Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Gempa Susulan 5,2 Guncang Bitung, Total 484 Kali

Indonesia Jadi Acuan Global South Batasi Medsos Anak

Program MBG Dipangkas Jadi Lima Hari Sekolah

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Jumat, 3 April 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

ESDM Siapkan Konversi PLTD ke PLTS di Daerah 3T

Program transisi energi nasional menargetkan ribuan pembangkit diesel diganti tenaga surya, terutama di wilayah terpencil Indonesia.
Lisda LisdiawatiLisda Lisdiawati14 Maret 2026 Nasional
ESDM Siapkan Konversi PLTD ke PLTS di Daerah 3T
Pembangkit listrik tenaga diesel (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Jakarta – Di tengah dorongan menuju energi bersih, pemerintah mulai menyalakan “matahari baru” bagi daerah terpencil. Rencana konversi pembangkit listrik berbahan bakar diesel menjadi tenaga surya disiapkan sebagai bagian dari strategi besar transisi energi nasional.

Pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menyiapkan program penggantian pembangkit listrik tenaga diesel (PLTD) dengan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS). Program ini merupakan bagian dari pengembangan energi surya nasional dengan target kapasitas hingga 100 gigawatt (GW).

Langkah tersebut difokuskan pada wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T) yang hingga kini masih bergantung pada bahan bakar diesel untuk kebutuhan listrik.

Wakil Menteri ESDM Yuliot Tanjung menjelaskan bahwa program ini merupakan kelanjutan dari kebijakan dedieselisasi yang telah dijalankan pemerintah dalam beberapa tahun terakhir. Melalui kebijakan ini, pembangkit yang menggunakan bahan bakar solar secara bertahap akan diganti dengan sumber energi yang lebih ramah lingkungan.

“Jadi kan daerah-daerah yang masih dialiri listrik dengan menggunakan diesel itu akan kita konversi jadi PLTS. Itu yang disampaikan oleh Pak Bahlil kemarin,” ujar Yuliot di Kantor Kementerian ESDM, Jakarta, Jumat (13/3/2026).

Menurut data Kementerian ESDM, terdapat sekitar 5.200 unit PLTD yang tersebar di lebih dari 2.100 lokasi di berbagai wilayah Indonesia. Banyak di antaranya berada di daerah yang belum tersambung dengan jaringan listrik utama nasional, sehingga masih mengandalkan mesin diesel sebagai sumber energi utama.

Beberapa wilayah yang disebut menjadi prioritas antara lain Pulau Simeulue di Aceh, Nias di Sumatera Utara, Kepulauan Mentawai di Sumatera Barat, serta Pulau Enggano di Bengkulu. Selain itu, sejumlah pulau terluar lainnya juga menjadi perhatian pemerintah karena kondisi geografis yang membuat pasokan energi konvensional menjadi mahal dan sulit dijangkau.

“Itu ada di daerah-daerah 3T yang belum tersambung ke grid, mereka itu masih menggunakan diesel. Jadi ini program dedieselisasi,” kata Yuliot.

Pada tahap awal, pemerintah berencana memulai konversi pembangkit di lebih dari 30 lokasi. Meski demikian, rincian titik proyek yang akan dikerjakan terlebih dahulu masih dalam tahap pemetaan oleh Direktorat Jenderal Ketenagalistrikan dan Direktorat Jenderal Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi (EBTKE).

Pemerintah juga memberi perhatian khusus pada kawasan timur Indonesia yang memiliki potensi energi surya besar namun masih mengalami keterbatasan infrastruktur listrik.

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia sebelumnya menyampaikan bahwa percepatan program energi terbarukan ini merupakan arahan langsung Presiden Prabowo Subianto. Pemerintah ingin memastikan ketahanan energi nasional tetap terjaga di tengah ketidakpastian geopolitik global yang berpotensi memengaruhi pasokan energi dunia.

“Lokasinya tersebar di seluruh Indonesia, terutama pembangkit-pembangkit yang selama ini memakai solar, karena dalam kondisi geopolitik perang ini tidak bisa kita memastikan bahwa energi kita ini akan seperti apa dalam konteks jangka panjang,” ungkap Bahlil.

Selain mempercepat pembangunan energi baru terbarukan, pemerintah juga menyiapkan strategi diversifikasi impor minyak mentah. Upaya ini dilakukan untuk mengurangi ketergantungan pada pasokan energi dari kawasan Timur Tengah yang rentan terdampak konflik geopolitik.

Langkah transisi energi tersebut diharapkan tidak hanya mengurangi emisi karbon, tetapi juga menekan biaya operasional listrik di wilayah terpencil yang selama ini harus mengimpor bahan bakar diesel dengan biaya tinggi. Dengan pemanfaatan energi surya yang melimpah di Indonesia, pemerintah optimistis elektrifikasi di daerah terpencil dapat meningkat sekaligus memperkuat kemandirian energi nasional.

Bahlil Lahadalia Energi terbarukan ESDM PLTS Indonesia Transisi Energi
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleMengapa Banyak Orang Sakit di 10 Hari Terakhir Ramadan?
Next Article Potensi Zakat Fitrah 2026 Diproyeksi Rp7,1 Triliun

Informasi lainnya

Program MBG Dipangkas Jadi Lima Hari Sekolah

3 April 2026

Air Bersih Bitung Tercemar Usai Gempa M7,6

3 April 2026

BMKG Hentikan Peringatan Tsunami Usai Gempa Bitung

2 April 2026

Gempa Besar Guncang Bitung, BMKG Keluarkan Peringatan

2 April 2026

Kasus Video Desa Picu Evaluasi Hukum Kreatif

1 April 2026

Aturan Baru Batasi Medsos Anak Mulai Berlaku

29 Maret 2026
Paling Sering Dibaca

Persaingan Global dalam Pengembangan Kecerdasan Buatan

Techno Ericka

Hidup dari Dividen Saham? Ini Modal yang Kamu Butuhkan!

Bisnis Ericka

Puncak Haji Tiba: Irjen Kemenag Minta Petugas Bersiap

Islami Alfi Salamah

Menghargai Waktu

Islami Syamril Al-Bugisyi

Hindari Kata Kasar, Bisa Dipenjara 4 Bulan!

Daily Tips Udex Mundzir
Berita Lainnya
Pendidikan
Lisda Lisdiawati25 Maret 2026

Imtihan MDTU Al Barokah Cihuni Capai Puncak Acara

Mengapa Banyak Orang Sakit di 10 Hari Terakhir Ramadan?

Jejak Pemilik PT IWIP dan Keterkaitannya dengan IMIP Morowali

Pemkab Kukar Gelontorkan 500 M untuk Sektor Perikanan

Prabowo Terima Mualem-Dek Fadh, Bahas Masa Depan Aceh

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi