Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

BI Kaltim Siapkan Rp2,18 T untuk Serambi 2026

Tim Kaltim Pantau Harga Pangan di Berau

Awal Ramadhan 1447 H Tunggu Sidang Isbat

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Rabu, 25 Februari 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Gempa Dahsyat Guncang Melonguane, BMKG Keluarkan Peringatan Tsunami

Laut menggeliat, bumi bergetar, dan peringatan dini kembali bergema dari utara Sulawesi.
ErickaEricka10 Oktober 2025 Nasional
Gempa Melonguane Magnitudo 7,6 Sulawesi Utara
Ilustrasi Gempa Melonguane Magnitudo 7,6 Sulawesi Utara (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Melonguane – Suasana pagi di Kabupaten Kepulauan Talaud mendadak berubah mencekam ketika gempa bermagnitudo 7,6 mengguncang wilayah Melonguane, Sulawesi Utara, pada Jumat (10/10/2025) pukul 08.43 WIB. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan, episenter gempa berada di koordinat 7,34 Lintang Utara dan 126,87 Bujur Timur, berjarak sekitar 371 kilometer timur laut Melonguane dengan kedalaman 56 kilometer di bawah laut.

Guncangan kuat ini dirasakan cukup luas di kawasan utara Sulawesi dan sebagian Papua, memicu kepanikan warga yang berhamburan keluar rumah untuk menyelamatkan diri. Tidak lama setelah kejadian, BMKG segera mengeluarkan peringatan dini potensi tsunami bagi wilayah pesisir Sulawesi Utara dan Papua.

“Gempa ini berpotensi menimbulkan tsunami di wilayah sekitar pusat gempa. Masyarakat diimbau tetap waspada dan segera menjauhi pantai,” tulis BMKG melalui laman resminya.

Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG, Daryono, menegaskan bahwa gempa tersebut termasuk kategori dangkal dengan mekanisme sesar naik yang sering memicu pergerakan vertikal dasar laut. “Jenis gempa seperti ini memiliki potensi menghasilkan tsunami jika terjadi deformasi dasar laut yang signifikan,” ujarnya dalam keterangan singkat.

Menurut Daryono, pihak BMKG terus memantau perkembangan data gempa melalui jaringan seismograf nasional dan sistem pemantauan tsunami otomatis. Ia mengimbau masyarakat agar tidak mempercayai informasi palsu atau hoaks yang sering beredar setelah kejadian gempa besar.

Beberapa warga Melonguane mengaku sempat merasakan guncangan cukup kuat selama 10–15 detik. “Kami panik, semua orang keluar rumah dan menuju tempat yang lebih tinggi,” kata Markus Tuda, warga setempat, melalui sambungan telepon. Ia menambahkan, sejauh ini belum terlihat kerusakan parah di pusat kota, namun banyak warga memilih mengungsi sementara.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan resmi mengenai korban jiwa atau kerusakan signifikan akibat gempa tersebut. Tim BPBD Sulawesi Utara bersama aparat TNI dan Polri telah dikerahkan ke lokasi untuk melakukan pemantauan dan evakuasi warga di daerah pesisir.

BMKG menegaskan bahwa peringatan dini tsunami akan diperbarui setiap 15 menit sesuai perkembangan data lapangan. Warga diminta tetap tenang namun waspada, serta mengikuti arahan resmi dari pemerintah daerah dan lembaga berwenang.

Bumi Talaud kembali mengingatkan bahwa ia masih hidup, dengan getarannya yang mampu mengguncang nadi negeri. Kewaspadaan menjadi kunci untuk menghadapi setiap denyut alam yang tak terduga.

BMKG Gempa Melonguane Gempa Sulawesi Utara Melonguane Sulut Peringatan Tsunami
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleBRIN Beri Penjelasan Tentang Meteor Jatuh di Cirebon
Next Article 40 Anggota DPRD Kutim 2024-2029 Resmi Dilantik di Sangatta

Informasi lainnya

BI Kaltim Siapkan Rp2,18 T untuk Serambi 2026

18 Februari 2026

Awal Ramadhan 1447 H Tunggu Sidang Isbat

17 Februari 2026

BMKG Ingatkan Hujan Lebat 15-21 Februari

15 Februari 2026

Ramadan 2026: Kemenag Tetapkan Batas Volume Toa Masjid

5 Februari 2026

Usai Dituduh Pakai Spons, Pedagang Es Gabus Dapat Kulkas dari TNI

29 Januari 2026

Catat Tanggalnya, Nisfu Syaban 2026

17 Januari 2026
Paling Sering Dibaca

Hindari Kata Kasar, Bisa Dipenjara 4 Bulan!

Daily Tips Udex Mundzir

Hukum Berhubungan Suami Istri Malam Idulfitri

Islami Ericka

Karyawan Bergaji hingga Rp10 Juta Bebas Pajak

Bisnis Assyifa

Bahlil Membuat Gaduh, Lalu Berlagak Penyelamat

Editorial Udex Mundzir

Kesehatan Tubuh: Kunci Kesuksesan Jamaah Haji Lansia dan Risti

Islami Alfi Salamah
Berita Lainnya
Nasional
Lisda Lisdiawati5 Februari 2026

Ramadan 2026: Kemenag Tetapkan Batas Volume Toa Masjid

Limbah Kelapa Muda Menumpuk, Teh Ros Tawarkan Gratis

Haji 2026 Diperketat, Jemaah Tak Sehat Terancam Gagal Berangkat

BMKG Ingatkan Hujan Lebat 15-21 Februari

Lima Fakta Menarik tentang Penemuan Ruang Antarbintang Voyager

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot thailand slot gacor slot gacor slot gacor