Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

ULN Indonesia Capai Rp7.389 Triliun pada Januari

Diskon Tol Mudik Lebaran 30 Persen Masih Berlaku Hari Ini

Membatasi Medsos, Mendidik Generasi

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Selasa, 17 Maret 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Guncangan M5,2 Halmahera Timur, BMKG Pastikan Tak Ada Ancaman Tsunami

Gempa dangkal kembali mengingatkan rapuhnya lempeng bumi di Maluku Utara
Lisda LisdiawatiLisda Lisdiawati23 November 2025 Nasional
Guncangan M5,2 Halmahera Timur, BMKG Pastikan Tak Ada Ancaman Tsunami
Ilustrasi Gempa (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Halmahera Timur – Seperti dentuman halus dari perut bumi, guncangan tektonik berkekuatan M5,2 menghampiri wilayah Halmahera Timur pada Ahad (23/11/2025) pukul 10.19 WIB. Meski berlangsung singkat, gempa dangkal ini sempat membuat warga terkejut, terutama mereka yang tengah beraktivitas di dalam rumah. Informasi resmi BMKG menyebutkan gempa tersebut tidak berpotensi memicu tsunami, sehingga masyarakat diminta tetap tenang namun waspada terhadap kemungkinan guncangan susulan.

Menurut hasil analisis BMKG, pusat gempa berada di darat pada koordinat 1,28° Lintang Utara dan 128,60° Bujur Timur, dengan kedalaman 10 kilometer. Berdasarkan lokasi dan parameter kegempaan, aktivitas ini dipastikan berasal dari pergerakan sesar aktif yang kerap memicu gempa-gempa dangkal di kawasan Maluku Utara. Getaran dirasakan cukup jelas di Halmahera Timur dengan intensitas III MMI, sementara di Halmahera Utara tercatat pada skala II MMI.

“Gempabumi yang terjadi merupakan jenis gempabumi dangkal yang dipicu aktivitas sesar aktif, dengan mekanisme pergerakan geser atau strike-slip,” ujar Direktur Gempabumi dan Tsunami BMKG, Daryono.

Ia menjelaskan bahwa karakteristik gempa semacam ini umum terjadi di kawasan Halmahera yang memiliki kompleksitas tektonik tinggi. Guncangan dengan intensitas III MMI biasanya dirasakan nyata dalam rumah dan memberi sensasi seolah truk berat sedang melintas. Meski demikian, tidak ada laporan kerusakan bangunan maupun korban jiwa hingga berita ini diturunkan.

Dalam keterangan lanjutan, BMKG memastikan tidak ada ancaman tsunami berdasarkan hasil pemodelan yang telah dilakukan. Namun, monitoring hingga pukul 11.00 WIB mencatat sedikitnya dua aktivitas susulan (aftershock) dengan magnitudo terbesar M3,5. Fenomena aftershock ini dianggap wajar dan sering muncul setelah gempa utama, meskipun intensitasnya cenderung melemah.

“Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempabumi ini tidak berpotensi tsunami,” tegas Daryono dalam laporan yang sama.

BMKG kembali mengimbau agar masyarakat mengakses informasi resmi hanya melalui kanal komunikasi yang telah terverifikasi. Penyebaran informasi keliru atau tidak bersumber jelas berpotensi menimbulkan kepanikan di tengah masyarakat, terutama saat kondisi kegempaan sedang meningkat. Kanal resmi seperti Instagram dan X @infoBMKG, website bmkg.go.id, hingga aplikasi seluler InfoBMKG dan WRS-BMKG disampaikan sebagai referensi yang sahih.

Peristiwa gempa ini mengingatkan warga Halmahera Timur bahwa wilayah mereka berada di zona rawan gempa. Dengan meningkatnya pemahaman mengenai langkah kesiapsiagaan dan mitigasi bencana, diharapkan masyarakat dapat menghadapi situasi serupa dengan lebih tenang dan terarah pada masa mendatang.

BMKG Gempa Halmahera Gempabumi Indonesia Maluku Utara mitigasi bencana
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleKerugian Akibat Bencana Capai Rp22 Triliun Setahun
Next Article KH Miftachul Akhyar Desak Gus Yahya Mundur dari PBNU

Informasi lainnya

Diskon Tol Mudik Lebaran 30 Persen Masih Berlaku Hari Ini

16 Maret 2026

Bolehkah Merekam Khutbah Salat Ied dengan Ponsel?

15 Maret 2026

DPR Kecam Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS

15 Maret 2026

BMKG Tanggapi Isu Gelombang Panas Indonesia April

14 Maret 2026

ESDM Siapkan Konversi PLTD ke PLTS di Daerah 3T

14 Maret 2026

Menag Larang ASN Kemenag Pakai Mobil Dinas Saat Mudik

13 Maret 2026
Paling Sering Dibaca

Bayang Luhut di Tubuh Prabowo

Editorial Udex Mundzir

Kunci Hidup Tenang: Belajar Bertanggung Jawab pada Diri Sendiri

Happy Assyifa

Merince Kogoya dan Batas Ekspresi

Editorial Udex Mundzir

Bisakah Bertafakur dengan Berjalan Kaki? Ini Penjelasannya

Islami Alfi Salamah

10 Situs Legal dan Terpercaya untuk Nonton Film Gratis dengan Kualitas HD

Happy Dexpert Corp
Berita Lainnya
Kesehatan
Lisda Lisdiawati14 Maret 2026

Mengapa Banyak Orang Sakit di 10 Hari Terakhir Ramadan?

Mendagri Tito Wajibkan Siskamling Aktif di Seluruh RT/RW

SMPN 1 Cisayong Tutup Program Kokulikuler Ramadhan

Mengenal Tanda Lailatul Qadar di 10 Malam Terakhir Ramadan

Jejak Pemilik PT IWIP dan Keterkaitannya dengan IMIP Morowali

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi