Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

ULN Indonesia Capai Rp7.389 Triliun pada Januari

Diskon Tol Mudik Lebaran 30 Persen Masih Berlaku Hari Ini

Membatasi Medsos, Mendidik Generasi

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Selasa, 17 Maret 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Hijrah dari Superman atau Superwoman ke Superteam

Menag Nasaruddin Umar menegaskan bahwa kepemimpinan modern menuntut kerja kolektif, bukan sekadar mengandalkan individu.
Udex MundzirUdex Mundzir4 Februari 2025 Nasional
Menag Nasaruddin Umar, pentingnya perubahan paradigma kepemimpinan
Menag Nasaruddin Umar, pentingnya perubahan paradigma kepemimpinan (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Jakarta – Menteri Agama Nasaruddin Umar menekankan pentingnya perubahan paradigma kepemimpinan, dari yang berorientasi pada individu super menjadi kerja tim yang solid. Pernyataan ini disampaikan saat ia mengukuhkan tiga pejabat di Badan Moderasi Beragama dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BMBPSDM) Kementerian Agama, Selasa (04/02/2025).

“Sekarang eranya sudah harus hijrah dari superman atau superwoman menuju superteam,” ujar Menag.

Menurutnya, kepemimpinan yang efektif bukan lagi tentang seseorang yang bekerja sendiri, tetapi tentang bagaimana tim dapat bersinergi untuk mencapai tujuan bersama.

Menag juga menekankan bahwa di era post truth seperti sekarang, kebenaran tidak cukup hanya berdasarkan teks, tetapi harus dikonfirmasi dengan konteks yang ada.

“Seringkali kita dianggap gagal sekalipun benar di atas landasan teks yang benar hanya karena kita tidak membaca konteks di mana kita berada atau sebaliknya,” lanjutnya.

Ia menegaskan bahwa keputusan yang baik harus menggabungkan pemahaman terhadap teks dengan kesadaran akan realitas sosial dan budaya.

“Yang paling indah adalah ketika kita mampu mengawinkan konteks dan teks dalam mengambil sebuah kebijakan. Dengan begitu, keputusan tersebut dapat diterima oleh semua pihak, dan inilah tantangan kita bersama,” katanya.

Dalam acara yang digelar di Kantor Kementerian Agama di Jakarta ini, Menag mengukuhkan Syafi’i sebagai Kepala Pusat Pengembangan Kompetensi, Manajemen Kepemimpinan, dan Moderasi Beragama, Mastuki sebagai Kepala Pusat Pengembangan Kompetensi SDM Pendidikan dan Keagamaan, serta Rohmat Mulyana Sapdi sebagai Kepala Pusat Strategi Kebijakan Pendidikan Agama dan Keagamaan.

Selain itu, Menag juga melantik Jafar Ahmad sebagai Rektor Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kerinci dan Wasilah sebagai Ketua Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Majene.

Acara ini turut dihadiri oleh Sekretaris Jenderal Kementerian Agama Kamaruddin Amin, Direktur Jenderal Pendidikan Islam Suyitno, serta para pejabat eselon I dan II, staf khusus, dan tenaga ahli Kementerian Agama.

Dengan pelantikan ini, Menag berharap para pejabat yang baru dikukuhkan dapat membawa perubahan positif dan menerapkan pendekatan kepemimpinan yang lebih kolaboratif serta responsif terhadap tantangan zaman.

Kbijakan Publik Kemenag RI Kepemimpinan Superteam Menag Nasaruddin Umar Moderasi Beragama
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleAnggaran Kemenag Dipangkas Rp14 Triliun, Menag Cari Solusi Agar Program Tetap Jalan
Next Article Menag Sebut Kepemimpinan Inklusif Bawa Kemaslahatan bagi Umat

Informasi lainnya

Diskon Tol Mudik Lebaran 30 Persen Masih Berlaku Hari Ini

16 Maret 2026

Bolehkah Merekam Khutbah Salat Ied dengan Ponsel?

15 Maret 2026

DPR Kecam Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS

15 Maret 2026

ESDM Siapkan Konversi PLTD ke PLTS di Daerah 3T

14 Maret 2026

Menag Larang ASN Kemenag Pakai Mobil Dinas Saat Mudik

13 Maret 2026

Puncak Mudik Lebaran 2026 Diprediksi Terjadi Dua Kali

13 Maret 2026
Paling Sering Dibaca

Warisan Masalah Era Jokowi

Editorial Udex Mundzir

Wibawa Prabowo Dipertanyakan, Siapa Pemimpin Sebenarnya?

Editorial Udex Mundzir

Kenaikan Harga BBM dan Tantangan Ketahanan Energi

Editorial Udex Mundzir

Keajaiban Nenek 95 Tahun Tawaf dan Sai Mandiri di Musim Haji

Islami Alfi Salamah

Tarif Ojol Naik: Siapa Diuntungkan?

Editorial Udex Mundzir
Berita Lainnya
Kesehatan
Lisda Lisdiawati14 Maret 2026

Mengapa Banyak Orang Sakit di 10 Hari Terakhir Ramadan?

Mendagri Tito Wajibkan Siskamling Aktif di Seluruh RT/RW

SMPN 1 Cisayong Tutup Program Kokulikuler Ramadhan

Mengenal Tanda Lailatul Qadar di 10 Malam Terakhir Ramadan

Jejak Pemilik PT IWIP dan Keterkaitannya dengan IMIP Morowali

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi