Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

MK Tegaskan Sikap soal Nikah Beda Agama

Politisi dan Nafsu Menguasai Institusi

Aphrodisias: Kota Dewi Cinta yang Abadi

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Kamis, 5 Februari 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Izin PT Gag Nikel Batal Dicabut, Eks Pejabat ESDM Duduki Kursi Komisaris

PT Gag Nikel batal dicabut izinnya oleh pemerintah. Sejumlah tokoh penting, termasuk mantan pejabat ESDM, tercatat sebagai pengurus.
ErickaEricka12 Juni 2025 Politik
penghentian sementara tambang nikel PT GAG di Raja Ampat
Tambang nikel PT GAG di Raja Ampat (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Raja Ampat – Izin usaha pertambangan milik PT Gag Nikel di Pulau Gag, Kabupaten Raja Ampat, Papua Barat Daya, batal dicabut meski sempat dihentikan sementara operasionalnya. Keputusan ini menjadi sorotan karena jajaran komisaris dan pengurus perusahaan diisi sejumlah tokoh berpengaruh, termasuk mantan pejabat Kementerian ESDM.

Menurut Hengki Seprihadi, Sekretaris Center of Energy and Resources Indonesia (CERI), salah satu nama yang menonjol adalah Lana Saria, mantan Pelaksana Tugas Direktur Jenderal Mineral dan Batu Bara (Dirjen Minerba), yang kini tercatat sebagai salah satu komisaris PT Gag Nikel. Ia sebelumnya menjabat Direktur Mineral di Ditjen Minerba, instansi yang memiliki wewenang penting dalam penerbitan Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) perusahaan tambang.

“Meski sudah punya IUP, tanpa RKAB maka aktivitas penambangan bisa dianggap ilegal. Posisi strategis yang pernah dipegang Lana menjadikannya figur penting dalam peta kebijakan sektor tambang,” ujar Hengki, Kamis (12/6/2025).

Tak hanya Lana, Lokataru Foundation juga menyebut nama-nama lain seperti Ahmad Fahrur Rozi alias Gus Fahrur, Ketua Tandziyah PBNU periode 2022–2027, yang juga menjabat komisaris. Selain itu, tercatat Brigjen TNI (Pur) Saptono Aji yang masih aktif di BIN, serta Hermansyah, mantan Pelaksana Harian Kepala Badan Geologi Kementerian ESDM, yang kini menjadi Presiden Komisaris.

Gus Fahrur membenarkan keterlibatannya sebagai komisaris PT Gag Nikel, namun menegaskan bahwa jabatan tersebut tidak terkait dengan organisasi keagamaan tempatnya bernaung.

“Pulau Gag adalah wilayah pertambangan yang legal, bukan destinasi wisata. Foto-foto yang menyandingkan kawasan tambang dengan panorama Piaynemo itu menyesatkan, karena letaknya berjauhan dan tidak berkaitan secara geologi,” kata Gus Fahrur.

Ia menjelaskan bahwa Pulau Gag ditetapkan sebagai Izin Usaha Pertambangan (IUP) sejak 2017, dan kawasan tersebut berbeda secara geologi dengan Piaynemo yang tersusun atas batuan gamping, bukan batuan pembawa nikel seperti laterit atau peridotit.

Presiden Direktur PT Gag Nikel saat ini adalah Arya Adfitya Kurnia, yang merupakan perwakilan dari PT Aneka Tambang Tbk (ANTM), induk usaha perusahaan tersebut.

Meskipun berbagai pihak sudah memberikan klarifikasi, keputusan untuk mempertahankan izin tambang PT Gag Nikel tetap menimbulkan pertanyaan publik, terutama terkait konflik kepentingan dalam penempatan pejabat negara di sektor strategis pascapensiun.

Aneka Tambang Eks Pejabat ESDM Lana Saria PT GAG Nikel Tambang Nikel Raja Ampat
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleMenag Akui Kekurangan Haji 2025, Petugas Diminta Tetap Kompak
Next Article Kejagung Siap Usut Tambang Ilegal Raja Ampat Jika Ada Laporan Masuk

Informasi lainnya

MUI Soroti Pasal Nikah Siri dalam KUHP Baru

8 Januari 2026

Pasal Penghinaan Presiden Dinilai Rentan Bungkam Kritik

4 Januari 2026

Bupati Aceh Utara Pertanyakan Absennya Presiden Saat Banjir

30 Desember 2025

Prabowo Nilai Anggaran Pemulihan Sumatera Realistis dan Terukur

8 Desember 2025

MPR Soroti Bencana Sumatera sebagai Sinyal Kuat Krisis Iklim Nasional

30 November 2025

Warga Beralih ke Damkar, Wakapolri Akui Layanan Polisi Lamban

18 November 2025
Paling Sering Dibaca

D’MASIV Menuju Panggung Dunia dari Ciledug ke Los Angeles

Happy Ericka

Musik AI Tanpa Hak Cipta

Gagasan Udex Mundzir

Hukum dan Tata Cara Distribusi Kulit Hewan Qurban dalam Islam

Islami Udex Mundzir

Dari Memalukan ke Menakutkan

Editorial Udex Mundzir

Koneksi dengan Allah Harus Lebih Kuat

Islami Assyifa
Berita Lainnya
Pendidikan
Lisda Lisdiawati28 Januari 2026

Workshop Transformasi Tugas Akhir menjadi Artikel Ilmiah di Politeknik Triguna

Gus Yaqut Disorot KPK di Balik Skema 50:50 Kuota Haji

Susu Dingin atau Hangat, Mana yang Lebih Baik untuk Tubuh?

Workshop Visi SMPN 1 Cisayong Tekankan Karakter Murid

Harga Tandan Buah Segar Sawit di Kaltim Turun Rp2.099,15 per Kilogram

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.