Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

MK Tegaskan Sikap soal Nikah Beda Agama

Politisi dan Nafsu Menguasai Institusi

Aphrodisias: Kota Dewi Cinta yang Abadi

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Kamis, 5 Februari 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Guncangan M5,2 Halmahera Timur, BMKG Pastikan Tak Ada Ancaman Tsunami

Gempa dangkal kembali mengingatkan rapuhnya lempeng bumi di Maluku Utara
Lisda LisdiawatiLisda Lisdiawati23 November 2025 Nasional
Guncangan M5,2 Halmahera Timur, BMKG Pastikan Tak Ada Ancaman Tsunami
Ilustrasi Gempa (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Halmahera Timur – Seperti dentuman halus dari perut bumi, guncangan tektonik berkekuatan M5,2 menghampiri wilayah Halmahera Timur pada Ahad (23/11/2025) pukul 10.19 WIB. Meski berlangsung singkat, gempa dangkal ini sempat membuat warga terkejut, terutama mereka yang tengah beraktivitas di dalam rumah. Informasi resmi BMKG menyebutkan gempa tersebut tidak berpotensi memicu tsunami, sehingga masyarakat diminta tetap tenang namun waspada terhadap kemungkinan guncangan susulan.

Menurut hasil analisis BMKG, pusat gempa berada di darat pada koordinat 1,28° Lintang Utara dan 128,60° Bujur Timur, dengan kedalaman 10 kilometer. Berdasarkan lokasi dan parameter kegempaan, aktivitas ini dipastikan berasal dari pergerakan sesar aktif yang kerap memicu gempa-gempa dangkal di kawasan Maluku Utara. Getaran dirasakan cukup jelas di Halmahera Timur dengan intensitas III MMI, sementara di Halmahera Utara tercatat pada skala II MMI.

“Gempabumi yang terjadi merupakan jenis gempabumi dangkal yang dipicu aktivitas sesar aktif, dengan mekanisme pergerakan geser atau strike-slip,” ujar Direktur Gempabumi dan Tsunami BMKG, Daryono.

Ia menjelaskan bahwa karakteristik gempa semacam ini umum terjadi di kawasan Halmahera yang memiliki kompleksitas tektonik tinggi. Guncangan dengan intensitas III MMI biasanya dirasakan nyata dalam rumah dan memberi sensasi seolah truk berat sedang melintas. Meski demikian, tidak ada laporan kerusakan bangunan maupun korban jiwa hingga berita ini diturunkan.

Dalam keterangan lanjutan, BMKG memastikan tidak ada ancaman tsunami berdasarkan hasil pemodelan yang telah dilakukan. Namun, monitoring hingga pukul 11.00 WIB mencatat sedikitnya dua aktivitas susulan (aftershock) dengan magnitudo terbesar M3,5. Fenomena aftershock ini dianggap wajar dan sering muncul setelah gempa utama, meskipun intensitasnya cenderung melemah.

“Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempabumi ini tidak berpotensi tsunami,” tegas Daryono dalam laporan yang sama.

BMKG kembali mengimbau agar masyarakat mengakses informasi resmi hanya melalui kanal komunikasi yang telah terverifikasi. Penyebaran informasi keliru atau tidak bersumber jelas berpotensi menimbulkan kepanikan di tengah masyarakat, terutama saat kondisi kegempaan sedang meningkat. Kanal resmi seperti Instagram dan X @infoBMKG, website bmkg.go.id, hingga aplikasi seluler InfoBMKG dan WRS-BMKG disampaikan sebagai referensi yang sahih.

Peristiwa gempa ini mengingatkan warga Halmahera Timur bahwa wilayah mereka berada di zona rawan gempa. Dengan meningkatnya pemahaman mengenai langkah kesiapsiagaan dan mitigasi bencana, diharapkan masyarakat dapat menghadapi situasi serupa dengan lebih tenang dan terarah pada masa mendatang.

BMKG Gempa Halmahera Gempabumi Indonesia Maluku Utara mitigasi bencana
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleKerugian Akibat Bencana Capai Rp22 Triliun Setahun
Next Article KH Miftachul Akhyar Desak Gus Yahya Mundur dari PBNU

Informasi lainnya

Usai Dituduh Pakai Spons, Pedagang Es Gabus Dapat Kulkas dari TNI

29 Januari 2026

Catat Tanggalnya, Nisfu Syaban 2026

17 Januari 2026

HAB ke-80 Kemenag Digelar Sederhana, Dana Dialihkan

5 Januari 2026

Gambir dan Senayan Jadi Titik Demo, Lalu Lintas Terancam Padat

5 Januari 2026

Pemprov DKI Gratiskan Transjakarta, MRT, dan LRT Selama Dua Hari

31 Desember 2025

BMKG Prediksi Hujan di Jakarta Sepanjang Malam Tahun Baru

31 Desember 2025
Paling Sering Dibaca

Menuju Haji Suci: Panduan Perjalanan Sebelum Berangkat

Islami Alfi Salamah

Bela Negara Bukan Membungkam Kritik

Opini Udex Mundzir

Bank Digital Ubah Cara Kita Mengelola Uang

Bisnis Ericka

Tan Malaka: Pejuang Tanpa Mahkota

Profil Alfi Salamah

Sejarah dan Keutamaan Surah Yasin dalam Al-Qur’an: Kisah dan Pengaruhnya

Islami Dexpert Corp
Berita Lainnya
Pendidikan
Lisda Lisdiawati28 Januari 2026

Workshop Transformasi Tugas Akhir menjadi Artikel Ilmiah di Politeknik Triguna

Gus Yaqut Disorot KPK di Balik Skema 50:50 Kuota Haji

Susu Dingin atau Hangat, Mana yang Lebih Baik untuk Tubuh?

Workshop Visi SMPN 1 Cisayong Tekankan Karakter Murid

Harga Tandan Buah Segar Sawit di Kaltim Turun Rp2.099,15 per Kilogram

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.