Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

ULN Indonesia Capai Rp7.389 Triliun pada Januari

Diskon Tol Mudik Lebaran 30 Persen Masih Berlaku Hari Ini

Membatasi Medsos, Mendidik Generasi

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Selasa, 17 Maret 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Istana Bantah Isu Pemotongan Beasiswa dalam Aksi ‘Indonesia Gelap’

Menjaga kebenaran adalah kewajiban, agar kepercayaan tumbuh subur di tengah rakyat.
SilvaSilva18 Februari 2025 Nasional
Istana bantah pemotongan beasiswa dalam aksi Indonesia Gelap
Istana bantah pemotongan beasiswa dalam aksi Indonesia Gelap (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Gelombang protes bertajuk “Indonesia Gelap” yang digelar mahasiswa dan koalisi masyarakat sipil belakangan ini menjadi perhatian publik. Salah satu isu yang mencuat dalam aksi tersebut adalah dugaan pemotongan anggaran pendidikan, termasuk beasiswa KIP Kuliah.

Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan, Hasan Nasbi, membantah isu tersebut dan menegaskan bahwa Presiden Prabowo Subianto tidak pernah menginstruksikan pemotongan anggaran pendidikan.

“Tapi presiden sampaikan bahwa info yang beredar soal pemotongan beasiswa, KIP kuliah, atau biaya operasional perguruan tinggi sama sekali enggak benar,” ujar Hasan di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (18/02/2025).

Ia menambahkan bahwa Prabowo justru menolak adanya pengurangan anggaran untuk sektor pendidikan.

“Presiden bilang ‘ini enggak boleh dilakukan’,” tegasnya.

Hasan juga menyebutkan bahwa hingga saat ini pihak Istana belum memiliki rencana untuk menemui perwakilan mahasiswa yang tergabung dalam aksi “Indonesia Gelap”.

“Saya belum tahu info itu. Tadi enggak dibahas soal itu,” katanya.

Aksi “Indonesia Gelap” berlangsung selama dua hari, sejak Senin (17/02/2025) hingga Selasa (18/02/2025), dengan titik kumpul di kawasan Patung Kuda Monas, Jakarta Pusat.

Demonstrasi ini diikuti mahasiswa dan berbagai elemen masyarakat yang menyuarakan lima tuntutan, di antaranya pencabutan Inpres No. 1 Tahun 2025 tentang efisiensi anggaran, pembatalan pasal dalam RUU Minerba terkait pengelolaan tambang oleh perguruan tinggi, percepatan pencairan tunjangan dosen, evaluasi program makan bergizi gratis, serta penerapan kebijakan publik berbasis riset ilmiah.

Sebanyak 1.623 personel kepolisian diturunkan untuk mengamankan jalannya aksi. Jalan Medan Merdeka Barat ditutup menggunakan beton untuk membatasi pergerakan massa.

Di media sosial, tagar #IndonesiaGelap menjadi trending dan memicu berbagai diskusi publik. Banyak warganet menyoroti kekhawatiran terhadap pemotongan anggaran pendidikan dan kebijakan pemerintah yang dianggap kurang berpihak kepada rakyat.

Pemerintah berharap klarifikasi ini dapat meredam kekhawatiran publik. Pemerintah juga menegaskan komitmennya untuk terus menjaga anggaran pendidikan demi mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia.

Keberlanjutan pendidikan yang berkualitas adalah fondasi bagi kemajuan bangsa. Oleh karena itu, memastikan anggaran pendidikan tetap aman menjadi prioritas yang tidak bisa ditawar.

Aksi Indonesia Gelap Demonstrasi Mahasiswa KiP Kuliah Pemerintah Prabowo Pemotongan Beasiswa
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleMensesneg Pastikan Efisiensi Anggaran Tak Ganggu Program Pendidikan
Next Article Wakil Ketua DPR Nilai Aksi ‘Indonesia Gelap’ Bagian Demokrasi

Informasi lainnya

Diskon Tol Mudik Lebaran 30 Persen Masih Berlaku Hari Ini

16 Maret 2026

Bolehkah Merekam Khutbah Salat Ied dengan Ponsel?

15 Maret 2026

DPR Kecam Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS

15 Maret 2026

ESDM Siapkan Konversi PLTD ke PLTS di Daerah 3T

14 Maret 2026

Menag Larang ASN Kemenag Pakai Mobil Dinas Saat Mudik

13 Maret 2026

Puncak Mudik Lebaran 2026 Diprediksi Terjadi Dua Kali

13 Maret 2026
Paling Sering Dibaca

Kalau Tidak Viral, Mana Mau Kalian Membantu?

Opini Udex Mundzir

Perjalanan Pulang ke Samarinda: Di Bawah Langit Bontang yang Segar

Travel Sitiaisyah

UI di Puncak Ranking, Tercoreng Predator Tambang

Editorial Udex Mundzir

Isu, Skandal, dan Politik Panggung

Editorial Udex Mundzir

Dulu Dipaksa-Paksa Menggunakan Gas Elpiji 3 Kg, Sekarang Malah Haram

Editorial Udex Mundzir
Berita Lainnya
Kesehatan
Lisda Lisdiawati14 Maret 2026

Mengapa Banyak Orang Sakit di 10 Hari Terakhir Ramadan?

Mendagri Tito Wajibkan Siskamling Aktif di Seluruh RT/RW

SMPN 1 Cisayong Tutup Program Kokulikuler Ramadhan

Mengenal Tanda Lailatul Qadar di 10 Malam Terakhir Ramadan

Jejak Pemilik PT IWIP dan Keterkaitannya dengan IMIP Morowali

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi