Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

MK Tegaskan Sikap soal Nikah Beda Agama

Politisi dan Nafsu Menguasai Institusi

Aphrodisias: Kota Dewi Cinta yang Abadi

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Kamis, 5 Februari 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Hijrah dari Superman atau Superwoman ke Superteam

Menag Nasaruddin Umar menegaskan bahwa kepemimpinan modern menuntut kerja kolektif, bukan sekadar mengandalkan individu.
Udex MundzirUdex Mundzir4 Februari 2025 Nasional
Menag Nasaruddin Umar, pentingnya perubahan paradigma kepemimpinan
Menag Nasaruddin Umar, pentingnya perubahan paradigma kepemimpinan (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Jakarta – Menteri Agama Nasaruddin Umar menekankan pentingnya perubahan paradigma kepemimpinan, dari yang berorientasi pada individu super menjadi kerja tim yang solid. Pernyataan ini disampaikan saat ia mengukuhkan tiga pejabat di Badan Moderasi Beragama dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BMBPSDM) Kementerian Agama, Selasa (04/02/2025).

“Sekarang eranya sudah harus hijrah dari superman atau superwoman menuju superteam,” ujar Menag.

Menurutnya, kepemimpinan yang efektif bukan lagi tentang seseorang yang bekerja sendiri, tetapi tentang bagaimana tim dapat bersinergi untuk mencapai tujuan bersama.

Menag juga menekankan bahwa di era post truth seperti sekarang, kebenaran tidak cukup hanya berdasarkan teks, tetapi harus dikonfirmasi dengan konteks yang ada.

“Seringkali kita dianggap gagal sekalipun benar di atas landasan teks yang benar hanya karena kita tidak membaca konteks di mana kita berada atau sebaliknya,” lanjutnya.

Ia menegaskan bahwa keputusan yang baik harus menggabungkan pemahaman terhadap teks dengan kesadaran akan realitas sosial dan budaya.

“Yang paling indah adalah ketika kita mampu mengawinkan konteks dan teks dalam mengambil sebuah kebijakan. Dengan begitu, keputusan tersebut dapat diterima oleh semua pihak, dan inilah tantangan kita bersama,” katanya.

Dalam acara yang digelar di Kantor Kementerian Agama di Jakarta ini, Menag mengukuhkan Syafi’i sebagai Kepala Pusat Pengembangan Kompetensi, Manajemen Kepemimpinan, dan Moderasi Beragama, Mastuki sebagai Kepala Pusat Pengembangan Kompetensi SDM Pendidikan dan Keagamaan, serta Rohmat Mulyana Sapdi sebagai Kepala Pusat Strategi Kebijakan Pendidikan Agama dan Keagamaan.

Selain itu, Menag juga melantik Jafar Ahmad sebagai Rektor Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kerinci dan Wasilah sebagai Ketua Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Majene.

Acara ini turut dihadiri oleh Sekretaris Jenderal Kementerian Agama Kamaruddin Amin, Direktur Jenderal Pendidikan Islam Suyitno, serta para pejabat eselon I dan II, staf khusus, dan tenaga ahli Kementerian Agama.

Dengan pelantikan ini, Menag berharap para pejabat yang baru dikukuhkan dapat membawa perubahan positif dan menerapkan pendekatan kepemimpinan yang lebih kolaboratif serta responsif terhadap tantangan zaman.

Kbijakan Publik Kemenag RI Kepemimpinan Superteam Menag Nasaruddin Umar Moderasi Beragama
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleAnggaran Kemenag Dipangkas Rp14 Triliun, Menag Cari Solusi Agar Program Tetap Jalan
Next Article Menag Sebut Kepemimpinan Inklusif Bawa Kemaslahatan bagi Umat

Informasi lainnya

Usai Dituduh Pakai Spons, Pedagang Es Gabus Dapat Kulkas dari TNI

29 Januari 2026

Catat Tanggalnya, Nisfu Syaban 2026

17 Januari 2026

HAB ke-80 Kemenag Digelar Sederhana, Dana Dialihkan

5 Januari 2026

Gambir dan Senayan Jadi Titik Demo, Lalu Lintas Terancam Padat

5 Januari 2026

Pemprov DKI Gratiskan Transjakarta, MRT, dan LRT Selama Dua Hari

31 Desember 2025

Jalan Sudirman-Thamrin Ditutup Saat CFN Malam Tahun Baru

31 Desember 2025
Paling Sering Dibaca

Kalau Ijazah Jokowi Palsu, Siapa Masuk Penjara?

Editorial Udex Mundzir

Zakat Ternoda, Amanah Diperdagangkan

Editorial Udex Mundzir

Manusia Bersifat Air

Gagasan Syamril Al-Bugisyi

Podcast vs YouTube: Rebutan Atensi Gen Z

Argumen Alfi Salamah

5 Tips Efektif Mengatur Waktu Selama Ramadhan

Islami Alfi Salamah
Berita Lainnya
Pendidikan
Lisda Lisdiawati28 Januari 2026

Workshop Transformasi Tugas Akhir menjadi Artikel Ilmiah di Politeknik Triguna

Gus Yaqut Disorot KPK di Balik Skema 50:50 Kuota Haji

Susu Dingin atau Hangat, Mana yang Lebih Baik untuk Tubuh?

Workshop Visi SMPN 1 Cisayong Tekankan Karakter Murid

Harga Tandan Buah Segar Sawit di Kaltim Turun Rp2.099,15 per Kilogram

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.