada dalam bayangan inti Bumi, akan berlangsung selama 1 jam 22 menit 6 detik.

BMKG menjelaskan bahwa gerhana bulan hanya dapat terjadi pada fase purnama, ketika posisi Matahari, Bumi, dan Bulan berada pada satu garis lurus. Dalam kondisi ini, Bumi menghalangi cahaya Matahari untuk mencapai Bulan, sehingga bayangannya menutupi permukaan Bulan.

Pada puncak gerhana, Bulan diperkirakan akan tampak berwarna merah. Fenomena ini terjadi karena cahaya Matahari yang melewati atmosfer Bumi mengalami hamburan Rayleigh. Cahaya dengan panjang gelombang pendek, seperti biru, akan tersebar, sedangkan cahaya merah yang memiliki panjang gelombang lebih panjang akan lolos dan mengenai permukaan Bulan.

“Jika kondisi langit cerah tanpa tertutup awan, masyarakat dapat menyaksikan Bulan berwarna merah darah pada puncak gerhana,” terang BMKG dalam keterangannya.

Fenomena Gerhana Bulan Total ini menjadi salah satu peristiwa astronomi langka yang dapat diprediksi jauh hari. Masyarakat yang ingin mengamati disarankan mencari lokasi dengan minim polusi cahaya agar dapat melihat fase-fase gerhana secara lebih jelas.

BMKG Fenomena Astronomi Gerhana Bulan 2025 Gerhana Bulan Total Jadwal Gerhana
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleWamenag Alihkan Pengawalan Transisi Haji ke Sekjen
Next Article Curug Pelangi, Panorama Air dan Cahaya

Informasi lainnya

BMKG Tanggapi Isu Gelombang Panas Indonesia April

14 Maret 2026

BMKG Prediksi Idul Fitri 1447 H Jatuh 21 Maret 2026

12 Maret 2026

Siklon Tropis NURI Picu Hujan Lebat di Indonesia Timur

11 Maret 2026

Resonansi Orbit dan Gerhana Total

3 Maret 2026

5 Amalan Utama Ketika Gerhana Bulan Terjadi

3 Maret 2026

Gerhana Bulan Total 3 Maret 2026 Hiasi Langit RI

3 Maret 2026
Paling Sering Dibaca

Keindahan Gunung Fuji di Jepang, Pesona Alam yang Tak Tertandingi

Travel Alfi Salamah

Jurnal Ilmiah Indonesia, Banyak Tapi Bagaikan Buih

Opini Udex Mundzir

Petualangan Haji: Masjid Quba sebagai Pintu Gerbang Pertama

Islami Alfi Salamah

Bela Negara atau Bela Penguasa?

Opini Udex Mundzir

Hindari 5 Jenis Orang Ini Jika Ingin Sukses dalam Bisnis

Bisnis Assyifa
Berita Lainnya
Kesehatan
Lisda Lisdiawati14 Maret 2026

Mengapa Banyak Orang Sakit di 10 Hari Terakhir Ramadan?

Mendagri Tito Wajibkan Siskamling Aktif di Seluruh RT/RW

SMPN 1 Cisayong Tutup Program Kokulikuler Ramadhan

Mengenal Tanda Lailatul Qadar di 10 Malam Terakhir Ramadan

Jejak Pemilik PT IWIP dan Keterkaitannya dengan IMIP Morowali

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi