Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Balong Jebol Digerus Longsor, Selokan Irigasi Warga Citepus Kini Ikut Terputus

Semeru Erupsi, Abu Capai 1 Km dari Puncak

Banjir Genangi Jakarta Barat,12 RT dan Jalan Terendam

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Senin, 6 April 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Deadline 17+8, Mahasiswa Unpad Turun ke DPR Sore Ini

Ratusan mahasiswa Unpad kembali turun ke jalan mendesak pemerintah memenuhi tenggat tuntutan rakyat 17+8.
ErickaEricka5 September 2025 Politik
Ratusan mahasiswa dari Universitas Padjadjaran (Unpad) berunjuk rasa di depan Kompleks DPR/MPR
Ratusan mahasiswa dari Universitas Padjadjaran (Unpad) berunjuk rasa di depan Kompleks DPR/MPR (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Jakarta – Ratusan mahasiswa dari Universitas Padjadjaran (Unpad) menggelar aksi lanjutan di depan Kompleks DPR/MPR, Senayan, Jumat (5/9/2025) sore. Mereka menegaskan bahwa hari ini adalah batas waktu bagi pemerintah untuk menindaklanjuti tuntutan rakyat yang dikenal sebagai agenda 17+8.

Aksi ini digelar bertepatan dengan libur Maulid Nabi dan mengusung konsep “Piknik Nasional Rakyat”. Wakil Ketua BEM Unpad, Ezra, menuturkan bahwa demonstrasi ini terbuka bagi seluruh lapisan masyarakat yang ingin menyuarakan kepedulian terhadap kondisi bangsa.

“Kami di sini berangkat dari Jatinangor, mengundang seluruh rakyat Indonesia, kawan-kawan dari Jakarta, dan kawan-kawan dari masyarakat sipil untuk menuntut pertanggungjawaban,” ujarnya di tengah orasi.

Ezra menegaskan bahwa aksi ini dilakukan secara damai, tetapi dengan tekanan moral yang kuat agar pemerintah segera memenuhi tuntutan yang sudah diajukan. Menurutnya, agenda 17+8 terdiri atas 17 poin jangka pendek yang harus dipenuhi paling lambat hari ini, serta delapan poin tambahan yang ditargetkan terealisasi sebelum 31 Agustus 2026.

Tuntutan tersebut mencakup investigasi kasus kekerasan dalam aksi demonstrasi 28–30 Agustus 2025, pembebasan mahasiswa yang dikriminalisasi, penghentian represifitas aparat, hingga pengesahan RUU Perampasan Aset. Selain itu, mereka juga mendesak evaluasi kebijakan DPR terkait tunjangan dan reformasi lembaga negara.

Dalam pernyataannya, Ezra menyoroti belum adanya perubahan signifikan dari pemerintah pasca audiensi dengan Anggota DPR Andre Rosiade pada Rabu (3/9/2025).

“Kita merasakan ada kemunduran. Contohnya, represifitas yang masih terjadi. Itu adalah salah satu poin penting dari tuntutan,” katanya.

Massa juga menekankan perlunya keadilan bagi korban jiwa dan luka-luka pada aksi sebelumnya. Menurut mereka, permintaan maaf yang disampaikan pemerintah belum cukup untuk menghapus luka yang dialami para korban dan keluarganya.

“Harapannya, hari ini sebagai deadline dari tuntutan 5 September, ada progresifitas nyata dari pemerintah,” tambah Ezra.

Selain itu, mereka meminta aparat agar menghentikan tekanan berlebihan terhadap masyarakat serta menegakkan prinsip keadilan sosial. Mahasiswa menekankan bahwa gerakan ini bukan hanya untuk kepentingan mahasiswa, tetapi juga suara bersama rakyat Indonesia.

Demo DPR Politik Nasional Tuntutan 17+8 Unjuk Rasa Mahasiswa Unpad
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleHotman Paris Singgung Kasus Tom Lembong Saat Bela Nadiem
Next Article Media Asing Soroti Penetapan Nadiem Makarim sebagai Tersangka

Informasi lainnya

Prabowo Klaim Hemat Rp308 Triliun dari APBN

20 Maret 2026

Gaduh Ijazah dan Politik Adu Domba

26 Januari 2026

Warisan Masalah Era Jokowi

19 Januari 2026

MUI Soroti Pasal Nikah Siri dalam KUHP Baru

8 Januari 2026

Pasal Penghinaan Presiden Dinilai Rentan Bungkam Kritik

4 Januari 2026

Bupati Aceh Utara Pertanyakan Absennya Presiden Saat Banjir

30 Desember 2025
Paling Sering Dibaca

Guru Hebat

Gagasan Syamril Al-Bugisyi

Bumi Tanpa Pohon, Krisis yang Tak Terlihat

Opini Alfi Salamah

Politisi dan Nafsu Menguasai Institusi

Editorial Udex Mundzir

Literasi Digital untuk Remaja, Pentingnya Menguasai Keterampilan di Era Informasi

Gagasan Alfi Salamah

Isu, Skandal, dan Politik Panggung

Editorial Udex Mundzir
Berita Lainnya
Daerah
Adit Musthofa5 April 2026

Balong Jebol Digerus Longsor, Selokan Irigasi Warga Citepus Kini Ikut Terputus

Israel Batasi Salat Idul Fitri di Al Aqsa

Krisis Air Bersih Cisayong Saat Lebaran

Imtihan MDTU Al Barokah Cihuni Capai Puncak Acara

Menag Larang ASN Kemenag Pakai Mobil Dinas Saat Mudik

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi